Tips Merawat Ban Motor agar Tak Cepat Botak

Suhardiman Suara.Com
Minggu, 15 Desember 2024 | 14:35 WIB
Tips Merawat Ban Motor agar Tak Cepat Botak
Ilustrasi ban motor. [Cc]

Suara.com - Mengangkut beban yang melebihi kapasitas dapat meningkatkan gesekan antara ban dan aspal, mempercepat keausan atau ban motor cepat botak. Kebiasaan mengerem secara tiba-tiba meningkatkan gesekan, juga berakibat pada keausan.

Untuk menjaga agar ban motor Anda tidak cepat botak dan tetap awet, ada beberapa langkah perawatan yang perlu dilakukan secara rutin. Berikut adalah tips-tips penting yang dapat Anda ikuti:

1. Rutin Memeriksa Tekanan Angin Ban

Pastikan untuk memeriksa tekanan angin ban secara rutin, minimal seminggu sekali. Tekanan angin yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan sangat penting untuk mencegah keausan yang tidak merata.

Tekanan yang terlalu rendah dapat menyebabkan ban cepat aus di sisi luar, sedangkan tekanan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan keausan di bagian tengah ban.

2. Membersihkan Ban Secara Berkala

Kotoran, debu, dan benda asing seperti kerikil yang menempel pada ban dapat mempercepat keausan. Bersihkan ban dengan sabun dan air secara rutin, terutama setelah berkendara di jalan kotor. Gunakan sikat untuk menghilangkan kotoran yang membandel.

3. Hindari Beban Berlebih

Pastikan untuk tidak membawa beban yang melebihi kapasitas maksimum ban. Beban berlebih dapat menyebabkan tekanan pada ban meningkat dan mempercepat keausan.

4. Parkir dengan Bijak

Hindari memarkir motor di bawah sinar matahari langsung untuk waktu yang lama. Panas dapat meningkatkan tekanan angin dalam ban dan berpotensi menyebabkan kerusakan serta keausan lebih cepat.

5. Periksa Kondisi Ban Secara Rutin

Lakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi fisik ban. Perhatikan adanya retakan, kebocoran, atau benda asing yang terjebak di dalam alur ban. Jika ada tanda-tanda keausan signifikan, segera ganti ban untuk menjaga keselamatan berkendara.

6. Rotasi Ban

Lakukan rotasi ban secara berkala untuk memastikan keausan yang merata antara ban depan dan belakang. Ini biasanya dilakukan setiap beberapa ribu kilometer atau sesuai rekomendasi pabrikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI