Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Rabu, 30 September 2026 | 19:57 WIB
Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!
Prabowo Subianto bersama para pengurus NU dalam Muktamar Nahdlatul Ulama [Setneg RI]
baca 10 detik
  • Gus Ipul membantah aliran dana korupsi ke Muktamar ke-35 NU Jombang dan menantang Gus Lilur membuktikan tudingan tersebut.
  • Gus Lilur sebelumnya menuding ada aliran dana korupsi sebesar Rp480 miliar untuk muktamar tersebut.
  • Saifullah Yusuf mengadu ke Dewan Pers dan menyiapkan langkah hukum untuk menyomasi para penyebar tudingan.

Suara.com - Saifullah Yusuf alias Gus Ipul membantah adanya aliran uang hasil korupsi untuk membiayai Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur.

Ia meminta pihak yang menuding adanya aliran dana tersebut menunjukkan bukti. Sebab tudingan tanpa bukti menurutnya dapat merusak nama baik organisasi dan sejumlah tokoh yang dikaitkan.

"Saya ingin pastikan tidak ada dana hasil korupsi yang mengalir ke muktamar. Jika ada yang menuduh silakan dibuktikan," kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Gus Ipul menyatakan akan menempuh jalur hukum terhadap pihak yang menyebarkan tudingan tersebut. Sedikitnya tiga pihak akan disomasi melalui penasihat hukumnya.

Ia mengatakan langkah hukum tersebut ditempuh untuk meminta pihak yang menuding menunjukkan bukti.

"Kita tunggu bukti-bukti itu. Jika tidak ada, maka kita akan teruskan ke proses hukum. Biar semuanya makin terang-benderang," katanya.

Dugaan Dana Rp480 Miliar

Tudingan dugaan aliran dana Rp480 miliar ke Muktamar ke-35 NU sebelumnya disampaikan Kiai Kampung NU Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur dalam sebuah podcast.

Gus Lilur mengaitkan dugaan tersebut dengan perkara dugaan korupsi pertanahan di Bogor dan menyebut nama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Ia juga menyampaikan sejumlah klaim mengenai aliran uang dari Jakarta ke Jombang menjelang pelaksanaan Muktamar NU.

baca juga

Dalam perkembangan berikutnya, Gus Ipul mengadukan media Forum Keadilan ke Dewan Pers pada Senin (28/9/2026). Pengaduan itu berkaitan dengan konten podcast yang membahas dugaan aliran dana Rp480 miliar ke Muktamar ke-35 NU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

News | Senin, 28 September 2026 | 18:08 WIB

Dari Somasi sampai ke Dewan Pers, Gus Ipul Adukan Forum Keadilan soal Aliran Dana ke Muktamar NU

Dari Somasi sampai ke Dewan Pers, Gus Ipul Adukan Forum Keadilan soal Aliran Dana ke Muktamar NU

News | Senin, 28 September 2026 | 16:04 WIB

Terkini

Matcha Uji Kyoto Dipadukan dengan Yogurt, Jadi Dessert Baru yang Creamy

Matcha Uji Kyoto Dipadukan dengan Yogurt, Jadi Dessert Baru yang Creamy

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:55 WIB

Aparat TNI/Polri Bakal Blusukan ke RT/RW Himpun Data Penerima Bansos 2027

Aparat TNI/Polri Bakal Blusukan ke RT/RW Himpun Data Penerima Bansos 2027

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:46 WIB

Profil Nanang Hendarno, Dirut Telkom yang Gantikan Dian Siswarini

Profil Nanang Hendarno, Dirut Telkom yang Gantikan Dian Siswarini

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 19:45 WIB

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:41 WIB

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

Health | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

×