Bela Gus Miftah, Kiai Syarif Rahmat Diskakmat Rocky Gerung: Kita Hidup ...

Nur Khotimah, Fita Nofiana

Kamis, 12 Desember 2024 | 17:14 WIB
Bela Gus Miftah, Kiai Syarif Rahmat Diskakmat Rocky Gerung: Kita Hidup ...
Kiai Syarif - Rocky Gerung (kolase)

Suara.com - KH Syarif Rahmat belakangan membela Gus Miftah alias Miftah Maulana Habiburrahman. Menurut Kiai Syarif, Miftah Maulana tak salah lantaran ujarannya pada penjual es teh Sunhaji hanya candaan semata. 

Candaan macam Miftah Maulana sendiri menurut Kiai Sarif malah sering kali dinantikan oleh para jemaah pengajian. Sehingga soal kontoversi Miftah Maulana, maka yang ia anggap salah adalah penyebar videonya. 

"Sebenarnya bukan ceramahnya yang sekarang jadi problem bangsa, tetapi sebaran videonya. Mereka yang tidak pernah turun ceramah tidak pernah tahu medannya," kata Kiai Syarif seperti dikutip dari kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Kamis (12/12/2024). 

"Ada suasana orang itu bercanda kadang seperti kelewatan seperti jorok tetapi itu adalah sesuatu yang ditunggu jemaah. Mereka yang tidak datang ke tempat itu, jangan pernah coba menilai. Mereka yang tidak melihat suasananya apalagi menyebarkan ke tempat lain, atau dipotong videonya itu sangat berbahaya," imbunya. 

Kyai Syarif (YouTube)
Kyai Syarif (YouTube)

Menurut Kiai Syarif, orang yang hadiri pengajian Miftah Maulana sudah mengerti gaya dakwahnya.

"Umat sudah maklum ketika mengundang Gus Miftah sudah tahu bumbu apa yang disajikan di situ," paparnya. 

Berbeda dengan Kiai Syarif, Rocky Gerung dalam acara yang sama berbeda pendapat. Akademisi tersebut mengaku tak setuju bila orang yang tak ada di lokasi pengajian tidak boleh berkomentar. 

"Kita hidup dalam komutarian etik, kita gak mungkin bahas satu per satu ini cocok di situ dan situ, nggak bisa bilang yang nggak ada di situ jangan komentar. Bahkan Gus Mitah kalau bicara pada dua orang dan direkam stasiun tv itu Gus Miftah bicara pada seluruh indonesia," ujar Rocky Gerung. 

Rocky bahkan menyebut Miftah Maulana memiliki pemikiran patriarkis bahkan feodalis. 

baca juga

"Di dalam kasus ini juga ada patriarkisme, Gus Miftah secara tidak sadar di pikirannya ada stok patriarki itu," kata Rocky. 

"Bagi mereka yang menonton ada patriarkisme ada feodalisme pada Gus Miftah, itu yang membuat heboh. Ada misoginisme ketika menghina perempuan," tandasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Patok Tarif Ceramah Rp 75 Juta, Momen Gus Miftah Samber Amplop Tuai Sorotan

Diduga Patok Tarif Ceramah Rp 75 Juta, Momen Gus Miftah Samber Amplop Tuai Sorotan

Entertainment | Kamis, 12 Desember 2024 | 16:43 WIB

Tetangga Kasihan Lihat Gus Miftah Dihujat: Gara-gara Diolok-olok Abah Kan Jadi Dapat Uang

Tetangga Kasihan Lihat Gus Miftah Dihujat: Gara-gara Diolok-olok Abah Kan Jadi Dapat Uang

Entertainment | Kamis, 12 Desember 2024 | 16:48 WIB

Rocky Gerung Sebut Otak Gus Miftah Diisi Pemikiran Patriarkis dan Feodal: Dia tanpa Sadar ...

Rocky Gerung Sebut Otak Gus Miftah Diisi Pemikiran Patriarkis dan Feodal: Dia tanpa Sadar ...

Lifestyle | Kamis, 12 Desember 2024 | 16:13 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×