Aparat Belum Temukan Unsur Pidana di Kasus Pagar Laut, Mantan Kabareskrim: Itu Polisi 'India'

Denada S Putri, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 29 Januari 2025 | 20:48 WIB
Aparat Belum Temukan Unsur Pidana di Kasus Pagar Laut, Mantan Kabareskrim: Itu Polisi 'India'
Petugas KKP terjun ke lokasi pemagaran laut 30,16 km di Tangerang, Banten, Kamis (9/1/2025). [ANTARA/Harianto]

Suara.com - Pernyataan Polda Metro Jaya terkait bahwa mereka belum menemukan unsur pidana di kasus pagar laut menuai sorotan banyak pihak. Mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji menyindir bahwa hanya 'polisi India' yang akan berkata seperti itu.

Sebagai informasi, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji kerap bersuara lantang di media sosial terkait pagar laut. Sebelumnya, pagar laut yang membentang 30,16 kilometer di perairan Tangerang viral menjadi perbincangan.

Beberapa pengamat termasuk Said Didu dan Susno Duadji mengungkap bila pagar laut terindikasi tindak pidana terkait perampasan tanah masyarakat dan sertifikat laut. Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Joko Sadono mengungkap bila mereka sejauh ini belum menemukan tindak pidana pagar laut.

"Sementara ini kita belum menemukan adanya tindak pidana (terkait pagar laut)," kata Joko Sadono kepada media, Senin (27/01/2025). Kombes Pol Joko Sadono menyerahkan pengusutan pagar laut ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Mereka lebih memilih menunggu hasil temuan KKP sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut.

Menurut Joko Sadono, mereka hanya menyelidiki apa-apa yang ada di lapangan. Mengingat sudah diambil alih KKP, kepolisian menunggu temuan dari PSDKP KKP. Mantan jenderal polisi bintang tiga, Susno Duadji berpendapat berbeda dan mengungkap bila terdapat banyak tindak pidana di kasus pagar laut.

"Polisi sebut belum temukan unsur pidana dari pagar laut. Itu polisi 'India'. Wong tindak pidana ada banyak yang sembunyi di balik pagar laut," tulis Susno Duadji melalui akun X pada Selasa (28/01/2025). Postingan Susno Duadji viral usai memperoleh 113 retweet dan ratusan tanda suka.

Melalui cuitan terpisah, Susno Duadji mengungkap bila tanah masyarakat yang dirampas, dibeli paksa, dijual tidak sesuai harga harus dikembalikam.

"Syarat untuk PSN adalah bersifat strategis, non profit, bermanfaat untuk rakyat banyak bukan untuk kepentingan profit perisahaan," ucapnya. Ia sebelum ini meyakini bila Kades Kohod bernama Arsin ikut terlibat tindak pidana terkait pemasangan pagar laut. Pendapat Susno Duadji memancing beragam komentar netizen.

"Terima kasih Pak Jenderal Susno Duadji selalu bersuara lantang," tulis @o**wa*b.

baca juga

"Hahaha, polisi India memang terkenal aneh ya pak," komentar @af**om**nity.

"Teruslah berisik Pak Susno, supaya Polisi Konoha balik kanan," pinta @pa**jo**08.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Serbia Mundur Usai Atap Stasiun Tewaskan 15 Orang, Netizen Bandingkan dengan Jokowi

PM Serbia Mundur Usai Atap Stasiun Tewaskan 15 Orang, Netizen Bandingkan dengan Jokowi

Tekno | Rabu, 29 Januari 2025 | 20:15 WIB

Cek Langsung Pagar Laut Bekasi, Rieke PDIP Senggol Ridwan Kamil: Ayo Kang, Kok Bisa Ada Sekretariat Bersama

Cek Langsung Pagar Laut Bekasi, Rieke PDIP Senggol Ridwan Kamil: Ayo Kang, Kok Bisa Ada Sekretariat Bersama

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 18:38 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis Makin Bikin Geleng-geleng, Netizen: Paket Hemat Sekali

Menu Makan Bergizi Gratis Makin Bikin Geleng-geleng, Netizen: Paket Hemat Sekali

Tekno | Rabu, 29 Januari 2025 | 18:27 WIB

Terkini

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

×