Hati-Hati Asam Urat Kambuh, Ini Daftar Makanan Lebaran yang Harus Dibatasi

Yasinta Rahmawati

Minggu, 30 Maret 2025 | 05:59 WIB
Hati-Hati Asam Urat Kambuh, Ini Daftar Makanan Lebaran yang Harus Dibatasi
Ilustrasi Buka Puasa Bersama (Pixabay)

Suara.com - Perayaan Lebaran 2025 sudah di depan mata dan umat Muslim akan segera mengakhiri ibadah puasa Ramadan mereka dengan segudang tradisi.

Tradisi yang tak pernah luput dari perayaan Lebaran yakni jamuan makan bersama keluarga dan sanak sahabat.

Kudapan dan menu Lebaran memang tak jarang memicu berbagai kondisi gangguan kesehatan asam urat.

Sebagaimana yang dijelaskan oleh tim media kesehatan Kementerian Kesehatan RS Kariadi, asam urat dipicu oleh berbagai kandungan makanan seperti purin dan gula.

Kedua kandungan tersebut banyak ditemukan di berbagai kudapan yang kerap dinikmati saat hari kemenangan tiba.

Berikut beberapa makanan lebaran yang baiknya dibatasi atau bahkan dihindari oleh mereka yang mengidap asam urat.

Emping melinjo

Ilustrasi emping melinjo (Unsplash/Subagus Indra)
Ilustrasi emping melinjo (Unsplash/Subagus Indra)

Perayaan Lebaran kurang afdol jika tak dirayakan dengan berbagai menu daging seperti tongseng, gulai, dan soto.

Ketiga menu daging tersebut juga kerap ditemani oleh keripik melinjo untuk menambah sensasi nikmat.

Keripik melinjo alias emping yang sedikit pahit, asin, dan renyah juga setia menemani berbagai menu Lebaran lainnya seperti lontong sayur.

baca juga

Sayangnya, emping melinjo merupakan momok bagi para penderita asam urat.

Kandungan purin di seporsi emping atau setara dengan 100 gram emping bisa mengandung 150 hingga 800 mg purin.

Purin sebagaimana yang dipaparkan oleh tim kesehatan RS Kariadi merupakan pemicu utama asam urat.

Konsumsi emping berlebih bisa memicu asam urat timbul dan tentu mengganggu perayaan Lebaran.

Berkaca dari tingginya kandungan purin dalam satu porsi emping, baiknya para penderita asam urat mengurangi konsumsi emping di saat perayaan Lebaran bersama keluarga.

Jeroan

Jeroan paru, paru sapi (Shutterstock)
Jeroan paru, paru sapi (Shutterstock)

Jeroan juga menjadi salah satu menu yang dinanti-nanti oleh para pencinta daging.

Banyak olahan jeroan seperti gulai, tongseng, tengkleng, dan berbagai masakan lainnya yang menjadi menu favorit para penggemar jeroan.

Rasa gurih dan tekstur kenyal jeroan seperti paru, hati, usus, hingga otak yang kaya lemak membuat hidangan ini populer di tengah menu Lebaran lainnya.

Senasib seperti emping, jeroan juga tinggi akan kandungan purin yang mempercepat asam urat kambuh.

Tim media Klinik Pratama melansir bahwa satu porsi hati sapi bisa mengandung 200 gram purin.

Tak hanya memicu asam urat, jeroan juga mengandung lemak dan kolesterol yang tinggi sehingga bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.

Baiknya untuk membatasi hidangan jeroan dan mengurangi porsi hidangan ini.

Minuman kemasan tinggi fruktosa

Ilustrasi minuman soda. (Unsplash)
Ilustrasi minuman soda. (Unsplash)

Kandungan gula seperti fruktosa juga ternyata memicu kambuhnya asam urat.

Fruktosa mudah ditemukan di berbagai minuman kemasan yang ditemukan di pasaran.

Seiring dengan perkembangan zaman, minuman kemasan seperti soda, teh instan, dan jus botolan menjadi minuman yang dinikmati kala Lebaran.

Tak jarang para keluarga menyimpan stok minuman kemasan untuk menjadi sajian minuman yang disuguhkan ke tamu, kerabat, dan sahabat.

Usut punya usut, minuman tinggi fruktosa tersebut memicu kambuhnya asam urat.

Minuman kemasan tinggi fruktosa bisa diganti dengan jus buah asli, teh buatan rumah, dan air putih untuk disuguhkan ke mereka yang rentan terkena asam urat.

Daging merah

Ilustrasi pengolahan daging hewan kurban (Unsplash/Usman Yousaf)
Ilustrasi pengolahan daging hewan kurban (Unsplash/Usman Yousaf)

Sama seperti jeroan, daging merah juga tinggi kandungan purin.

Nahas, daging merah juga menjadi bahan utama di berbagai menu sajian Lebaran.

Para penderita asam urat perlu berhati-hati dan menahan diri agar tidak berlebihan mengonsumsi daging merah agar tidak kambuh.

Tips Mencegah Asam Urat Kambuh saat Lebaran

Selain menghindari beberapa menu Lebaran yang memicu asam urat, ada beberapa tips bagi penderita asam urat agar penyakit mereka tak mengganggu kegiatan Lebaran.

Mengutip tips dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Lamongan, asam urat dapat dicegah dengan konsumsi air putih yang cukup.

Untuk itu, baiknya para penderita asam urat memperbanyak asupan air putih mereka untuk tetap sehat.

Selain itu, perlu bagi penderita asam urat untuk menjaga berat badan mereka agar tetap ideal.

Hal ini dapat dilakukan dengan menjaga asupan makanan sepanjang Lebaran agar berat badan tak naik secara pesat.

Terakhir, para pengidap asam urat harus rajin berolahraga untuk menjaga kesehatan mereka.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Si Bungsu Pulang untuk Lamaran', Begini Cerita Cinta Dua Sejoli Mudik Via Pelabuhan Ciwandan

'Si Bungsu Pulang untuk Lamaran', Begini Cerita Cinta Dua Sejoli Mudik Via Pelabuhan Ciwandan

News | Minggu, 30 Maret 2025 | 03:23 WIB

Fenomena Unik di Solo: Kenapa Sewa iPhone Laris Manis Jelang Lebaran?

Fenomena Unik di Solo: Kenapa Sewa iPhone Laris Manis Jelang Lebaran?

Video | Sabtu, 29 Maret 2025 | 21:57 WIB

Persiapan Mudik Bareng Anak: Dokter Sarankan Ini Agar Perjalanan Lancar Tanpa Drama!

Persiapan Mudik Bareng Anak: Dokter Sarankan Ini Agar Perjalanan Lancar Tanpa Drama!

Health | Sabtu, 29 Maret 2025 | 21:29 WIB

Terkini

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

×