Suara.com - Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea menyindir pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dinilai bertolak belakang terkait posisinya di Pertamina.
Sindiran tersebut ia ungkapkan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @hotmanparisofficial dengan menyebut Ahok bermulut dua.
“Jejak Digital: Mulut cuma 1 tapi pengakuan 2 jenis bertolak belakang! Pantas dulu masuk penjara!” tulis Hotman.
Dalam unggahan tersebut, Ahok mengungkapkan bahwa dirinya merasa memiliki keterbatasan dalam mengambil keputusan saat menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.
Menurutnya, peran sebagai komisaris utama tidak memiliki kewenangan eksekutif sebesar direktur utama, sehingga ia tak bisa berbuat banyak untuk membawa perubahan.
Namun, pernyataan berbeda yang pernah ia lontarkan pada 4 Juli 2024 kembali viral di media sosial.
Dalam wawancara tersebut, Ahok mengaku sempat ditawari jabatan Direktur Utama Pertamina oleh Presiden Joko Widodo.
Meski demikian, ia menolak tawaran itu dan menyatakan bahwa dirinya sudah cukup puas dengan posisinya sebagai komisaris utama.
Alhasil, unggahan Hotman Paris tersebut langsung menuai banyak komentar, termasuk yang mencibir Ahok karena tidak konsisten dengan pernyataannya.
Di sisi lain, tak sedikit yang membandingkan pendidikan pendidikan mereka, siapa yang lebih mentereng?
Profil dan Pendidikan Ahok

Basuki Tjahaja Purnama adalah seorang pengusaha dan politikus keturunan Tionghoa-Indonesia yang menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina dari 25 November 2019 hingga 2 Februari 2024.
Ia mengawali karier politik dengan bergabung Partai Perhimpunan Indonesia Baru pada tahun 2003 dan mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Namanya mulai dikenal luas ketika maju sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta bersama Joko Widodo pada tahun 2012 lalu.
Bicara pendidikan, Ahok diketahui pernah sekolah di SDN 3 Gantung, Belitung Timur yang lulus pada tahun 1977.