Ngetren di Kalangan Artis, Ajang Lari Maraton Bikin Cepat Tua? Begini Kata Pakar

Yasinta Rahmawati, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 10 Desember 2024 | 14:05 WIB
Ngetren di Kalangan Artis, Ajang Lari Maraton Bikin Cepat Tua? Begini Kata Pakar
Master Biomedik dan Wellness Doctor di Sukhavita Clinic, dr. Fanny Imannuddin, M.Biomed ( AAM ), ABAARM. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Saat ini marak artis Indonesia pamer ikut ajang lari half maraton hingga maraton, seperti Raffi Ahmad, Febby Rastanty hingga Ibnu Jamil. Tapi sayangnya tidak banyak yang sadar olahraga maraton bisa bikin aging lebih cepat alias penuaan dini loh.

Master Biomedik dan Wellness Doctor di Sukhavita Clinic, dr. Fanny Imannuddin, M.Biomed ( AAM ), ABAARM menjelaskan, jika half maraton dan maraton adalah olahraga luar ruangan yang membuat pesertanya terekpos sinar matahari dalam waktu lama.

Bukan cuma itu, ajang lari ini juga bisa membuat pelakunya mudah terpapar polusi alias polutan yang merusak kulit, apalagi Jakarta sering berada dalam indeks kualitas udara buruk. Hasilnya kelembapan kulit menurun dan cenderung kering sehingga lapisan kulit mudah rusak.

"Melakukan program maraton, half maraton harus berdekatan dengan sinar matahari terus-terusan, dengan polusi dari udara. Tentunya berakibat buruk ke kulitnya ke faktor humidity, jadi faktor kelembapan di kulit berkurang, terus juga kolagen juga ikut berkurang dengan dratis, karena kan terpapar dengan radikal bebas lebih banyak," ujar dr. Fanny dalam ajang Sukhavita Empower Run 2024 di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (7/12/2024).

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Usai Marathon Berlin (Instagram)
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Usai Marathon Berlin (Instagram)

Half maraton adalah lari jarak jauh dengan jarak sekitar 21,1 kilometer. Sedangkan maraton adalah lari dengan jarak 41 kilometer. Lintasan lari yang panjang ini membuat pelari rerata butuh waktu 2 hingga 8 jam untuk sampai di garis finis.

Inilah sebabnya dr. Fanny yang juga Founder Sukhavita Clinic mengatakan maraton bisa membuat seseorang lebih cepat tua. Ini karena dr. Fanny yang juga seorang pelari kerap menemukan rekannya memiliki banyak kerutan, bahkan bintik hitam karena terlalu sering berlari di luar ruangan.

"Jadi kalau misalkan lihat orang yang maraton atau half maraton kulitnya nggak bagus, kulitnya semua rerata turun, banyak berkerutnya, atau banyak fleknya. Jadi aging (penuaan)nya jauh lebih cepat dan itupun terjadi pada organ tubuhnya," ungkapnya.

Bukan cuma kulit, juga dr. Fanny mengingatkan maraton bisa merusak organ dalam tubuh, karena adanya peningkatan asam laktat (pemecah karbohirat) dan radikal bebas . Ini karena maraton termasuk olahraga intensitas tinggi, sehingga jantung akan dipaksa bekerja ekstra keras.

"Organ-organ ini dipaksa dan ada juga dalam long term jangka panjang pasti akan ada effort untuk organ tubuh itu sendiri, jantung maupun yang lain, sehingga perlu nutrisi khusus untuk maraton," papar dr. Fanny.

baca juga

Ini juga jadi alasan olahraga half maraton hingga maraton tidak bisa dilakukan sembarang orang, karena perlu persiapan yang matang sebelum melakukannnya. Ditambah orang tersebut harus benar-benar mengenal dirinya, apalagi ada beberapa kondisi alias faktor turunan yang dipengaruhi DNA seseorang tidak cocok dalam olahraga tertentu.

Terakhir dr. Fanny menambahkan, olahraga half maraton hingga maraton memang bisa membuat kulit dan tubuh menua lebih cepat. Tapi ia menyarankan para pelari tidak perlu khawatir, karena bisa melakukan langkah pencegahan seperti makan dan pola hidup sesuai identitas tubuh.

Ia juga mengingatkan pentingnya setiap orang agar fokus memperbaiki keindahan dari dalam alias wellness, dan tidak perlu berfokus kecantikan yang merubah karakter dan kepribadian seseorang. Apalagi ia kerap menemukan banyak orang ketagihan lakukan botox hingga filler, yang artinya berfokus pada kosmetik alias makeup.

"Justru mainset yang dibawakan Sukhavita berbeda, jadi kita justru ingin dari dalam. Kulit itu tidak hanya dikoreksiin dengan makeup, tapi justru dari dalam berikan pola nutrisi yang baik, sering mengonsumsi makanan sehat, suplementasi makanan nutrisinya bagus, pola tidur bagus, dan dibarengi seenggaknya, nggak perlu investasi banyak untuk makeup," pungkas dr. Fanny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Talitha Curtis, Mantan Artis Sinetron yang Kini Jualan Risol

Sosok Talitha Curtis, Mantan Artis Sinetron yang Kini Jualan Risol

Entertainment | Senin, 09 Desember 2024 | 17:13 WIB

Nikita Mirzani Klarifikasi Soal Ribut dengan Iis Dahlia: Tukang Fitnah Orang

Nikita Mirzani Klarifikasi Soal Ribut dengan Iis Dahlia: Tukang Fitnah Orang

Entertainment | Senin, 09 Desember 2024 | 09:06 WIB

Profil dan Film Joshua Pandelaki, Aktor Senior yang Meninggal Dunia di Usia 65 Tahun

Profil dan Film Joshua Pandelaki, Aktor Senior yang Meninggal Dunia di Usia 65 Tahun

Entertainment | Minggu, 08 Desember 2024 | 17:15 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×