Kisah UMKM Inspiratif, Batik Akasia Mekar Lebih Indah Bersama YDBA

Rima Sekarani Imamun Nissa

Rabu, 25 September 2024 | 10:35 WIB
Kisah UMKM Inspiratif, Batik Akasia Mekar Lebih Indah Bersama YDBA
Ii Hurairoh menunjukkan berbagai produk unggulan Batik Akasia miliknya di rumah produksi yang berlokasi di Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (11/9/2024). Batik Akasia merupakan salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dibina Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). (Suara.com/Rima Sekarani I.N.)

"Lama-kelamaan, kok, banyak disukai? Akhirnya 2009 berdiri usaha Batik Akasia ini," tuturnya.

Akasia merupakan pohon kaya manfaat. Hal tersebut sejalan dengan harapan mulia di balik berdirinya Batik Akasia. Tidak hanya ingin meningkatkan perekonomian keluarga, bisnis ini juga berawal dari tekad untuk hidup lebih bermanfaat bagi umat.

"Ingin melestarikan budaya dan ingin hidup lebih bermanfaat, bisa memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar atau lebih luas, untuk negara dan agama," ucap Ii.

Produk unggulan Batik Akasia adalah natural dyes batik yang berbasis pewarnaan dari ekstrak kulit kayu dan daun-daunan dari berbagai tumbuhan. Kendati menggunakan pewarna alam, batik tulis dan cap yang dihasilkan tetap memiliki tampilan menarik plus mencuri atensi.

Dalam sebulan, Batik Akasia yang memiliki ratusan motif khas memproduksi 500 – 1.000 lembar kain batik. Harganya mulai dari Rp100 ribu hingga jutaan rupiah. Ada pula produk kreasi kain batik, termasuk aneka busana anak maupun dewasa serta berbagai aksesori, seperti bros dan obi.

Promosi dan penjualan berjalan secara luring maupun daring. Kini Batik Akasia telah memiliki pelanggan besar yang berasal dari wilayah Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan, hingga pembeli dari luar negeri. Bahkan, Batik Akasia sudah melakukan konsinyasi dengan pengusaha di Jepang.

Ke depannya, Ii berharap bisnisnya bisa lebih berkembang sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar pula bagi masyarakat. Itulah mengapa dirinya selalu bersemangat apabila mendapat kesempatan untuk belajar, terlebih sebagai UMKM binaan YDBA.

"Pokoknya kalau diajak pelatihan, apalagi materinya itu yang saya belum pernah, pasti saya mau," kata mantan guru matematika ini.

Program Pendampingan yang Memandirikan

baca juga

YDBA didirikan pada 1980. Saat itu, perusahaan besar di Indonesia belum memikirkan program Corporate Social Responsibility (CSR) atau kontribusi sosial, akan tetapi pendiri Astra, Oom Wiliam Soeryadjaya, telah mendirikan YDBA dengan fokus membina UMKM.

Oom ingin Astra berkembang dan bermanfaat seperti pohon rindang yang berguna sebagai tempat berteduh dari hujan dan panas. Singkat kata, Oom sangat berharap Astra menjadi perusahaan yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara, sejalan dengan tujuan Astra "Sejahtera Bersama Bangsa".

Ii Hurairoh menunjukkan berbagai produk unggulan Batik Akasia miliknya di rumah produksi yang berlokasi di Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (11/9/2024). Batik Akasia merupakan salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dibina Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). (Suara.com/Rima Sekarani I.N.)
Ii Hurairoh menunjukkan berbagai produk unggulan Batik Akasia miliknya di rumah produksi yang berlokasi di Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (11/9/2024). Batik Akasia merupakan salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dibina Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). (Suara.com/Rima Sekarani I.N.)

"YDBA sendiri didirikan Pendiri Astra dengan filosofi 'Beri Kail Bukan Ikan'. Artinya, Astra melalui YDBA memberikan program pembinaan yang bukan bersifat short term/charity, tetapi sustain melalui program pelatihan dan pendampingan yang bersifat manajemen juga teknis, fasilitasi pemasaran dan fasilitasi pembiayaan yang mendukung kemandirian UMKM," ungkap Ketua Pengurus YDBA, Rahmat Samulo, saat dihubungi Suara.com pada Rabu (25/9/2024).

"Di samping itu, YDBA juga mendukung bagaimana UMKM dapat memenuhi legalitas yang dibutuhkan UMKM di setiap sektor. Saat ini YDBA membina UMKM di sektor manufaktur, bengkel R4, pertanian yang bernilai tambah serta kerajinan dan kuliner," imbuh Samulo.

Terdapat 1.328 UMKM aktif yang kini mengikuti program pembinaan YDBA di tahun 2024, di mana 17% Manufaktur, 15% Bengkel, 33% Pertanian, 25% Kuliner dan 9% Kerajinan. UMKM tersebut tersebar di 19 wilayah, antara lain Cakung, Banyuwangi, Bantul, Solo, Tegal, Banyumas, Salatiga, Citeureup dan Puncak Dua Bogor, Lebak Banten, Sangatta Kaltim, Paser Kaltim, Bontang Kaltim, Manggarai Barat NTT, Manggarai Timur NTT, Barito Utama Kalimantan Tengah, Tanjung Kalimantan Selatan, Bandung dan Cikuya Tangerang.

Di wilayah Yogyakarta sendiri, terdapat 142 UMKM yang tengah dibina Astra melalui YDBA. Salah satunya adalah Batik Akasia yang pemiliknya mengaku cocok dengan filosofi "Beri Kail Bukan Ikan" yang selalu dijunjung tinggi YDBA.

"Yogyakarta menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi, baik di industri manufaktur, kerajinan, dan pertanian. Melihat potensi tersebut, pada tahun 2012 Astra melalui YDBA mendirikan cabang atau dikenal Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) yang menjalankan pembinaan di sektor manufaktur, bengkel R4, pertanian bernilai tambah serta kerajinan dan kuliner," ujar Samulo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMKM Terbukti Jadi Salah Satu Penyokong Perekonomian RI

UMKM Terbukti Jadi Salah Satu Penyokong Perekonomian RI

Bisnis | Jum'at, 20 September 2024 | 18:52 WIB

Astra Akan Luncurkan 3 Mobil Listrik Hadapi Gempuran China

Astra Akan Luncurkan 3 Mobil Listrik Hadapi Gempuran China

Otomotif | Kamis, 19 September 2024 | 19:33 WIB

Dorong UMKM Go Legal, ASDP Berikan Pelatihan HAKI untuk Mitra Binaan

Dorong UMKM Go Legal, ASDP Berikan Pelatihan HAKI untuk Mitra Binaan

Bisnis | Kamis, 19 September 2024 | 14:03 WIB

Terkini

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:25 WIB

×