Ini Tanda-tanda Munculnya RIP Current, Jangan Terkecoh Air yang Tampak Tenang!

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 30 Januari 2025 | 13:15 WIB
Ini Tanda-tanda Munculnya RIP Current, Jangan Terkecoh Air yang Tampak Tenang!
Ini Tanda-tanda Munculnya RIP Current, Jangan Terkecoh Air yang Tenang! (freepik)

Suara.com - RIP Current merupakan istilah untuk menyebut arus kuat dari air laut yang bergerak menjauh dari pantai dan dapat menyebabkan kematian pada seseorang yang terjebak di dalamnya. RIP Current dapat menyeret perenang terkuat sekalipun. Karenanya, mengenali tanda-tanda munculnya RIP Current cukup penting bagi siapa saja yang suka pergi ke laut.

Dikutip dari maritim.bmkg.go.id, RIP Current terjadi karena pertemuan ombak yang sejajar dengan garis pantai sehingga terjadi arus balik dengan kecepatan tinggi. Kecepatannya bervariasi tergantung kondisi gelombang pasang surut dan bentuk pantai.

Namun rata-rata RIP Current memiliki kecepatan melebihi 2m/detik. Karenanya arus ini menjadi sangat berbahaya bagi pengunjung pantai yang terjebak di dalamnya.

Tanda-tanda munculnya RIP Current

Agar kita bisa lebih waspada dan menghindari RIP Current, tak ada salahnya jika mengenal tanda-tanda kemunculan RIP Current. Jika permukaan air laut menunjukkan ciri-ciri berikut, segera menghindar.

1. Terlihat adanya perbedaan warna air

Ketika muncul perbedaan warna air, segeralah untuk menepi. Area dengan RIP Current berwarna lebih gelap karena arus menarik pasir dan sedimen dari dasar laut.

2. Ada permukaan air yang tampak lebih tenang

Ketika akan terjadi RIP Current, di antara ombak yang pecah terdapat area yang tampak lebih tenang. Saat itu terjadi, gelombang laut sedang membentuk jalur arus balik yang kuat.

3. Timbul buih yang bergerak ke arah laut

Jika muncul buih atau material lain dari dalam ombak keluar dan terus berputar atau material yang terseret menjauh dari pantai, ini mennadakan gelombang arus balik yang kuat akan segera terjadi. Maka segera menghindar saat melihat ciri-ciri seperti ini.

Cara mencegah terseret gelombang RIP Current

Ada banyak wisatawan yang menjadi korban RIP Current karena kurang waspada dan tidak tahu ciri-ciri RIP Current. Karena itu agar dapat mencegah terseret gelombang, mengetahui ciri-cirinya saja tidak cukup, tetapi juga harus ada Tindakan pencegahan.

Berikut beberapa saran yang diberikan oleh para ahli untuk mencegah terseret gelombang RIP Current.

baca juga

1. Berenang di area yang diperbolehkan oleh penjaga pantai dan tetaplah berada di Kawasan yang memiliki pengawasan.

2. Ketika melihat ciri-ciri RIP Current tersebut di tas, segera menjauh dari bibir laut.

3. Tetap tenang dan tidak panik saat terseret arus, berenanglah ke samping sejajar dengan garis pantai, hingga keluar dari arus lalu Kembali ke pantai dengan mengikuti ombak.

4. Kalau melihat papan larangan berenang di Kawasan tertentu, patuhi rambu-rambu tersebut.

Demikian itu informasi tanda-tanda munculnya RIP Current.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri ATR Batalkan 50 Sertifikat Hak Atas Tanah yang Ada di Area Pagar Laut Tangerang, Masih Potensi Bertambah

Menteri ATR Batalkan 50 Sertifikat Hak Atas Tanah yang Ada di Area Pagar Laut Tangerang, Masih Potensi Bertambah

News | Kamis, 30 Januari 2025 | 12:54 WIB

Jangan Sampai Terjebak! Kenali Rip Current, Si Pembunuh Senyap di Pantai

Jangan Sampai Terjebak! Kenali Rip Current, Si Pembunuh Senyap di Pantai

Lifestyle | Rabu, 29 Januari 2025 | 21:12 WIB

Aparat Belum Temukan Unsur Pidana di Kasus Pagar Laut, Mantan Kabareskrim: Itu Polisi 'India'

Aparat Belum Temukan Unsur Pidana di Kasus Pagar Laut, Mantan Kabareskrim: Itu Polisi 'India'

Tekno | Rabu, 29 Januari 2025 | 20:48 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×