Beda Blunder Erina Gudono vs Ferdy Sambo Jadi Sorotan: Lebih Dahsyat...

Ruth Meliana

Selasa, 03 September 2024 | 11:53 WIB
Beda Blunder Erina Gudono vs Ferdy Sambo Jadi Sorotan: Lebih Dahsyat...
Erina Gudono, Ferdy Sambo (kolase)

Suara.com - Kaesang Pangarep tengah dicari keberadaannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menerima gratifikasi berupa fasilitas jet pribadi. Hal ini berawal dari istri Kaesang, Erina Gudono pamer foto jendela pesawat yang diduga jet pribadi.

Aksi 'blunder' Erina itu membuat harta kekayaan Kaesang dan gurita dugaan korupsi Presiden Jokowi ikut dikuliti. Menurut salah seorang netizen, blunder Erina Gudono ini bahkan dampaknya lebih parah dari Ferdy Sambo.

"Damage akibat blunder Erina Gudono jauh lebih dahsyat dibandingkan blunder Sambo. Kaesang gagal jadi cakada yah karena efek domino tersebut. Tapi yang paling krusial yakni makin terang 'dugaan' skema: gurita korupsi keluarga Jokowi. Tinggal masalah niat atau gak aja nih KPK," bunyi cuitan akun @kafiradikalis pada Senin (2/9/2024) kemarin.

Lantas seperti apa beda blunder Erina Gudono vs Ferdy Sambo itu? Simak penjelasan berikut ini.

Blunder Erina Gudono

Potret Erina Gudono Bersama Iriana Jokowi
Potret Erina Gudono Bersama Iriana Jokowi

Erina Gudono sempat pamer gaya hidup mewah bersama Kaesang Pangarep selama berada di Amerika Serikat. Mulai dari membeli roti Rp400 ribu, belanja stroller bayi seharga Rp 23 juta, hingga naik jet pribadi yang harga sewanya Rp265,8 juta hingga Rp308,8 juta per jam. Kaesang dan Erina diduga memakai jet pribadi jenis Gulfstream G650 dengan nomor penerbangan N588SE.

Gara-gara jet pribadi itulah Kaesang dicari-cari keberadaannya oleh KPK untuk dimintai klarifikasi karena diduga menerima gratifikasi berhubungan dengan penyelenggara negara. Buntut dari blunder Erina itu, kekayaan Kaesang dari berbagai bisnisnya ikut dikuliti.

Bahkan terungkap beberapa bisnis Kaesang juga ada yang sudah bangkrut. Meski begitu, kekayaan bersih Kaesang kabarnya masih bisa menyentuh Rp100 miliar karena berkaca dari kepemilikan saham dan omset bisnisnya.

Bukan hanya kekayaan Kaesang, gurita bisnis keluarga Presiden Jokowi ikut dikuliti terlebih hampir seluruh anggota keluarganya kini memegang kekuasaan di pemerintahan. Sebut saja Gibran Rakabuming, sang putra sulung yang kini sudah jadi Wakil Presiden terpilih mendampingi Prabowo Subianto untuk periode 2024-2029.

Gibran diketahui mampu menumpuk kekayaan bersih senilai Rp26 miliar dari gurita bisnisnya. Suami Selvi Ananda ini mendirikan usaha katering Chili Pari di Solo yang hadir di berbagai acara besar seperti pernikahan. Selain itu Gibran merintis sebuah gerai martabak Markobar yang tersebar luas di penjuru Tanah Air.

baca juga

Sementara itu adik Gibran yakni Kahiyang Ayu setia menemani sang suami yakni Bobby Nasution yang menjabat sebagai Wali Kota Medan. Bobby juga dikenal sebagai seorang pebisnis properti dengan mengantongi harta kekayaan sebesar Rp 58,7 miliar.

