Makna Nama Pondok Pesantren Ora Aji Milik Gus Miftah, Benarkah Berarti 'Tak Berharga'?

Farah Nabilla, Elvariza Opita

Minggu, 08 Desember 2024 | 19:34 WIB
Makna Nama Pondok Pesantren Ora Aji Milik Gus Miftah, Benarkah Berarti 'Tak Berharga'?
Gus Miftah. [Instagram/gusmiftah]

Suara.com - Ejekan Miftah Maulana kepada penjual es teh berbuntut panjang. Tak hanya membuatnya dikecam, pendakwah yang akrab disapa Gus Miftah itu juga sampai mengundurkan diri dari jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden.

Bukan hanya itu, kehidupan Miftah sebagai pendiri dan pengelola Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, DI Yogyakarta juga turut menuai sorotan publik.

Termasuk di antaranya tentang makna dari pemberian nama "Ora Aji" untuk pondok pesantren tersebut. Pasalnya nama itu disebut-sebut memiliki makna yang kurang baik, salah satu yang menyorotinya adalah KH Achmad Chalwani.


"Kalau memberi nama harus yang baik, karena menjadi doa. Ada kiai di Jogja, membuat pesantren namanya 'Ora Aji'," ucapnya, seperti dikutip dari akun TikTok @/nurul.azizah93, Minggu (8/12/2024).

Menurut akun tersebut, ora berarti tidak, sementara aji berarti berharga. Dengan demikian, ora aji bermakna tidak berharga.

Memang apa makna nama "Ora Aji" yang diberikan untuk pondok pesantren Miftah Maulana?

Makna Nama Pondok Pesantren Ora Aji


Dilihat di unggahan akun TikTok @/santri_ora_aji, Miftah mengaku tidak memaksakan diri memakai bahasa Arab untuk memberi nama, termasuk untuk pondok pesantren yang dibangunnya.

"Karena bagi saya, banyak bahasa Jawa dengan segala keunikannya," tutur Miftah lalu menerangkan arti dari kata "Ora Aji".

baca juga

"Kalau dalam bahasa Inggris artinya 'no value', karena pada dasarnya manusia itu tidak ada nilai dan harganya," jelas Miftah.

"Orang yang merasa rendah diri, rendah hati, merasa hina, merasa bodoh, masuk ke pondok kemudian dia belajar, diharapkan menjadi orang-orang yang istimewa. Istimewa itu dalam bahasa Jawa-nya 'mbejaji'," sambungnya.

Miftah rupanya berharap orang-orang yang masuk pondok pesantrennya bisa menjadi pribadi yang lebih berharga dan istimewa setelah lulus. Apalagi karena pondok pesantrennya menyasar kelompok marjinal.

"Masuk dengan segala kehinaannya, insya Allah ketika dia mau mengaji, insya Allah dia akan mendapatkan kemuliaan-Nya," pungkas Miftah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Gus Miftah Disebut-sebut sebagai Wali, Siapa Sebenarnya Wali Allah menurut Al-Quran?

Geger Gus Miftah Disebut-sebut sebagai Wali, Siapa Sebenarnya Wali Allah menurut Al-Quran?

Lifestyle | Minggu, 08 Desember 2024 | 18:37 WIB

Habib Zaidan Akui Gus Miftah Sering Ngomong Kasar ke Pedagang Kecil, Heran Kenapa Baru Viral Sekarang

Habib Zaidan Akui Gus Miftah Sering Ngomong Kasar ke Pedagang Kecil, Heran Kenapa Baru Viral Sekarang

Entertainment | Minggu, 08 Desember 2024 | 19:00 WIB

Deddy Corbuzier Yakin Gus Miftah Taubat, Kini Khawatir dengan Pendakwah Lain

Deddy Corbuzier Yakin Gus Miftah Taubat, Kini Khawatir dengan Pendakwah Lain

Entertainment | Minggu, 08 Desember 2024 | 18:30 WIB

Terkini

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

×