Salmon Bakal Kena PPN 12 Persen, Ini 5 Alternatif Ikan yang Lebih Murah tapi Tinggi Protein

Nur Khotimah, Elvariza Opita

Senin, 23 Desember 2024 | 16:56 WIB
Salmon Bakal Kena PPN 12 Persen, Ini 5 Alternatif Ikan yang Lebih Murah tapi Tinggi Protein
Ilustrasi ikan salmon (Freepik.com/freepik)

Suara.com - Rencana pemerintah menerapkan perubahan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen terus memicu kontroversi. Penolakan terhadap PPN 12 persen ini terus bergema di media sosial, terutama karena banyaknya barang yang akan terkena dampaknya.

Termasuk di antaranya adalah ikan salmon. Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin, membeberkan beberapa produk perikanan premium yang akan dikenakan PPN 12 persen per 1 Januari 2025, antara lain ikan salmon, ikan trout, ikan tuna premium, king crabs, dan snow crabs.

"Sebagian besar produk-produk ini dipenuhi dari hasil impor karena memang tidak ada komoditasnya di perairan Indonesia," ujar Doni di akun Instagram @/kkpgoid, dikutip pada Senin (23/12/2024).

Terlepas dari pro dan kontra kenaikan PPN, kebutuhan protein tentu tetap harus dipenuhi termasuk melalui konsumsi ikan. Berikut ini adalah beberapa alternatif ikan lain yang lebih murah dengan kandungan protein yang tidak kalah banyak dari salmon menurut dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A., MPH. Apa saja?

"Pada 100 gram ikan salmon didapatkan 22 gram protein," ujar Dokter Mesty dalam konten TikTok-nya pada 22 Desember 2022.

Sedangkan di ikan mujair, ternyata kandungan proteinnya lebih tinggi yakni sebesar 26 gram protein per 100 gram ikan. Lalu alternatif berikutnya adalah ikan tongkol yang memiliki 24 gram protein per 100 gram ikan.

Alternatif lainnya yang bisa digunakan sebagai substitusi adalah ikan kembung dan ikan sarden yang memiliki 24 gram protein per 100 gramnya. Sedangkan opsi terakhir yang bisa dilirik adalah ikan tuna yang mempunyai 23 gram protein per 100 gramnya.

Ikan kembung (pixabay)
Ikan kembung (pixabay)

Bahkan menariknya, menurut DR. dr. Tan Shot Yen di podcast-nya bersama Nikita Willy, ikan kembung juga mengandung Omega-3 lebih banyak ketimbang ikan salmon. Kandungan Omega-3 pada ikan kembung ternyata mencapai 2,6 gram per 100 gram, lebih banyak daripada ikan salmon di kisaran 1,4 gram per 100 gramnya.

"Kalau mau mengejar Omega-3, maka datangnya dari ikan laut. Asal Anda tahu, Omega-3 ikan kembung itu lebih tinggi daripada ikan salmon," jelas DR. dr. Tan Shot Yen.

baca juga

Sang dokter juga mengkhawatirkan rantai beku ikan salmon yang didatangkan ke Indonesia yang berpengaruh terhadap kualitas produknya sendiri. Pasalnya ikan salmon bukanlah komoditas perairan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung: PPN 12 Persen Ancam Pemerintahan Prabowo, Rakyat Tuntut Pembatalan!

Rocky Gerung: PPN 12 Persen Ancam Pemerintahan Prabowo, Rakyat Tuntut Pembatalan!

News | Senin, 23 Desember 2024 | 15:34 WIB

Kenaikan PPN: Langkah Lebih Adil untuk Tingkatkan Penerimaan Negara

Kenaikan PPN: Langkah Lebih Adil untuk Tingkatkan Penerimaan Negara

Bisnis | Senin, 23 Desember 2024 | 15:31 WIB

PPN 12 Persen Tuai Kritik, Gerindra Klaim Reaksi Kadernya Bukan Serang PDIP, tapi...

PPN 12 Persen Tuai Kritik, Gerindra Klaim Reaksi Kadernya Bukan Serang PDIP, tapi...

News | Senin, 23 Desember 2024 | 15:20 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×