Makna Angpau Merah dalam Tradisi Imlek, Bukan Sekadar untuk Bagi-Bagi Uang

Yasinta Rahmawati

Kamis, 23 Januari 2025 | 19:54 WIB
Makna Angpau Merah dalam Tradisi Imlek, Bukan Sekadar untuk Bagi-Bagi Uang
Sejarah dan makna angpau merah dalam tradisi Imlek. (Freepik)

Suara.com - Tahun Baru China atau Imlek 2025 akan jatuh pada hari Rabu, 29 Januari 2025 mendatang. Untuk merayakannya, salah satu tradisi yang tidak boleh dilewatkan saat Imlek adalah pemberian angpau merah berisi uang.

Namun, bagaimana sebenarnya sejarah angpau merah sampai akhirnya menjadi salah satu tradisi Imlek? Adakah makna tersendiri dari pemberian angpau merah dalam perayaan tahun baru ini? Simak jawabannya melalui uraian berikut.

Sejarah Angpau Merah dalam Tradisi Imlek

Dalam bahasa China, angpau berasal dari kata hong bao yang berarti amplop merah. Usut punya usut, tradisi pemberian amplop bermula ketika makhluk jahat bernama Sui akan muncul dan mengganggu anak-anak ketika tertidur di malam Tahun Baru Imlek.

Angpau Imlek (Envato)
Angpau Imlek (Envato)

Demi melindungi anak-anaknya, orang tua akan terjaga atau tidak tidur sepanjang malam. Sampai pada akhirnya, ada orang tua yang memberi anaknya delapan koin untuk menghilangkan rasa kantuknya. Namun, anak itu akhirnya tertidur dengan koin yang berada di atas bantal.

Lalu, saat Sui muncul, koin-koin itu konon berubah menjadi delapan dewa yang mengeluarkan cahaya terang dan berhasil mengusir makhluk jahat tersebut.

Sejak saat itulah, pemberian uang dalam angpau juga disebut sebagai ya sui qian yang berarti uang pengusir roh jahat. Dari cerita tersebut, pemberian angpau kemudian menjadi tradisi di Tahun Baru Imlek yang biasanya dilakukan di kalangan orang dewasa untuk anak-anak.

Namun, uang di dalam angpau biasanya tidak akan mengandung angka empat. Pasalnya, pengucapan angka empat dalam bahasa Mandarin serupa dengan kematian. Sebaliknya, angka delapan dianggap sebagai pembawa keberuntungan.

Makna Angpau Merah

Pemilihan merah sebagai warna angpau pembungkus uang adalah karena warna ini melambangkan kesejahteraan, kebaikan, keberuntungan, dan semangat yang diharapkan akan hadir seiring tahun baru.

Warna merah juga diyakini bisa memberikan nasib bagi bagi siapa saja yang menerimanya. Oleh karena itulah, angpau merah dikenal sebagai salah satu tradisi pada tahun baru Imlek.

baca juga

Sebagai bentuk syukur, seseorang yang menerima angpau biasanya akan mengambil dengan dua tangan. Selain itu, mereka akan mengucapkan frasa keberuntungan, seperti "Gong Xi Fa Cai" yang berarti kebahagiaan dan kemakmuran.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Bawa Sial, 7 Barang Ini Tidak Boleh Dijadikan Hadiah Imlek

Bisa Bawa Sial, 7 Barang Ini Tidak Boleh Dijadikan Hadiah Imlek

Lifestyle | Kamis, 23 Januari 2025 | 18:57 WIB

6 Buah-buahan yang Identik dengan Tahun Baru Imlek, Dipercaya Datangkan Hoki

6 Buah-buahan yang Identik dengan Tahun Baru Imlek, Dipercaya Datangkan Hoki

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2025 | 08:00 WIB

9 Pantangan saat Tahun Baru Imlek agar Tidak Kena Sial, Apa Saja?

9 Pantangan saat Tahun Baru Imlek agar Tidak Kena Sial, Apa Saja?

Lifestyle | Sabtu, 18 Januari 2025 | 15:54 WIB

Terkini

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×