Abu Janda Bantah Incar Jabatan Gus Miftah: Gaji Saya 3 Kali Lipat Lebih Besar

Ruth Meliana

Sabtu, 07 Desember 2024 | 21:31 WIB
Abu Janda Bantah Incar Jabatan Gus Miftah: Gaji Saya 3 Kali Lipat Lebih Besar
Potret Abu Janda [Twitter]

Suara.com - Pegiat media sosial Permadi Arya mengaku tidak mengincar jabatan Miftah Maulana atau Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden. Hal ini disampaikan melalui akun Instagram resminya, @permadiaktivis2.

Pria yang akrab disapa Abu Janda ini mengunggah video untuk Presiden Prabowo Subianto. Dalam video tersebut, ia meminta agar Prabowo memberikan jabatan Utusan Khusus Presiden ke orang yang lebih kompeten.

Secara khusus, Abu Janda menyoroti maraknya kasus pembubaran ibadah umat Kristen di Tanah Air. Menurut klaimnya, sudah ada 3 kasus pembubaran ibadah umat Kristen sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden RI pada Oktober 2024.

"Kasus Gus Miftah ini adalah kesempatan bapak untuk evaluasi posisi Utusan Khusus toleransi dan moderasi. Mohon (jabatan tersebut) diberikan bukan karena jasa di timses pak, tapi berikanlah posisi tersebut kepada orang yang memang kompeten di bidangnya," tulis Abu Janda dalam caption Instagram, Kamis (5/12/2024).

"Agar jadi atensi bapak, intoleransi di negeri ini sudah sangat parag dan berbahaya, pak. Sejak bapak jadi presiden saja, sudah 3 kasus pembubaran ibadah kristen dan penolakan latihan nyanyi Natal. Kalau tidak diberi atensi, ini bahaya laten konflik horisontal dan disintegrasi bangsa, pak," sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Abu Janda membantah jika video itu dibuat karena ia mengincar jabatan Utusan Khusus Presiden. Secara blak-blakan, ia mengungkap bahwa gajinya sekarang sudah 3 kali lipat lebih banyak dari Miftah.

"Saya tidak minta jabatan di pemerintahan bapak, alhamdulillah gaji saya sekarang 3 kali lipat dari gaji Gus Miftah yang cuman Rp18 juta per bulan," beber sang aktivis ini.

Sebaliknya, kata Abu Janda, ia menyarankan agar Prabowo memberikan posisi Utusan Khusus Presiden di bidang toleransi diberikan kepada orang yang beragama Kristen.

"Saya cuma minta Pak Prabowo dan Gerindra kasih posisi Utusan Khusus toleransi dan moderasi kepada orang Kristen saja pak," saran Abu Janda.

baca juga

"(Tujuannya) agar memberi atensi pada kasus pembubaran ibadah kristen yang makin marak ini. Semoga jadi pertimbangan bapak presiden. Terima kasih," sambungnya.

Saran itu sendiri diberikan Abu Janda sebelum Gus Miftah mundur dari jabatannya. Begitu Miftah telah mundur, ia langsung memberikan usulan nama pengganti Miftah, yaitu Dharma Pongrekun.

Menurutnya, pensiunan Polri itu memiliki kapasitas untuk menangani masalah intoleransi di Tanah Air.

"Izin saya usul bang Dharma Pongrekun menjadi ganti Gus Miftah. Saya yakin bang Dharma akan serius atensi masalah intoleransi," tambah Abu Janda pada Jumat (6/12/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Kontroversi Gus Miftah vs Fufufafa: Diminta Kompak Mundur oleh Rocky Gerung

Beda Kontroversi Gus Miftah vs Fufufafa: Diminta Kompak Mundur oleh Rocky Gerung

Lifestyle | Sabtu, 07 Desember 2024 | 21:17 WIB

Beda Kelas Gus Miftah dan Dharma Pongrekun: Nama Terakhir Diusulkan Jadi Utusan Khusus Presiden

Beda Kelas Gus Miftah dan Dharma Pongrekun: Nama Terakhir Diusulkan Jadi Utusan Khusus Presiden

Lifestyle | Sabtu, 07 Desember 2024 | 20:52 WIB

Gus Miftah Mundur, Abu Janda ke Prabowo: Sudah Ada 3 Kasus Pembubaran Ibadah Kristen...

Gus Miftah Mundur, Abu Janda ke Prabowo: Sudah Ada 3 Kasus Pembubaran Ibadah Kristen...

Lifestyle | Sabtu, 07 Desember 2024 | 20:48 WIB

Selain Hina Sunhaji, Gus Miftah Juga Sempat Mencela Istri Penjual Es Teh

Selain Hina Sunhaji, Gus Miftah Juga Sempat Mencela Istri Penjual Es Teh

Entertainment | Sabtu, 07 Desember 2024 | 21:30 WIB

Dituduh Kena Karma, Pentas Wayang Ustaz Khalid Basalamah di Ponpes Gus Miftah Viral Lagi

Dituduh Kena Karma, Pentas Wayang Ustaz Khalid Basalamah di Ponpes Gus Miftah Viral Lagi

Entertainment | Sabtu, 07 Desember 2024 | 21:10 WIB

Ustaz Derry Sulaiman Setuju Gus Miftah Dianggap Seorang Wali: Makanya Jangan Suka Meremehkan Orang

Ustaz Derry Sulaiman Setuju Gus Miftah Dianggap Seorang Wali: Makanya Jangan Suka Meremehkan Orang

Entertainment | Sabtu, 07 Desember 2024 | 20:45 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×