Pujian Trump pada Bahasa Inggris Prabowo Jadi Kontroversi, Justru Dianggap Rasis?

Yasinta Rahmawati, Dinda Rachmawati

Kamis, 14 November 2024 | 12:45 WIB
Pujian Trump pada Bahasa Inggris Prabowo Jadi Kontroversi, Justru Dianggap Rasis?
Kolase Donald Trump dan Prabowo Subianto. [Instagram]

Suara.com - Momen Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto berbincang akrab dengan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui sambungan telepon, belakangan viral mendapatkan atensi publik. 

Diposting di akun Instagram pribadinya pada Senin (11/11/2024) lalu, Prabowo saat itu terdengar mengucapkan selamat kepada Trump yang kembali terpilih menjadi Presiden AS usai menang dalam Pemilu yang digelar awal November lalu. 

Saat itu, selain membicarakan rencana ke depan dan kondisi Pemilu AS yang menurutnya menakjubkan, Trump juga terdengar memuji Bahasa Inggris Prabowo yang dinilai cukup baik.

"So nice, so nice, that's so nice. We will do that anytime you want and great job you doing in Indonesia, great great job, and your English is so good. (Baik, itu sangat baik. Kita akan melakukannya kapanpun anda ingin dan pekerjaan anda di Indonesia sangat hebat, sangat sangat hebat, dan bahasa Inggris anda sangat baik)," ucap Trump.

Mendengar itu, Prabowo pun membalasnya dengan candaan. Ia tertawa dan berkelakar kalau di masa lalu, dirinya juga latihan bersama orang Amerika. Untuk diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra itu pernah mengikuti pendidikan militer di AS saat masih aktif di TNI.

"All my training is American sir, ha-ha-ha... (Pelatihan saya semuanya bersama orang Amerika)," ucap Prabowo sambil tertawa.

Pujian Trump Dianggap Rasis?

Meski terdengar sebagai pujian, namun seorang netizen di X, dengan akun @iimfahima justru mengungkap jika hal tersebut rasis karena justru terdengar kurang baik untuk kedua belah pihak. 

 "'Your English is good' itu bukan pujian, tapi cara white people merendahkan non english speaking countries. Rasis. Stereotyping. Gw sebagai orang Indonesia, kesel liatnya," tulis akun tersebut seperti Suara.com kutip pada Kamis (14/11/2024).

baca juga

Alih-alih membahas hubungan diplomatik, kolaborasi ekonomi, atau isu dunia yang lebih penting, ia pun bertanya-tanya mengapa Trump malah berkomentar tentang kemampuan bahasa Prabowo. 

Cuitannya tersebut juga diperkuat oleh artikel yang ditulis oleh The University of Edinburgh, mengulas penghinaan berbau rasis yang kerap disampaikan orang kulit putih pada etnis minoritas, terutama mereka berkulit gelap. 

"Arti lugas 'Your English is very good' yang diucapkan white people ke non white people tuh kira-kira gini: 'Buset, lo jago juga ya bahasa Inggrisnya, gw pikir orang (insert countries) mostly terbelakang'," kata akun tersebut.

Menurutnya, artikel tersebut menunjukkan jika memuji bahasa seperti yang dilakukan Trump termasuk sebagai hinaan halus dan tersembunyi. Pelaku biasanya tidak menyadari bahwa mereka berbicara berdasarkan bias. Misalnya:

  • “Bahasa Inggris Anda sangat bagus” (bagi seseorang yang berkulit hitam atau Asia Inggris, Nigeria, Amerika, atau orang-orang yang dianggap berbicara bahasa Inggris sebagai bahasa tambahan).
  • “Anda adalah sumber penghargaan bagi orang-orang Anda” (seolah-olah mereka adalah pengecualian dari aturan tersebut)
  • “Anda orang Asia, mengapa Anda tidak pandai Matematika?” (stereotip)
  • “Anda mengintimidasi/agresif” (bagi orang kulit hitam)
  • “Anda sangat eksotis” (pujian yang dimaksudkan tetapi dianggap berdasarkan ras)
  • “Kalian para pelajar Tiongkok terlalu pendiam” dan lain sebagainya.

Komentar Netizen

Sayangnya, pendapatnya soal pujian berbau rasis ini justru ditentang oleh netizen. Tak sedikit yang menganggap jika itu merupakan kata-kata basa-basi yang diucapkan Trump untuk mencairkan suasana. 

"Itu bisa dianggap hinaan kalau itu dilontarkan ke native speaker non white people yang dianggap bahasa Inggris adalah second languange mereka. MAKANYA DIBACA BENER ISI WEBSITENYAAAA," pungkas @vys***.

"Menarik. Ada artikel dari univ edinburgh-nya juga. Kalo lihat dari konteks ucapan Trump ke Prabowo "your english is good" menurutku sgt tergantung pada tone yang dipakai. Tone dari Trump lebih ke ungkapan personal yg terkesan tulus. Bukan ungkapan stereotip dg maksud make of fun," ucap @azz***.

"Otak lu aja yg berkelana kejauhan, itu expresi wajar yg disampaikan native ketika ada non native ngomong lancar bahasa mereka, sama kek orang indo kalo denger orang luar ngomong bahasa kita," tambah @tuki***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elon Musk Dituding Rusak Prediksi Pemilu AS oleh "Nostradamus" Politik

Elon Musk Dituding Rusak Prediksi Pemilu AS oleh "Nostradamus" Politik

News | Kamis, 14 November 2024 | 11:39 WIB

Awas! Kebijakan Hapus Utang Macet UMKM Bisa Jadi Bumerang jika Tak Disertai Pengawasan Ketat

Awas! Kebijakan Hapus Utang Macet UMKM Bisa Jadi Bumerang jika Tak Disertai Pengawasan Ketat

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 11:11 WIB

Hanya Sediakan Potret Prabowo, Penjual Poster Tak Punya Foto Gibran Rakabuming

Hanya Sediakan Potret Prabowo, Penjual Poster Tak Punya Foto Gibran Rakabuming

Video | Kamis, 14 November 2024 | 11:00 WIB

Terkini

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:14 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

×