Dosen Riau Resmi Nahkodai PPI Dunia 2024/2025, Dorong Peranan Diaspora Pelajar

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Jum'at, 30 Agustus 2024 | 21:37 WIB
Dosen Riau Resmi Nahkodai PPI Dunia 2024/2025, Dorong Peranan Diaspora Pelajar
(Dok: PPID)

Suara.com - Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPID) kembali menggelar event tahunan yakni kongres Pelajar Dunia dan symposium Internasional ke XVI di Budapest Hongaria, 21 – 24 Agustus 2024.

Selain mengadakan kegiatan berupa talkshow, Kongres para pelajar ini juga memilih Koordinator PPI Dunia periode 2024-2025. Dalam pemilihan ini ada 2 calon yang berkompetisi yakni Marhadi dari PPI Hongaria dan Zulqadri Ansar dari PPI Jerman.

Dalam pemilihan ini ada 65 PPI negara yang memiliki hak suara untuk memilih Koordinator PPI Dunia. Namun hanya 51 PPI Negara yang menyerahkan surat mandat dan mengirimkan delegasi utama pada simposium ini. Pemilihan dilakukan secara voting dengan hasil perhitungan Marhadi memperoleh 33 suara dan Zulqadri Ansar mendapatkan suara 18 suara.

Hasil voting ini menunjukkan bahwa Marhadi mendapatkan suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Koordinator Terpilih PPI Dunia periode 2024-2025. Marhadi merupakan dosen di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau. Saat ini beliau sedang menempuh Pendidikan Doktor (S3) di Hungarian University of Agriculture and life sciences MATE. Sebelum terpilih sebagai Koordinator PPI Dunia, Marhadi pernah menjabat sebagai Ketua umum PPI Hongaria dan Wakil Koordinator PPI Dunia periode 2023/2024.

Dengan visi “Membangun komunitas pelajar dunia yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan untuk mewujudkan Indonesia Emas, dengan memupuk nilai akademis, sosial, dan etika, serta siap berkontribusi positif bagi masyarakat global”.

Menurut Marhadi, Visi ini menekankan pembentukan sebuah komunitas global yang terdiri dari pelajar Indonesia yang tersebar di berbagai negara. Tujuannya adalah untuk mempererat hubungan dan solidaritas di antara para pelajar, di mana pun mereka berada. komunitas yang dibangun oleh PPI Dunia harus terbuka untuk semua orang, tanpa memandang latar belakang, asal daerah, atau perbedaan lainnya.

Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang menghargai keberagaman dan menjunjung tinggi toleransi. Visi ini juga menekankan pentingnya menciptakan komunitas yang mampu bersaing di tingkat global. Ini berarti pelajar Indonesia harus memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup untuk bersaing secara efektif di berbagai bidang, baik akademis maupun non-akademis.

Menurut Marhadi ada beberapa tantangan pelajar Indonesia dalam menempuh pendidikannya di luar negeri seperti Keragaman Budaya dan Bahasa: PPI Dunia mewakili pelajar Indonesia yang tersebar di berbagai negara, masing-masing dengan budaya, bahasa, dan sistem pendidikan yang berbeda. Mengelola keragaman ini merupakan tantangan besar, terutama dalam membangun rasa persatuan dan solidaritas di antara para anggotanya.

Pelajar harus beradaptasi dengan norma-norma sosial dan budaya yang berbeda, yang dapat mempengaruhi interaksi dan integrasi mereka dengan masyarakat lokal serta anggota PPI lainnya. Selain itu tantangan bagi PPI Dunia yakni Kolaborasi dan Jaringan Internasional: Tantangan dalam membangun jaringan dan kolaborasi internasional, baik dengan sesama pelajar Indonesia maupun dengan komunitas internasional, termasuk organisasi pelajar dari negara lain, lembaga akademik, dan institusi pemerintah.

baca juga

Perlu adanya strategi untuk meningkatkan kehadiran dan pengaruh PPI Dunia dalam forum-forum internasional guna memperjuangkan kepentingan pelajar Indonesia.

Keberagaman kompetensi yang dimiliki oleh Pelajar Indonesia di luar negeri merupakan keunggulan sumberdaya manusia bagi PPI Dunia. PPI Dunia harus mampu mengakomodir dan menghimpun semua potensi ini untuk menjadi daya dukung bagi pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 20245.

