Menilik Prosedur Tes DNA: Ridwan Kamil Ditantang Buktikan Anak Lisa Mariana Bukan Keturunannya

Yasinta Rahmawati, Elvariza Opita

Jum'at, 28 Maret 2025 | 14:43 WIB
Menilik Prosedur Tes DNA: Ridwan Kamil Ditantang Buktikan Anak Lisa Mariana Bukan Keturunannya
Kolase foto Lisa Mariana dan Ridwan Kamil. (Instagram)

Suara.com - Isu perselingkuhan Ridwan Kamil dengan model majalah dewasa Lisa Mariana tak henti mengguncang media sosial. Dikenal sebagai family man yang sangat bucin kepada Atalia Praratya sang istri, Kang Emil kini dikabarkan memiliki anak dari hubungan gelapnya dengan Lisa.

Namun Kang Emil telah mengklarifikasi isu tersebut. Lewat keterangan tertulis yang sama sekali tidak menyebutkan nama Lisa, sang mantan Gubernur Jawa Barat menegaskan bahwa kabar perselingkuhan serta anak di luar pernikahan itu adalah fitnah.

“Kemarin telah beredar kabar bahwa ada pihak yang mengaku memiliki anak dari saya. Saya perlu sampaikan bahwa, ini adalah tidak benar dan merupakan fitnah keji bermotif ekonomi yang didaur ulang,” tutur Kang Emil di Instagram-nya pada Jumat (27/3/2025).

Mengaku pernah bertemu dengan alasan membantu perkuliahan, Kang Emil mengklaim Lisa sudah dalam keadaan hamil. Kang Emil juga mengaku memiliki bukti akurat untuk membuktikan bahwa dirinya bukan ayah dari anak yang dilahirkan Lisa.

“Permasalahan 4 tahun lalu ini sudah diselesaikan melalui bukti-bukti akurat yang tidak terbantahkan, bahwa ia sudah hamil duluan saat bertemu dan karenanya yang bersangkutan sudah meminta maaf di hadapan keluarganya,” tutur Kang Emil.

Namun klarifikasi ini tetap menimbulkan pro dan kontra, termasuk memunculkan desakan publik agar Kang Emil melakukan tes DNA dengan anak Lisa. Kekinian kedua pihak sama-sama mengaku sudah siap untuk melakukan prosedur klinis tersebut.

Lantas sebenarnya seperti apa tes DNA bekerja?

Ilustrasi DNA (Unsplash.com/Dr_Microbe)
Ilustrasi DNA (Unsplash.com/Dr_Microbe)

Sebelum membahas soal prosedur tes DNA untuk membuktikan keturunan, patut dipahami dahulu apa itu DNA. Asam Deoksiribosa Nukleat (DNA) adalah materi genetik di dalam sel yang berperan sebagai manual instruksi untuk aktivitas tubuh. DNA bersifat diturunkan, di mana seorang anak mendapat sumbangan DNA dari ayah dan ibu biologisnya. 

Tes DNA untuk membuktikan keturunan dapat dilakukan baik saat janin masih di dalam kandungan, di mana setidaknya sang ibu sudah memasuki usia kehamilan 8 minggu. Atau tes DNA juga dapat dilakukan setelah bayi dilahirkan.

baca juga

Melansir laman Cleveland Clinic, untuk melakukan tes DNA diperlukan sampel jaringan atau darah yang diambil dari ibu biologis, ayah biologis potensial, serta terkadang dari janin atau anak tersebut. Teknisi laboratorium akan menganalisis kesamaan penanda genetik berupa sekuens DNA spesifik pada sampel.

Sampel jaringan sendiri bisa diambil dari usap pipi bagian dalam (cheek swab) memakai cotton swab. Karena itulah, disarankan untuk tidak menyikat gigi, menggunakan obat kumur, memasang gigi palsu, serta merokok sekitar satu jam sebelum pengambilan sampel.

Sedangkan jika memerlukan sampel darah, maka penyedia sampel disarankan untuk memperbanyak minum, memakan makanan sehat, melembabkan lengan, serta melakukan sedikit aktivitas fisik untuk meningkatkan tekanan darah.

Ilustrasi tes DNA. (Shutterstock)
Ilustrasi tes DNA. (Shutterstock)

Terdapat beberapa jenis tes DNA untuk memastikan keturunan, seperti Noninvasive Prenatal Paternity (NIPP) Test yang memeriksa DNA janin dari sampel darah ibu biologisnya. Tes jenis ini memiliki akurasi hasil hingga 99,9%.

Lalu ada tes DNA tipe Amniocentesis, di mana sampel yang dipakai adalah cairan ketuban dari janin di trimester kedua atau ketiga (15-20 minggu). Kemudian terakhir adalah metode Chorionic Villus Sampling (CVS) dengan memakai sampel sel chorionic villi di plasenta.

Sampel-sampel ini lalu dibandingkan dengan sampel usap pipi dalam atau darah yang diambil pada ayah biologis potensial. Sedangkan pengambilan sampel biasanya dilakukan dalam kurun waktu 0-10 menit tergantung metodenya.

Lalu seperti apa hasil dari tes DNA?

Hasilnya biasanya berupa “kemungkinan keturunan” dalam nilai 0 atau 99,9. Jika hasil yang keluar 0, berarti tidak ada kecocokan genetis antara ayah dan anak, yang berarti bukan keturunannya. Sementara jika yang keluar 99,9, berarti ada kecocokan genetis dan kemungkinan anak tersebut merupakan keturunan sang ayah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Cobaan Terberat Atalia Praratya, dari Kehilangan sampai Isu Perselingkuhan

3 Cobaan Terberat Atalia Praratya, dari Kehilangan sampai Isu Perselingkuhan

Lifestyle | Jum'at, 28 Maret 2025 | 12:59 WIB

Geram Dituding Selingkuh, Ridwan Kamil Bersedia Jalani Tes DNA dengan Anak Lisa Mariana

Geram Dituding Selingkuh, Ridwan Kamil Bersedia Jalani Tes DNA dengan Anak Lisa Mariana

Entertainment | Jum'at, 28 Maret 2025 | 12:21 WIB

Lisa Mariana Makin Berani, Akui Pernah Diancam Ridwan Kamil Demi Citra Baik: Bapak Mau Nyalon

Lisa Mariana Makin Berani, Akui Pernah Diancam Ridwan Kamil Demi Citra Baik: Bapak Mau Nyalon

Entertainment | Jum'at, 28 Maret 2025 | 12:27 WIB

Terkini

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

×