Misteri Terpecahkan! Ini Alasan Ilmiah dan Mitos Kenapa Imlek Selalu Hujan

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 29 Januari 2025 | 17:31 WIB
Misteri Terpecahkan! Ini Alasan Ilmiah dan Mitos Kenapa Imlek Selalu Hujan
Misteri Terpecahkan! Ini Alasan Ilmiah dan Mitos Kenapa Imlek Selalu Hujan (freepik)

Suara.com - Pada malam perayaan Imlek, seringkali turun hujan gerimis. Hal ini sudah menjadi fenomena yang akrab bagi masyarakat tapi masih menimbulkan tanya, kenapa Imlek selalu hujan?

Bagi masyarakat yang mempercayainya, ada mitos yang menyatakan hujan di malam Imlek atau di hari Imlek menandakan kemakmuran, berkah rezeki yang berlimpah. Akan tetapi bagi yang menganggapnya sebagai fenomena alam lebih mempercayai bahwa Imlek selalu tiba bertepatan dengan musim hujan di Indonesia.

Sedangkan, di Tiongkok, Imlek tiba bertepatan dengan musim semi, di mana terkadang turun hujan gerimis di musim semi dan tumbuhan bersemi. Inilah kenapa hujan pada saat perayaan Imlek juga menjadi pertanda keindahan, kebahagiaan, kemakmuran dengan rezeki berlimpah dimulai pada malam tahun baru Imlek.

Penjelasan Ilmiah Kenapa Hujan Saat Imlek

Jika kita melihatnya sebagai fenomena alam penjelasan kenapa Imlek selalu hujan pernah diuraikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Penghitungan tahun baru Imlek menggunakan kalender lunar. Biasanya akan atuh antara Januari-Februari.

Pada saat yang sama, bulan Januari-Februari di Indonesia masih termasuk musim hujan dengan intensitas hujan sedang sampai lebat di Sebagian besar wilayah Indonesia.

Dinamika atmosfer tropis yang disebabkan oleh Monsun Asia pada bulan Januari-Februari menyebabkan peningkatan curah hujan.

Monsun Asia merupakan istilah untuk menyebut pergerakan musim yang membawa uap air dari wilayah Samudra Hindia dan Laut China Selatan. Monsun Asia mencapai puncak pada awal tahun, menyebabkan hujan turun dengan curah sedang hingga lebat di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Kenapa Imlek Selalu Hujan, Berdasarkan Kepercayaan Tiongkok

Dalam penelusuran sejarah budaya Tionghoa, tradisi festival tahun baru Imlek terkait erat dengan risut mengundang kekuatan alam, termasuk hujan untuk pertanian.

Dalam perspektif arkeologi, tradisi ini dilengkapi dengan berbagai persiapan seperti penggunaan paying, makanan manis, dan lain sebagainya di mana seluruh perlengkapan budaya itu bersifat simbolis selain praktikal untuk menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan alam.

baca juga

Ritual-ritual ini dimulai pada masa Dinasti Han. Pada masa itu, masyarakat Tiongkok merupakan masyarakat agraris yang kehidupannya bergantung kepada hasil panen.

Mereka menggelar upacara peringatan dan meminta hujan kepada dewa-dewi. Ketika hujan turun di hari tahun baru Imlek, hujan pun dianggap sebagai symbol kesuburan dan kemakmuran. Dengan itu pula, hujan pada hari Imlek diasosiasikan sebagai pembawa berkah.

Demikian itu kenapa Imlek selalu hujan.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Resep Kreasi Kue Keranjang Anti Bosan, Imlek Makin Meriah!

5 Resep Kreasi Kue Keranjang Anti Bosan, Imlek Makin Meriah!

Lifestyle | Rabu, 29 Januari 2025 | 17:28 WIB

Kenapa Warna Emas dan Merah Identik dengan Imlek? Ternyata Ini Maknanya

Kenapa Warna Emas dan Merah Identik dengan Imlek? Ternyata Ini Maknanya

Lifestyle | Rabu, 29 Januari 2025 | 17:27 WIB

Jangan Asal Minta! Ini Tata Krama Minta Angpao yang Benar Saat Imlek

Jangan Asal Minta! Ini Tata Krama Minta Angpao yang Benar Saat Imlek

Lifestyle | Rabu, 29 Januari 2025 | 17:23 WIB

Terkini

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:50 WIB

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:15 WIB

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×