Ini 5 Tips Tetap Hemat saat Rayakan Natal di Tengah Ancaman PPN 12 Persen

Nur Khotimah

Selasa, 24 Desember 2024 | 16:39 WIB
Ini 5 Tips Tetap Hemat saat Rayakan Natal di Tengah Ancaman PPN 12 Persen
Ilustrasi Natal. (Freepik)

Suara.com - Ancaman kenaikan PPN 12 persen di awal tahun 2025 membuat beberapa orang mau tidak mau harus mengatur kembali rencana pengeluaran untuk merayakan Natal dan tahun baru. Sebab, beberapa barang dan bahan makan mungkin mengalami kenaikan harga di akhir tahun ini imbas kenaikan PPN.

Untungnya, Anda masih bisa mencoba berbagai ide untuk menghangatkan suasana Natal tanpa membuat pengeluaran membengkak dengan mengikuti tips hemat dari laman gracefullittlehoneybee.com berikut ini:

1. Batasi Harga Hadiah

Memberikan hadiah pada orang terdekat adalah salah satu tradisi Natal di Indonesia. Apabila budget Anda terbatas, tak ada salahnya untuk mencari hadiah Natal yang lebih sederhana.

Anda juga bisa memanfaatkan promo atau diskon yang banyak bermunculan di akhir tahun. Namun, dengan kondisi ini, jangan kecewa juga jika Anda tidak mendapatkan hadiah semahal tahun sebelumnya.

20 Ide Kado Natal untuk Pacar (freepik)
Ilustrasi Ide Kado Natal untuk Pacar (freepik)

2. Siapkan Bahan Makan Jauh-Jauh Hari

Mendekati hari-hari besar, seperti Natal, harga bahan makanan memang sering kali naik. Oleh karena itu, tak ada salahnya untuk membelinya jauh-jauh hari dan menyimpannya di kulkas.

Apabila setelah dihitung-hitung pengeluaran untuk pesan makanan online lebih murah, tak apa untuk memilih opsi ini.

3. Manfaatkan Barang Bekas

baca juga

Pohon Natal tahun lalu masih terlihat layak? Alih-alih membeli baru, Anda bisa memanfaatkannya untuk dipakai lagi tahun ini.

Hal yang sama juga berlaku untuk hiasan-hiasan pohon natal dan dekorasi di rumah Anda. Dengan memanfaatkan barang-barang dari tahun lalu, Anda bisa melakukan penghematan cukup besar.

Ilustrasi Diskon Natal [freepik/KamranAydinov]
Ilustrasi Diskon Natal [freepik/KamranAydinov]

4. Fokus pada Kebersaman

Tips terakhir supaya hemat pada perayaan Natal adalah fokus dengan kebersamaan dan tradisi, alih-alih hadiah dan pestanya.

Menonton film Natal bersama keluarga, pergi ke gereja, dan menyanyikan lagu bersama adalah cara sederhana untuk menciptakan natal yang hangat.

5. Berikan Hadiah Buatan Sendiri

Alih-alih membeli, Anda bisa membuat hadiah natal sendiri. Sebagai contoh, membuatkan kue untuk keluarga atau memberikan kartu ucapan handmade ke orang-orang terdekat. Bagi beberapa orang, hadiah buatan sendiri akan terasa lebih bermakna.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ucapan Natal dari Muslim: Bagaimana Hukumnya dan Contoh yang Diperbolehkan?

Ucapan Natal dari Muslim: Bagaimana Hukumnya dan Contoh yang Diperbolehkan?

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 16:22 WIB

Pendidikan Koh Dennis Lim: Pernah Masuk Sekolah Katolik, Kini Sepaham dengan Felix Siauw Soal Ucapan Natal

Pendidikan Koh Dennis Lim: Pernah Masuk Sekolah Katolik, Kini Sepaham dengan Felix Siauw Soal Ucapan Natal

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 16:31 WIB

Mau ke Bank Saat Natal? Ini Daftar Bank yang Buka dan Layanan Tersedia Selama Nataru

Mau ke Bank Saat Natal? Ini Daftar Bank yang Buka dan Layanan Tersedia Selama Nataru

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 16:00 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×