Rela Tolak Puluhan Miliar dari China demi Indonesia, Shin Tae-yong Malah Didepak saat Perjuangkan Piala Dunia

Husna Rahmayunita, Elvariza Opita

Senin, 06 Januari 2025 | 14:55 WIB
Rela Tolak Puluhan Miliar dari China demi Indonesia, Shin Tae-yong Malah Didepak saat Perjuangkan Piala Dunia
Shin Tae-yong (Instagram/@shintaeyong7777)

Suara.com - Sejumlah prestasi berhasil diukir oleh Timnas Indonesia di bawah kepelatihan Shin Tae-yong, termasuk melaju ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 hingga meroket di peringkat FIFA dengan menempati urutan ke-127 dunia.

Tak heran jika keputusan memberhentikan STY yang diumumkan PSSI pada Senin (6/1/2025) membuat publik bereaksi keras. Selain menjadi trending topic di media sosial, dipecatnya STY juga membuat sejumlah kisah lawasnya kembali diungkit.

Salah satunya adalah tentang kerelaan STY melepaskan tawaran dengan nilai kontrak berkali-kali lipat lebih besar dari salah satu klub sepak bola di China demi melatih Skuad Garuda. Memang seperti apa ceritanya?

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. STY disebut-sebut akan segera dipecat. [Dok. Instagram/@erickthohir]
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. STY disebut-sebut akan segera dipecat. [Dok. Instagram/@erickthohir]

Selepas tak lagi menjadi pelatih Timnas Korea Selatan pada musim panas tahun 2018, STY sempat didekati beberapa negara dan klub sepak bola. Seperti pada tahun 2019, STY sempat dibidik untuk melatih Timnas Thailand tetapi berujung batal.

Lalu beberapa bulan setelahnya, STY ganti didekati oleh klub Liga Super Cina, Shenzhen FC. Di saat bersamaan itulah Timnas Indonesia juga mencoba membujuk STY untuk menjadi pelatih.

Bila mempertimbangkan nilai kontrak, maka besaran gaji yang ditawarkan Shenzhen FC jauh lebih besar dari Indonesia, yakni senilai USD 3 juta atau sekitar Rp45,2 miliar per tahun. Sedangkan Indonesia hanya menawarkan sepertiganya atau sekitar USD 1 juta alias Rp15-an miliar kepada STY.

Namun pada akhirnya STY memilih Indonesia, yang ternyata karena mempertimbangkan lamanya kontrak yang ditawarkan. “Mereka (Shenzhen FC) hanya menawarkan (kontrak) satu tahun, mereka tidak menjanjikan kontrak jangka panjang. Padahal kalau mereka menawarkan dua tahun, saya mungkin akan menganggap China serius kepada saya,” ungkap STY di kanal YouTube Hyungwook.

STY menilai periode setahun tidak cukup untuk pelatih sepak bola manapun untuk mencapai target yang diinginkan. Di sisi lain, Indonesia saat itu menawarkan kontrak selama 4 tahun.

Namun di luar durasi kontrak, STY rupanya juga menilai adanya potensi-potensi pada pemain Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh STY di podcast Deddy Corbuzier.

baca juga

“Memang lebih tertarik sama Indonesia dan memang melihat ada potensi di pemain-pemain Indonesia, jadi akhirnya ambil. Sebenarnya kalau lihat uang aja lebih tertarik China, lebih gede. Tapi kalau lihat masa depan aja, Indonesia sebenarnya lebih kelihatan harapannya,” ungkap STY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Akui Hasil Piala AFF 2024 Pengaruhi Keputusan Pecat Shin Tae-yong

PSSI Akui Hasil Piala AFF 2024 Pengaruhi Keputusan Pecat Shin Tae-yong

Bola | Senin, 06 Januari 2025 | 14:10 WIB

Kini Dipecat, Shin Tae-yong Tinggalkan Sederet Fasilitas Mewah Ini

Kini Dipecat, Shin Tae-yong Tinggalkan Sederet Fasilitas Mewah Ini

Lifestyle | Senin, 06 Januari 2025 | 14:09 WIB

Mengenang Segudang Prestasi Shin Tae-yong Selama di Timnas Indonesia

Mengenang Segudang Prestasi Shin Tae-yong Selama di Timnas Indonesia

Lifestyle | Senin, 06 Januari 2025 | 14:07 WIB

Terkini

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×