Ustaz Khalid Basalamah Jelaskan Hukuman Bagi Koruptor dalam Islam: Bukan Lagi Dipotong Tangan, tapi ...

Nur Khotimah

Minggu, 29 Desember 2024 | 18:00 WIB
Ustaz Khalid Basalamah Jelaskan Hukuman Bagi Koruptor dalam Islam: Bukan Lagi Dipotong Tangan, tapi ...
Ustaz Khalid Basalamah. [Instagram@khalidbasalamahofficial]

Suara.com - Narasi koruptor akan dimaafkan apabila bertaubat dan mengembalikan uang hasil korupsi ramai dibahas di media sosial X. Gagasan tersebut didasarkan pada ajaran agama agar seseorang bertaubat usai berbuat dosa.

Bahasan ini membuat sejumlah netizen menyinggung soal hukuman bagi koruptor dari berbagai sudut pandang agama, salah satunya menurut Islam yang disampaikan oleh akun X bernama kwhandy.

"Ajaran agama mah potong tangan," tulis akun tersebut menanggapi soal narasi koruptor akan dimaafkan, seperti dilansir pada Minggu (29/12/2024).

Lalu, benarkah hukuman bagi koruptor menurut agama Islam adalah potong tangan? Simak penjelasan lengkap Ustaz Khalid Basalamah berikut ini.

Ilustrasi korupsi (unsplash/Fikry Anshor)
Ilustrasi korupsi (unsplash/Fikry Anshor)

Ustaz Khalid Basalamah menyampaikan penjelasannya soal hukuman bagi koruptor dalam salah satu ceramahnya. Momen tersebut dibagikan ke YouTube oleh kanal Lentera Islam dan telah ditonton puluhan ribu kali.

Awalnya Ustaz Khalid Basalamah mendapat pertanyaan dari seorang jemaah dalam majelis tersebut. Di mana jemaah itu penasaran apakah hukuman bagi koruptor dalam Islam adalah potong tangan seperti halnya pelaku pencurian.

"Bagaimana hukum koruptor, apa juga potong tangan?" kata Ustaz Khalid Basalamah membacakan pertanyaan dari jemaahnya, seperti dilansir dari YouTube Lentera Islam pada Minggu (29/12/2024).

Ustaz Khalid Basalamah lantas menjelaskan bahwa korupsi bukan lagi tergolong sebagai pencurian, melainkan tindakan "kerusakan" yang kerugikan negara. Hukumannya pun bukan potong tangan, tapi qisas.

"Kalau koruptor itu 'kerusakan', soalnya mengambil hak pemerintah, uang orang banyak. Ini sudah masuk dalam merampok. Hukum (hukumannya) bukan sudah lagi dipotong tangan, tapi di-qisas, dipenggal kepalanya," tegas Ustaz Khalid Basalamah.

baca juga

Pandangan sedikit berbeda disampaikan oleh Quraish Shihab melalui video di kanal YouTube Mata Najwa tahun 2017. Di sana, Quraish Shihab menjelaskan bahwa hukuman bagi koruptor adalah dipotong tangannya.

"Saya ingin menggarisbawahi dari segi Al-Qur'an, itu dinamainya pencuri, bukan yang mencuri. Sama bedanya Abi menyanyi, tapi Abi bukan penyanyi. Yang sudah berulang-ulang (mencuri), itu (baru) pencuri," tutur Quraish Shihab.

"Semua koruptor yang tertangkap, itu bukan pertama kalinya dia korupsi, Tapi barangkali, untuk menjadikan ada dampak jera, potong saja tangannya," tandasnya.

Demikian penjelasan soal hukuman bagi koruptor dalam agama Islam menurut Ustaz Khalid Bassalamah dan Quraish Shihab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Mobil Mewah Eko Aryanto Hakim yang Vonis Ringan Kasus Korupsi Timah 300 T: Rakyat Jelata Belum Tentu Mampu Beli

3 Mobil Mewah Eko Aryanto Hakim yang Vonis Ringan Kasus Korupsi Timah 300 T: Rakyat Jelata Belum Tentu Mampu Beli

Otomotif | Minggu, 29 Desember 2024 | 15:05 WIB

Geger Vonis 'Ringan' Harvey Moeis, Yuk Intip Hukuman Mengerikan Koruptor di Berbagai Negara

Geger Vonis 'Ringan' Harvey Moeis, Yuk Intip Hukuman Mengerikan Koruptor di Berbagai Negara

Lifestyle | Minggu, 29 Desember 2024 | 14:22 WIB

Beda Hukuman Korupsi Indonesia vs China, Koruptor Dalam Negeri Bisa 'Nyaman' di Penjara

Beda Hukuman Korupsi Indonesia vs China, Koruptor Dalam Negeri Bisa 'Nyaman' di Penjara

News | Minggu, 29 Desember 2024 | 14:00 WIB

Terkini

Indomobil Foton Boyong Mobil Listrik Jadi Bahan Praktik Mahasiswa Vokasi

Indomobil Foton Boyong Mobil Listrik Jadi Bahan Praktik Mahasiswa Vokasi

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:15 WIB

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:07 WIB

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

×