Di sisi lain meski tak berbisnis lagi dan memilih untuk mengabdi sebagai presiden, Jokowi menginvestasikan pendapatannya selama berbisnis dan hingga kini mengantongi harta kekayaan sebanyak Rp95,8 miliar.

Blunder Ferdy Sambo

Sidang Ferdy Sambo (Suara.com/Alfian Winanto)
Sidang Ferdy Sambo (Suara.com/Alfian Winanto)

Sementara itu Ferdy Sambo juga sempat blunder membuat rekayasa kematian ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di tahun 2022 lalu. Kabar kematian Brigadir Yosua pertama kali terungkap ke publik pada 11 Juli 2022. Yosua diketahui meregang nyawa di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga Jakarta Selatan pada Jumat, 8 Juli 2022.

Narasi awal yang beredar, Yosua tewas karena terlibat baku tembak dengan sesama ajudan Sambo yakni Richard Eliezer. Peristiwa itu disebut-sebut bermula dari pelecehan yang dilakukan Yosua ke istri Sambo, Putri Candrawathi.

Namun demikian banyak kejanggalan dari cerita itu hingga spekulasi publik pun berkembang dan mengarah ke Sambo. Imbas kasus ini, Sambo dinonaktifkan dari posisi Kadiv Propam Polri dan dicopot dari jabatannya.

Sementara itu pengusutan kasus kematian Brigadir Yosua terus berjalan hingga Sambo ditetapkan sebagai tersangka. Dipastikan tak ada insiden baku tembak maupun pelecehan di rumah Sambo seperti narasi awal yang beredar.

Peristiwa sebenarnya, Sambo memerintahkan Richard Eliezer untuk menembak Yosua di rumah dinasnya. Setelah itu, Eliezer menembakkan pistol ke Brigadir J sampai tewas. Sambo juga melepaskan tembakan ke dinding-dinding rumahnya untuk membuat narasi tembak-menembak antara Yosua dan Eliezer.

Atas kasus yang menjeratnya, Sambo dipecat dari kepolisian pada akhir Agustus 2022. Dari persidangan terungkap pembunuhan berencana pada Yosua dilakukan Sambo bersama Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf. Penembakan dipicu oleh peristiwa yang terjadi antara Yosua dan Putri Candrawathi di rumah Sambo di Magelang, Jawa Tengah.

Bukan hanya kasus pembunuhan, peristiwa ini melebar ke perkara perintangan penyidikan atau obstruction of justice. Guna menutupi perbuatannya, Sambo berbohong ke sejumlah anak buahnya di kepolisian.

Sambo berupaya menghilangkan barang bukti kematian Yosua dengan menghapus rekaman CCTV di sekitar TKP. Namun kebohongan dan upaya penghilangan bukti itu justru menyeret sedikitnya 6 anak buah Sambo dalam kasus pidana perintangan penyidikan. Dengan demikian ada 11 orang yang terjerat sanksi pidana dalam kasus kematian Yosua.

Jaksa menuntut Sambo hukuman penjara seumur hidup. Namun vonis Majelis Hakim PN Jaksel justru lebih berat yakni hukuman mati terhadap Sambo. Berbagai upaya Sambo lakukan untuk lolos dari eksekusi hukuman mati hingga mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Upayanya bersambut, MA meringankan hukuman Sambo jadi seumur hidup penjara. Begitu juga hukuman Putri Candrawathi yang didiskon dari 20 tahun penjara jadi 10 tahun penjara. Sementara ART Sambo dan Putri yakni Kuat Ma’ruf, hukumannya dipangkas dari 15 tahun jadi 10 tahun penjara. Terakhir, hukuman Ricky Rizal didiskon dari penjara 13 tahun jadi 8 tahun.

