Psikolog Sarankan Remaja Mulai Persiapan Pernikahan untuk Masa Depan Lebih Baik

Suhardiman Suara.Com
Jum'at, 13 September 2024 | 12:10 WIB
Psikolog Sarankan Remaja Mulai Persiapan Pernikahan untuk Masa Depan Lebih Baik
Ilustrasi pernikahan. [Pixabay]

Suara.com - Alzena Masykouri, seorang psikolog anak dan remaja, menyatakan bahwa persiapan pernikahan dan berkeluarga sebaiknya sudah dipikirkan sejak masa remaja.

Meskipun fokus utama orang tua biasanya pada pendidikan akademis, persiapan pernikahan dari usia muda bisa membantu remaja memahami lebih baik bagaimana membangun keluarga di masa depan.

"Mereka mulai mempersiapkan dari keluarganya. Mereka melihat bagaimana orang tuanya berinteraksi di rumah," katanya melansir Antara, Jumat (13/9/2024).

Sejak remaja, anak mulai menganalisis bagaimana orang tua mendidiknya di rumah. Hal itulah yang menjadi pelajaran pertama bagi remaja tentang kehidupan pernikahan.

"Ini bukan berarti orang tua menormalisasi pacaran pada remaja. Akan tetapi, orang tua bisa memberikan contoh dan memberikan pemahaman pada anak tentang kehidupan berkeluarga sejak remaja," ujarnya.

Dengan demikian, apa yang remaja pelajari dari rumah tentang berkeluarga akan menjadi gambaran bagi mereka di masa depan.

Kelak, apabila remaja dan orang tua sama-sama bisa mempersiapkan pernikahan, maka hal ini dapat membuat mereka lebih siap dan memahami bagaimana membangun keluarga yang baik.

Ia menjelaskan bahwa peran lingkungan juga dibutuhkan untuk mempersiapkan remaja khususnya bagi mereka yang tidak memiliki figur orang tua.

"Kalau di keluarganya tidak beruntung, nggak apa-apa. Nantinya remaja akan membentuk konsep sendiri dari apa yang mereka lihat," ungkap Alzena.

Sebagai contoh, kata Alzena, apabila remaja memiliki keluarga yang tidak harmonis, mereka pun akan memiliki gambaran keluarga idealnya sendiri.

Bahkan, di media sosial kini juga banyak menggambarkan tentang pernikahan sehingga para remaja bisa mengambil hal positif dari pengalaman orang lain.

"Lingkungan lain masih banyak yang bisa jadi contoh. Asal kita orang dewasa yang ada di sekitar remaja mau merangkul mereka," kata Alzena.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI