Lepaskan Stres dengan 5 Aktivitas Ini: Tenangkan Pikiran dan Tingkatkan Kesehatan Mental

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 16 Agustus 2024 | 16:33 WIB
Lepaskan Stres dengan 5 Aktivitas Ini: Tenangkan Pikiran dan Tingkatkan Kesehatan Mental
Ilustrasi stres (freepik.com/creativeart)

Suara.com - Stres yang berlebihan bisa menjadi beban besar bagi pikiran dan tubuh. Namun, ada cara sederhana dan efektif untuk meredakan ketegangan ini—melakukan aktivitas berulang. Aktivitas seperti ini dapat membantu menenangkan otak, mengelola stres, dan meningkatkan kesehatan jiwa serta fisik. Berikut adalah lima aktivitas yang bisa kamu coba untuk mengatasi stres:

1. Olahraga Rutin: Pengusir Stres yang Efektif

Olahraga bukan hanya baik untuk tubuh, tetapi juga untuk kesehatan mental. Menurut Harvard Health Publishing, berolahraga dapat menurunkan kadar hormon stres seperti adrenalin dan kortisol dalam tubuh. Selain itu, olahraga merangsang produksi endorfin—zat kimia alami di otak yang berfungsi sebagai penghilang rasa sakit dan penambah suasana hati.

Ilustrasi olahraga ringan (pixabay.com/lograstudio)
Ilustrasi olahraga ringan (pixabay.com/lograstudio)

Dengan melakukan olahraga secara rutin dan berulang, kamu tidak hanya mendapatkan manfaat fisik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan emosional. Transformasi tubuh yang terjadi melalui olahraga juga akan meningkatkan citra diri dan kepercayaan diri, menjadikan olahraga sebagai solusi lengkap untuk meredakan stres.

2. Jalan Kaki: Kombinasi Relaksasi dan Olahraga

Jika kamu mencari cara yang lebih ringan untuk meredakan stres, jalan kaki bisa menjadi pilihan yang tepat. Menurut Harvard Publishing, jalan kaki merupakan bentuk olahraga yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga bisa menjadi momen relaksasi. Saat berjalan, gerakan dan pernapasan ritmis yang dilakukan dapat membantu kamu lebih sadar akan sensasi tubuh, membawa perasaan tenang dan rileks.

Berjalan kaki secara rutin juga memungkinkan kamu menikmati lingkungan sekitar, memberikan kesempatan bagi pikiran untuk beristirahat dan fokus pada hal-hal positif di sekitarmu.

3. Mewarnai: Meditasi dalam Bentuk Kreativitas

Mewarnai bukan hanya untuk anak-anak; aktivitas ini juga bisa menjadi cara ampuh untuk menenangkan otak dan meredakan stres. Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Journal of American Art Therapy Association, mewarnai desain geometris secara berulang dapat menciptakan keadaan meditatif. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengurangi kecemasan dan memberikan ketenangan batin.

baca juga
Ilustrasi menggambar dan mewarnai. (Shutterstock)
Ilustrasi menggambar dan mewarnai. (Shutterstock)

Aktivitas mewarnai tidak memerlukan keterampilan khusus, sehingga kamu bisa langsung memulainya kapan saja. Dengan fokus pada pola dan warna, otakmu akan teralihkan dari stres sehari-hari, memberikan kesempatan untuk beristirahat dan memulihkan diri.

4. Merajut: Tenang dengan Keterampilan Tangan

Merajut mungkin terdengar seperti aktivitas kuno, tetapi ternyata sangat efektif untuk menenangkan pikiran. Proses merajut yang berulang-ulang, dengan fokus pada setiap jalinan benang, dapat membantu mengalihkan pikiran dari stres dan kecemasan. Aktivitas ini memberikan sensasi meditatif, di mana pikiran menjadi lebih tenang dan terfokus.

Selain itu, merajut juga memberikan rasa pencapaian ketika melihat hasil akhir dari kerajinan tangan yang telah kamu buat. Ini bisa menjadi penghilang stres yang memuaskan dan produktif.

5. Berkebun: Menyatu dengan Alam untuk Ketenangan

Berkebun adalah cara lain yang efektif untuk mengatasi stres. Aktivitas yang melibatkan sentuhan langsung dengan tanah dan tanaman ini dapat memberikan efek menenangkan dan menyegarkan. Menurut beberapa penelitian, berkebun dapat menurunkan kadar kortisol, hormon stres, dalam tubuh.

Menghabiskan waktu di luar ruangan sambil merawat tanaman tidak hanya membantu menenangkan pikiran, tetapi juga memberikan kesempatan untuk bergerak dan menikmati udara segar. Berkebun secara rutin bisa menjadi terapi alami yang menenangkan bagi pikiran dan jiwa.

Stres memang bagian tak terpisahkan dari kehidupan, tetapi dengan melakukan aktivitas-aktivitas sederhana seperti olahraga, jalan kaki, mewarnai, merajut, dan berkebun, kamu bisa mengelola stres dengan lebih baik. Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas ini secara rutin, dan rasakan perbedaannya pada kesehatan mental dan fisikmu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elon Musk Berikan Kabar Terbaru Soal Implan Otak Neuralink, Bakal Ada 8 Chip Lagi yang Dipasang

Elon Musk Berikan Kabar Terbaru Soal Implan Otak Neuralink, Bakal Ada 8 Chip Lagi yang Dipasang

Tekno | Rabu, 14 Agustus 2024 | 10:43 WIB

Mengenal Deep Brain Stimulation, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Parkinson

Mengenal Deep Brain Stimulation, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Parkinson

Health | Senin, 12 Agustus 2024 | 11:32 WIB

Otak Anak Berkembang Pesat di Periode 5 Tahun Pertama, Begini Cara Mengoptimalkan Pertumbuhan Kognitif Si Kecil

Otak Anak Berkembang Pesat di Periode 5 Tahun Pertama, Begini Cara Mengoptimalkan Pertumbuhan Kognitif Si Kecil

Health | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 10:06 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×