Menparekraf Sandiaga Uno Khawatir Tarif KRL Berbasis NIK Tambah Beban Masyarakat, Ganggu Wisatawan Juga?

Yasinta Rahmawati, Dini Afrianti Efendi

Senin, 16 September 2024 | 15:15 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno Khawatir Tarif KRL Berbasis NIK Tambah Beban Masyarakat, Ganggu Wisatawan Juga?
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno dalam acara Malam Puncak Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) di Tangerang, Banten, Sabtu (14/9/2024) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno khawatir rencana tarif KRL atau commuterline berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), bisa menambah beban masyarakat di saat kebutuhan hidup semakin tinggi. Kira-kira, ganggu wisata di Jabodetabek nggak ya?

Seperti diketahui, setiap akhir pekan masyarakat Jabodetabek kerap memanfaatkan KRL sebagai kendaraan untuk liburan bersama keluarga. Seperti destinasi wisata Kebun Raya Bogor, Ancol, Gelora Bung Karno (GBK) hingga Kota Tua.

Sandiaga mengatakan jika wacana subsidi atau tarif KRL sesuai NIK, maka ada kenaikan tarif bagi kalangan tertentu dan itu menurutnya bisa membuat subsidi tepat sasaran. Namun yang jadi kendala saat ini, masyarakat dihadapkan tingginya biaya hidup.

"Segala upaya memutakhirkan data perlu diapresiasi, kita bisa berikan bantuan transportasi kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan. Namun di saat sekarang gaya hidup meningkat, kita khawatir jadi beban," ujar Sandiaga ditemui dalam acara Malam Puncak Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024, Tangerang, Sabtu (14/9/2024).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno dalam acara Malam Puncak Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) di Tangerang, Banten, Sabtu (14/9/2024) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno dalam acara Malam Puncak Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) di Tangerang, Banten, Sabtu (14/9/2024) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Menparekraf yang akan segera menyudahi masa jabatannya pada Oktober 2024 itu mengatakan, saat ini tidak ada wacana subsidi transportasi darat untuk wisata. Kondisi ini sangat berbanding terbalik dengan harga tiket pesawat yang sangat melonjak, sehingga menyulitkan wisatawan liburan di dalam negeri.

"Untuk berwisata per hari ini tiket mahal untuk pesawat harus diberikan kebijakan khusus, sehingga bisa lebih terjangkau, kalau darat belum diperlukan subsidi," jelas Sandiaga.

Alih-alih, mengeluhkan tarif transportasi darat yang mahal, kata Sandiaga wisatawan cenderung mengeluh tentang kenyamanan dan kebersihan di destinasi wisata.

"Kalau buat wisatawan yang dikeluhkan itu bukan mengenai transportasi, kecuali transportasi udara. Tapi justru mengenai kebersihan, sampah maupun perilaku kurang bersahabat di destinasi wisata itu yang jadi PR," papar Sandiaga.

baca juga

Perlu diketahui, pemerintah berencana menerapkan subsidi tarif KRL berbasis NIK pada 2025 mendatang. Ini artinya bakal ada kenaikan tarif KRL Jabodetabek, karena skema ini membuat tidak semua masyarakat tidak bisa menerima layanan KRL dengan harga yang terjangkau seperti saat ini.

Adapun tarif KRL Jabodetabek belum naik sejak 2016. Skema tarif yang berlaku saat ini yaitu Rp3.000 untuk 25 kilometer pertama dan ditambah Rp1.000 untuk setiap 10 kilometer berikutnya.

KRL Jabodetabek kerap jadi transportasi andalan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah penyangga ibukota, seperti Bekasi, Tangerang, Bogor hingga Tanjung Priok.

Akses menggunakan KRL Jabodetabek termasuk mudah, karena hanya dengan mamanfaatkan uang elektronik di kartu multi trip, dan nantinya uang di kartu tersebut akan dipotong sesuai rute KRL yang ditempuh penumpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wacana Penerapan Tarif KRL Berbasis NIK, Pengamat: Nanti Saja

Wacana Penerapan Tarif KRL Berbasis NIK, Pengamat: Nanti Saja

News | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 06:00 WIB

Wahai PT KAI! Dengarkan Suara Pengguna KRL: Jangan Bikin Kebijakan yang Mempersulit!

Wahai PT KAI! Dengarkan Suara Pengguna KRL: Jangan Bikin Kebijakan yang Mempersulit!

News | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 21:21 WIB

Wacana Tarif KRL Berbasis NIK Masih Belum Jelas

Wacana Tarif KRL Berbasis NIK Masih Belum Jelas

Bisnis | Kamis, 29 Agustus 2024 | 17:52 WIB

Terkini

Persib Kecam Penyerangan Bus EPA U-18 di Batang, Desak Pelaku Diproses Hukum

Persib Kecam Penyerangan Bus EPA U-18 di Batang, Desak Pelaku Diproses Hukum

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Review Film Animals: Ketika Kursi Politik Lebih Berharga daripada Nyawa Anak Sendiri?

Review Film Animals: Ketika Kursi Politik Lebih Berharga daripada Nyawa Anak Sendiri?

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Gus Lilur Minta KPK Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Gus Lilur Minta KPK Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Nelayan Rugi Bandar dari Ekspor Ilegal Benih Lobster ke Vietnam

Nelayan Rugi Bandar dari Ekspor Ilegal Benih Lobster ke Vietnam

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Perbedaan HP Garansi Resmi vs Garansi Distributor, Ketahui Risiko dan Kelebihannya

Perbedaan HP Garansi Resmi vs Garansi Distributor, Ketahui Risiko dan Kelebihannya

Tekno | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Kronologi Lengkap Serangan Bandara Riyadh: Siapa Pelaku Sebenarnya?

Kronologi Lengkap Serangan Bandara Riyadh: Siapa Pelaku Sebenarnya?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:41 WIB

Mahfud MD: Peradaban Bernegara Dirusak Hanya Karena Meng-Gibran-kan Aturan

Mahfud MD: Peradaban Bernegara Dirusak Hanya Karena Meng-Gibran-kan Aturan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:41 WIB

Tak Hanya Bersihkan Wajah, Perlindungan dari Sinar UV Juga Penting untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Tak Hanya Bersihkan Wajah, Perlindungan dari Sinar UV Juga Penting untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:37 WIB

RI Punya 465 Juta Benih Lobster per Tahun, Pemerintah Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan

RI Punya 465 Juta Benih Lobster per Tahun, Pemerintah Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bantah Selundupkan Pasal Demi Loloskan Gibran, Hasyim: PKPU Berlaku untuk Semua!

Bantah Selundupkan Pasal Demi Loloskan Gibran, Hasyim: PKPU Berlaku untuk Semua!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:34 WIB

×