Kasus Sambo ini membuat nama baik kepolisian Indonesia tercoreng bahkan menurunkan kepercayaan publik pada instansi polisi.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaesang Pangarep Butuh 200 Tahun untuk Beli Jet Pribadi, Jika Cuma Andalkan Pendapatan YouTube

Kaesang Pangarep Butuh 200 Tahun untuk Beli Jet Pribadi, Jika Cuma Andalkan Pendapatan YouTube

Tekno | Selasa, 03 September 2024 | 10:39 WIB

Di Mana Keberadaan Kaesang dan Erina Sekarang? Dicari KPK dan Warga Se-Indonesia

Di Mana Keberadaan Kaesang dan Erina Sekarang? Dicari KPK dan Warga Se-Indonesia

Lifestyle | Selasa, 03 September 2024 | 10:06 WIB

Bukan Jet Pribadi, Paus Fransiskus Naik Pesawat Komersial ke Indonesia Padahal Vatikan Kaya Raya

Bukan Jet Pribadi, Paus Fransiskus Naik Pesawat Komersial ke Indonesia Padahal Vatikan Kaya Raya

Entertainment | Selasa, 03 September 2024 | 09:11 WIB

Misteri Jet Pribadi Kaesang: Hilang dari Pelacakan Usai Ramai Isu Gratifikasi

Misteri Jet Pribadi Kaesang: Hilang dari Pelacakan Usai Ramai Isu Gratifikasi

Tekno | Selasa, 03 September 2024 | 08:57 WIB

Kaesang Pangarep Lenyap: KPK Tak Tahu Jejak, Media Sosial Ramai dengan Poster Orang Hilang

Kaesang Pangarep Lenyap: KPK Tak Tahu Jejak, Media Sosial Ramai dengan Poster Orang Hilang

Tekno | Selasa, 03 September 2024 | 08:21 WIB

Slank Sindir Kaesang lewat Lagu Anak Mami: Minta Disediain Kursi, Jadi Raja Sehari

Slank Sindir Kaesang lewat Lagu Anak Mami: Minta Disediain Kursi, Jadi Raja Sehari

Entertainment | Senin, 02 September 2024 | 20:40 WIB

Terkini

Lawan Kulit Kering! 4 Hydrating Mist Jaga Wajah Tetap Lembap Sepanjang Hari

Lawan Kulit Kering! 4 Hydrating Mist Jaga Wajah Tetap Lembap Sepanjang Hari

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 16:50 WIB

Cara Menghitung Luas Tembereng Lingkaran Jika Diketahui Sudut Pusat

Cara Menghitung Luas Tembereng Lingkaran Jika Diketahui Sudut Pusat

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 16:49 WIB

Rencana Pemerintah Buka 200 Juta Rekening Dikhawatirkan Jadi Celah Transaksi Judol

Rencana Pemerintah Buka 200 Juta Rekening Dikhawatirkan Jadi Celah Transaksi Judol

News | Minggu, 13 September 2026 | 16:49 WIB

Respon Usulan CFD Jakarta Digelar Sabtu-Minggu, Pramono Anung Buka Suara

Respon Usulan CFD Jakarta Digelar Sabtu-Minggu, Pramono Anung Buka Suara

News | Minggu, 13 September 2026 | 16:43 WIB

Kuliner Sunda Naik Kelas, Bumi Lembur Kuring Hadir di Tengah Kawasan Premium Jakarta Selatan

Kuliner Sunda Naik Kelas, Bumi Lembur Kuring Hadir di Tengah Kawasan Premium Jakarta Selatan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 16:38 WIB

Nikmati Cashback 10 Persen di MANARAI Lewat QRIS BRImo, Cek Syaratnya

Nikmati Cashback 10 Persen di MANARAI Lewat QRIS BRImo, Cek Syaratnya

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 16:36 WIB

Bentuk Satgas Khusus, Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Bikin Desa Untung

Bentuk Satgas Khusus, Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Bikin Desa Untung

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 16:28 WIB

Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah

Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 16:20 WIB

Purbaya Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Ditanggung APBN 2 Tahun

Purbaya Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Ditanggung APBN 2 Tahun

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 16:17 WIB

Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes

Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 16:14 WIB

×