Dituding Settingan, Beredar Rekaman Video Warga Rebutan Rendang 200 Kg Willie Salim di Palembang

Husna Rahmayunita, Dinda Rachmawati

Minggu, 23 Maret 2025 | 15:43 WIB
Dituding Settingan, Beredar Rekaman Video Warga Rebutan Rendang 200 Kg Willie Salim di Palembang
Niat Bikin Konten Masak Rendang di Palembang, Daging 200 kg Willie Salim Hilang Diserbu Warga (Instagram)

Suara.com - Dalam era digital saat ini, fenomena viral dapat muncul dalam sekejap, memicu berbagai spekulasi dan perdebatan.  Salah satu insiden yang tengah ramai diperbincangkan adalah insiden rendang Willie Salim.

Influencer dan kreator konten ternama, Willie Salim, mengalami situasi tak terduga saat mengadakan aksi berbagi rendang di Palembang.

Saat itu Willie Salim bersama timnya menyiapkan sekitar 200 kg daging sapi untuk dimasak menjadi rendang di Palembang. Namun, baru lima menit proses memasak berlangsung, sesuatu yang tak terduga terjadi. 

Dalam sekejap, daging yang masih setengah matang itu hilang dari wajan. Setelah video ini menyebar luas, muncul berbagai spekulasi di kalangan netizen. Beberapa orang menuduh bahwa insiden ini sudah diatur atau merupakan rekayasa konten untuk meningkatkan engagement di media sosial. 

Mereka berpendapat bahwa ekspresi Willie Salim dinilai kurang menunjukkan keterkejutan yang mendalam atas kejadian tersebut, sehingga banyak yang mempertanyakan keaslian peristiwa ini.

Namun, rekaman lain yang baru-baru ini muncul justru menunjukkan bahwa kejadian ini benar-benar spontan. Diposting akun TikTok @/v0xgenz tampak anak-anak hingga orang dewasa berdesakan mengambil rendang yang bahkan belum matang sepenuhnya. 

Video itu juga memperlihatkan bagaimana warga berebut rendang tanpa koordinasi, bahkan beberapa tampak panik karena ingin mendapatkan bagian. 

Bahkan rekaman memperlihatkan kerumunan menggunakan berbagai wadah untuk mengambil rendang, mulai dari kontainer besar hingga gayung, sementara pihak kepolisian tampak kesulitan mengendalikan massa.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa hilangnya rendang memang terjadi secara alami, bukan settingan seperti yang banyak dituduhkan.

baca juga

Situasi ini membuat banyak netizen terkejut, bahkan beberapa mempertanyakan bagaimana mungkin 200 kg daging bisa raib dalam waktu singkat.

Masyarakat Palembang Merasa Tersinggung

Konten kreator Willie Salim sulut emosi warga Palembang
Konten kreator Willie Salim sulut emosi warga Palembang

Di sisi lain, kejadian ini juga menimbulkan reaksi dari beberapa warga Palembang. Mereka merasa malu dan tersinggung dengan narasi bahwa masyarakat Palembang berebut rendang mentah.

Salah satunya Helmy Yahya yang juga mengkritisi kegiatan tersebut, karena justru mencoreng citra warga Palembang. Ia merasa bahwa insiden ini bisa memberikan kesan negatif seolah masyarakat Palembang tidak bisa diatur dan bertindak rakus. 

"Ini kan masalah persepsi. Wah, orang palembang tidak bisa diatur. Rakus, gitu, yang belum mateng saja diserbu habis, ada yang dibilang bawa ember, dan sebagainya," pungkas Helmy Yahya.

Willie Salim Minta Maaf

Gara-gara gaduh video 200 kilogram rendang hilang, Willie Salim akhirnya membuat permohonan maaf.

"Saya mau minta maaf yang sebesar-besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti. Gara-gara rendang viral ini banyak narasi yang tidak enak terhadap warga Palembang," ucap Willie Salim dalam unggahan di akun Instagram pribadinya dilihat pada Minggu (23/3/2025).

"Jujur ini bukan sepenuhnya salah warga Palembang. Ini sepenuhnya salah saya karena saya kurang persiapan. Mohon maaf untuk pertama kali saya masak untuk orang sebanyak itu," lanjutnya.

Willie Salim mengaku tidak kecewa karena rendang tersebut hilang. Dia justru senang melihat antusias warga.

Pelajaran dari Insiden Ini

Insiden ini memberikan beberapa pelajaran penting bagi berbagai pihak, baik kreator konten, penyelenggara acara sosial, maupun masyarakat secara umum:

1. Pentingnya Manajemen Acara yang Lebih Baik

Agar kejadian seperti ini tidak terulang, penyelenggara kegiatan sosial perlu melakukan perencanaan yang lebih matang, termasuk sistem distribusi makanan yang lebih tertata.

2. Kesadaran Sosial dalam Menerima Bantuan

Masyarakat diharapkan memahami bahwa kegiatan berbagi harus berjalan dengan tertib dan menghormati aturan, agar bantuan bisa dinikmati secara adil oleh semua yang membutuhkan.

3. Hati-Hati dalam Narasi Digital

Kreator konten perlu lebih transparan dan hati-hati dalam menyajikan narasi, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat merugikan pihak tertentu.

Hingga kini, perdebatan mengenai insiden ini masih terus berlanjut di media sosial. Banyak pihak berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran, baik bagi kreator konten maupun masyarakat luas, sehingga aksi sosial di masa mendatang bisa lebih tertib dan bermanfaat bagi semua pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Willie Salim Dipolisikan Warga Palembang Gegara Konten Rendang, Helmy Yahya Ikut Nyentil

Willie Salim Dipolisikan Warga Palembang Gegara Konten Rendang, Helmy Yahya Ikut Nyentil

Lifestyle | Minggu, 23 Maret 2025 | 14:03 WIB

Willie Salim Lulusan Mana? Tuai Kontroversi gegara Konten Rendang 200 Kg Hilang

Willie Salim Lulusan Mana? Tuai Kontroversi gegara Konten Rendang 200 Kg Hilang

Lifestyle | Minggu, 23 Maret 2025 | 13:08 WIB

Kontroversi Daging Rendang Hilang di Palembang: Tanggapan Kritis Helmy Yahya terhadap Willie Salim

Kontroversi Daging Rendang Hilang di Palembang: Tanggapan Kritis Helmy Yahya terhadap Willie Salim

Lifestyle | Minggu, 23 Maret 2025 | 11:43 WIB

Terkini

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

News | Minggu, 08 November 2026 | 06:24 WIB

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:15 WIB

Tak Siapkan Pidato, Penyanyi Cilik Etenia Croft Sukses Sabet Trofi AMI Awards 2026

Tak Siapkan Pidato, Penyanyi Cilik Etenia Croft Sukses Sabet Trofi AMI Awards 2026

Entertainment | Minggu, 08 November 2026 | 06:05 WIB

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 05:55 WIB

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

×