Teori Dokter Tifa Sebut Ijazah SMA Fufufafa Meragukan: Pindah Sekolah 4 Kali

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 28 November 2024 | 18:28 WIB
Teori Dokter Tifa Sebut Ijazah SMA Fufufafa Meragukan: Pindah Sekolah 4 Kali
Dokter Tifa dalam Podcast Abraham Samad Speak Up. [YouTube]

Suara.com - Dokter Tifa dikenal vokal menyebut ijazah Presiden RI ke-7, Joko Widodo dari Universtas Gadjah Mada (UGM) palsu. Terbaru, dokter Tifa menyebut Fufufafa yang merujuk pada Gibra Rakabuming Raka hanya sekolah sampai SMP saja.

Dokter Tifa menyebut, Fufufafa sempat berpindah SMA sampai 4 kali.

"Skandal luar biasa dan Presiden @prabowo harus usut tuntas, ini kalau seandainya benar karena jelas ada Undang-Undang yang dilanggar sebab Presiden dan Wakil Presiden RI harus tamat sekolah minimal SMA atau sederajat," tulis dokter Tifa di akun X miliknya dikutip Kamis (28/11/2024).

"Nah kalau Fufufafa ini hanya sekolah sampai SMP, lalu bagaimana dong? Ya pelantikannya gagal tentu saja," imbuhnya.

Menurut dokter Tifa, Fufufafa merupakan lulusan SDN 16 Mangkubumen Solo tahun 1999. Ia kemudian melanjutkan di SMP 1 Solo dan lulus tahun 2002.

"Berdasarkan pengakuan ybs di tahun 2002 dia lanjut SMA di Singapore tepatnya di Orchid Park Secondary School, tahun 2002-200x (saya tulis karena tidak jelas). Padahal, Orchid Park Secondary School adalah Sekolah Menengah setara SMP bukan SMA," klaim dokter Tifa.

"Ternyata, sumber sangat valid, justru memberikan info yang berbeda bahwa Fufufafa sebetulnya, setelah lulus dari SMP, dia sekolah SMA di SMA Swasta Solo, tepatnya SMA Santo Yosef, di sekitar tahun 2002-2004," imbuhnya.

Dokter Tifa menyebut, Fufufafa hanya 2 tahun di SMA Santo Yosef. Kemudian ia menyebut ada info yang menyatakan Fufufafa disebut pindah sekolah di SMK Kristen Solo.

"Selama dua tahun juga, tanpa ada kejelasan apakah di SMK Kristen Solo ini dia lulus atau tidak. Kedua SMA itu, SMA Santo Yosef maupun SMK Kristen tidak pernah diakui oleh Fufufafa secara formal," ujar dokter Tifa.

baca juga

"Lalu tiba-tiba saja dia mengaku kuliah di Lembaga penjual ijazah di Singapore bernama MDIS atau Management Development Institute of Singapore, dan lulus tahun 2007, dengan ijazah 'Sarjana' yang dikeluarkan Universitas Bradford UK. Jadi di sini anda tahu, bahwa MDIS itu sekali lagi adalah Lembaga Penjual Ijazah bukan sebuah Kampus Universitas lazim pada umumnya," tandasnya.

Atas desas-desus tersebut, dokter Tifa menyebut perlu ada klarifikasi dari yang bersangkutan.

"Jadi yang saya pertanyakan di sini bukan IJAZAH Universitas dia, karena jelas dia punya dengan membeli gelar Sarjana tersebut di MDIS. Yang saya tanyakan adalah: Mana ijazah SMA di Fufufafa?" tanya dokter Tifa.

"Sebab Ijazah SMA itulah yang diperlukan untuk mendaftar sebagai Wakil Presiden RI," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Tinjau Lokasi Banjir Kebon Pala, Warga: Baru Kali Ini Wapres Mau Turun Langsung

Gibran Tinjau Lokasi Banjir Kebon Pala, Warga: Baru Kali Ini Wapres Mau Turun Langsung

News | Kamis, 28 November 2024 | 15:59 WIB

Ricuh! Korban Banjir di Kebon Pala Saling Rebutan Sembako Gibran, Warga: Di Sini Sudah Biasa

Ricuh! Korban Banjir di Kebon Pala Saling Rebutan Sembako Gibran, Warga: Di Sini Sudah Biasa

News | Kamis, 28 November 2024 | 13:51 WIB

Girang Dikasih Sembako, Begini Curhatan Emak-emak Korban Banjir di Kebon Pala Lihat Gibran Blusukan

Girang Dikasih Sembako, Begini Curhatan Emak-emak Korban Banjir di Kebon Pala Lihat Gibran Blusukan

News | Kamis, 28 November 2024 | 12:53 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×