Gus Ipul Tegaskan Integritas dan Mutu Siswa dalam Program Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:33 WIB
Gus Ipul Tegaskan Integritas dan Mutu Siswa dalam Program Sekolah Rakyat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menghadiri Koordinasi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Tahun 2026 yang diikuti 166 Kepala Sekolah Rakyat di Bekasi pada Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini untuk memastikan penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat tahun 2026 berjalan secara terencana, akuntabel, dan transparan. (Dok: Biro Humas / Alpenta Mulia Sitompul)

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menghadiri kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Tahun 2026 yang diikuti 166 kepala Sekolah Rakyat di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (30/1/2026). Forum ini menjadi bagian dari konsolidasi nasional guna memastikan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat 2026 berjalan terencana, akuntabel, dan transparan.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antarkepala sekolah, bidang penyelenggaraan Sekolah Rakyat, pejabat pembuat komitmen (PPK), koordinator wilayah, perencana, hingga unit pengawasan.

Dalam arahannya, Gus Ipul menegaskan pentingnya integritas sebagai fondasi utama penyelenggaraan pendidikan. Menurutnya, integritas harus tertanam dalam diri setiap insan pendidikan, terlepas dari ada atau tidaknya pengawasan.

"Ada atau tidak ada orang, harus punya integritas. Karena integritas itu di hati, pencegahannya lewat aturan dan teknologi," ucap Gus Ipul.

Ia menambahkan, penerapan nilai integritas dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Memasuki tahun 2026, Gus Ipul menyampaikan tiga hal utama yang harus diwujudkan Sekolah Rakyat, yakni terpenuhinya standar nasional, keseragaman tata kelola, serta kualitas layanan pendidikan yang setara. Tantangan pemerataan kualitas layanan, lanjutnya, masih dirasakan terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan terpencil).

"Dari 3 hal itu sekolah rakyat tidak boleh bergantung kepada kepala sekolahnya, sistemnya harus kuat sehingga nanti siapapun yang jadi kepala sekolah ke depannya, sekolah ini bisa makin baik makin berkualitas dan berkelanjutan," kata Gus Ipul.

Ia juga mendorong agar Sekolah Rakyat memiliki DNA keunggulan yang membedakannya. Salah satunya melalui pembiasaan penggunaan bahasa asing dalam aktivitas sekolah, seperti bahasa Inggris atau Arab pada hari tertentu. Selain itu, hasil tes DNA talenta diharapkan menjadi acuan dalam membimbing potensi siswa sejak dini.

Lebih jauh, Gus Ipul berharap Sekolah Rakyat tidak hanya dipersepsikan sebagai sekolah bagi keluarga kurang mampu, melainkan sebagai institusi pendidikan yang membawa harapan baru, memiliki standar tinggi, dan diferensiasi yang jelas.

"Sekolah rakyat tidak boleh dikenal karena siapa siswanya, tapi karena mutu lulusannya," tegasnya.

Mutu lulusannya harus bisa ke sekolah yang lebih tinggi seperti perguruan tinggi atau bekerja.

Untuk itu, peran kepala sekolah dinilai krusial dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lulusan, sehingga tidak sekadar berorientasi pada kelulusan semata. Negara, lanjut Gus Ipul, menginginkan Sekolah Rakyat melahirkan generasi unggul, berkarakter kuat, berdaya saing, dan mampu menjadi agen perubahan bagi diri sendiri, keluarga, serta lingkungan sekitarnya.

Menutup arahannya, Gus Ipul mengingatkan seluruh kepala sekolah agar berpikir komprehensif dan visioner sebagai pemimpin tertinggi di satuan pendidikan masing-masing.

Sebagai informasi, pada tahun 2025 sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat Rintisan telah beroperasi di 34 provinsi dengan jumlah peserta didik mencapai 15.945 siswa. Program ini didukung oleh 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan. Selain itu, pembangunan Sekolah Rakyat Permanen saat ini telah memasuki tahap awal di 104 lokasi.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan

Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:26 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Tengah Sekolah Rusak: Solusi atau Salah Prioritas?

Pembangunan Sekolah Rakyat di Tengah Sekolah Rusak: Solusi atau Salah Prioritas?

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 16:39 WIB

Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Permanen Tertahan: Terkendala Status Lahan!

Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Permanen Tertahan: Terkendala Status Lahan!

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 07:52 WIB

Dua Kakak Presiden Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat

Dua Kakak Presiden Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 07:23 WIB

Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat

Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:40 WIB

Penuhi Kebutuhan Korban Banjir di Pemalang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Distribusi Bantuan

Penuhi Kebutuhan Korban Banjir di Pemalang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Distribusi Bantuan

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:56 WIB

Terkini

Info A1: Perang Lawan Iran karena Kebodohan Trump Ditipu Lobi Israel dan Tokoh Media AS

Info A1: Perang Lawan Iran karena Kebodohan Trump Ditipu Lobi Israel dan Tokoh Media AS

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 23:04 WIB

Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur

Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:47 WIB

Fatia Maulidiyanti Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Fatia Maulidiyanti Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:36 WIB

Pejabat Militer Israel Bongkar Detik-detik Ali Larijani Dihabisi di Rumah Aman

Pejabat Militer Israel Bongkar Detik-detik Ali Larijani Dihabisi di Rumah Aman

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:21 WIB

Gelar Doa Bersama, Fatia Maulidiyanti Tuntut Negara Agar Kasus Andrie Yunus Mendapat Jalan Terang

Gelar Doa Bersama, Fatia Maulidiyanti Tuntut Negara Agar Kasus Andrie Yunus Mendapat Jalan Terang

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:21 WIB

Iran Balas Operasi Gabungan, Rudal Hantam Kota Israel dan Pangkalan Amerika Serikat

Iran Balas Operasi Gabungan, Rudal Hantam Kota Israel dan Pangkalan Amerika Serikat

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:11 WIB

Ring 1 Iran Disusupi Mossad? Foto Misterius Picu Isu Operasi Rahasia Dugaan Tewasnya Ali Larijani

Ring 1 Iran Disusupi Mossad? Foto Misterius Picu Isu Operasi Rahasia Dugaan Tewasnya Ali Larijani

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:11 WIB

Menteri ESDM Jamin BBM, LPG, dan Listrik Tetap Aman Jelang Lebaran

Menteri ESDM Jamin BBM, LPG, dan Listrik Tetap Aman Jelang Lebaran

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:07 WIB

Dirut Jasa Marga Imbau Pemudik Pakai Aplikasi Travoy, Bisa Cek Lalu Lintas Real Time

Dirut Jasa Marga Imbau Pemudik Pakai Aplikasi Travoy, Bisa Cek Lalu Lintas Real Time

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 21:55 WIB

Netanyahu Buka Suara! Kirim Pesan Keras ke Teheran Usai Klaim Tewaskan Ali Larijani

Netanyahu Buka Suara! Kirim Pesan Keras ke Teheran Usai Klaim Tewaskan Ali Larijani

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 21:55 WIB