Simposium Internasional berlangsung sampai hari Sabtu tanggal 24 Agustus 2024 di Budapest Hongaria. Acara simposium intersional ke XVI ini di buka secara resmi oleh Kepala staf Kantor Presiden Republik Indonesia Jend TNI (purn) Dr. H. Moeldoko yang juga sebagai keynote speaker. Selain Kepala KSP, simposium Internasional ini juga dihadiri oleh Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, SH. LL.M dan komisioner KPU Betty Epsilon Idroos serta Febry Calvin Tetelepta Deputi 1 Kantor Staf Presiden RI. Selain itu deretan pejabat BUMN juga hadir sebagai narasumber di acara Simposium Internasional ini yakni Razaq Manan ahmad EPV Pengembangan dan jasa PT. Permodalan Nasional Madani Persero, Direktur PT. PLN Yusuf Didi Setiarto, Direktur PT. BNI 46, Prof. Danang Parikesit Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Dr. Angga wira Komisaris PT. Bumi Resource dan beberapa narasumber lainnya seperti M. Putra Hutama ketua ikatan alumni mahasiswa Hongaria, dan Bagas Kurniawan Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam. Selain itu di acara simposium Internasional ini mengundang Prof. Ing Michael Placek Profesor Bidang kebijakan public dan

Selain memilih Koordinator PPI Dunia periode 2024-2025, Simposium Internasional ini juga memilih dan menetapkan PPI Turki sebagai tuan rumah pelaksanaan Simposium Internasional tahun 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simposium Internasional PPID: Serukan RUU Perlindungan Pelajar hingga Transformasi Digital

Simposium Internasional PPID: Serukan RUU Perlindungan Pelajar hingga Transformasi Digital

News | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 21:33 WIB

Ngeri! Cuma Berjarak 200 Meter dari Rumah, Pelajar SMP di Sukabumi Tewas Dibacok usai Pulang Sekolah

Ngeri! Cuma Berjarak 200 Meter dari Rumah, Pelajar SMP di Sukabumi Tewas Dibacok usai Pulang Sekolah

News | Kamis, 29 Agustus 2024 | 07:36 WIB

Inspiratif! 5 Rekomendasi Drama Korea untuk Pelajar yang Mencari Motivasi

Inspiratif! 5 Rekomendasi Drama Korea untuk Pelajar yang Mencari Motivasi

Your Say | Rabu, 28 Agustus 2024 | 16:00 WIB

Amankan Puluhan Pelajar, Polisi Panggil Ortu untuk Tanyakan Apa Alasan Siswa SMK Ikut Aksi di Depan DPRD Kota Semarang

Amankan Puluhan Pelajar, Polisi Panggil Ortu untuk Tanyakan Apa Alasan Siswa SMK Ikut Aksi di Depan DPRD Kota Semarang

News | Selasa, 27 Agustus 2024 | 13:14 WIB

Masih Ditahan usai Ditangkap Demo Ricuh di Semarang, Ini Alasan Polda Jateng Panggil Ortu Puluhan Pelajar

Masih Ditahan usai Ditangkap Demo Ricuh di Semarang, Ini Alasan Polda Jateng Panggil Ortu Puluhan Pelajar

News | Selasa, 27 Agustus 2024 | 13:02 WIB

Diskusi Hangat! SMA Negeri 1 Sanden Belajar Moderasi Beragama Bersama Forkab Rohis Bantul

Diskusi Hangat! SMA Negeri 1 Sanden Belajar Moderasi Beragama Bersama Forkab Rohis Bantul

Your Say | Minggu, 25 Agustus 2024 | 10:00 WIB

Terkini

Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?

Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Mama Saya Sudah Meninggal! Curhat Pilu Warga Lampung Diduga Ditolak RSUDAM Viral

Mama Saya Sudah Meninggal! Curhat Pilu Warga Lampung Diduga Ditolak RSUDAM Viral

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:43 WIB

MPR Godok Produk Hukum PPHN, Jadi Guidance Bernegara yang Ditaati Semua Lembaga

MPR Godok Produk Hukum PPHN, Jadi Guidance Bernegara yang Ditaati Semua Lembaga

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala

Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya

Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster

Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal

Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia

Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

×