Tanggapan Dokter Tirta Soal Dugaan Residen Anestesi Rudapaksa Penunggu Pasien: Memalukan

Ruth Meliana, Dita Alvinasari

Rabu, 09 April 2025 | 14:34 WIB
Tanggapan Dokter Tirta Soal Dugaan Residen Anestesi Rudapaksa Penunggu Pasien: Memalukan
Dokter Tirta (Instagram/@dr.tirta)

Suara.com - Dokter Tirta Mandira Hudhi menanggapi kabar terkait dua residen anestesi yang diduga membius dan merudapaksa penunggu pasien rumah sakit yang ada di Bandung.

Melalui akun X-nya, Dokter Tirta menyebut insiden ini sebagai kisah yang paling memalukan di sepanjang sejarah Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

"Ini kisah paling memalukan sepanjang sejarah PPDS," tulis Dokter Tirta melalui akun X-nya @tirta_cipeng, dikutip pada Rabu (9/4/2025).

Dokter Tirta menyebut kabar ini dapat menghancurkan kepercayaan publik, terutama para pasien terhadap seluruh dokter anestesi yang ada di Tanah Air.

"Hal ini bisa menghancurkan trust pasien ke dokter anestesi di seluruh Indonesia," terang Dokter Tirta.

Lebih lanjut, lulusan S1 Fakultas Kedokteran UGM ini berharap agar para pelaku dihukum seberat-beratnya dan berharap adanya investigasi mendalam terkait masalah ini.

Tangkap layar cuitan Dokter Tirta soal dugaan dua residen anestesi rudapaksa penunggu pasien(X/tirtacipeng)
Tangkap layar cuitan Dokter Tirta soal dugaan dua residen anestesi rudapaksa penunggu pasien(X/tirtacipeng)

"Pelaku harus dihukum seberat-beratnya dan investigasi harus detail, apakah ada korban-korban lain atau tidak. Dukunganku untuk korban dan keluarganya," tandasnya.

Unggahan Dokter Tirta ini sontak viral. Ribuan suka dan ratusan komentar dari warganet terpantau telah membanjiri unggahan ini.

"Duh duh bikin malu dua univ terbaik di Bandun saja. Kuliah susah-susah, malah jadi orang tolol," komentar warganet.

baca juga

"Sumpah benar jadi trust issue. Kalau pas jadi pasien bagaimana? Apalagi semisal pasien masih muda gadis begitu. Please ini benar-benar harus dihukum berat," imbuh warganet.

"Buat malu sumpah! Segapung goblo*. Mau jadi residen susah banget, sudah residen kelakuan begini, mending dikebiri saja di sel," timpal warganet.

"Kejadian begini bikin orang malas periksa di Indonesia. Mengerikan. Mana kasus sebelumnya hukuman ringan. Pantas enggak bikin efek jera ke yang lain," komentar yang lain.

Kronologi peristiwa kekerasan seksual

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan dugaan terjadinya pelecehan seksual yang dilakukan dua dokter residen anestesi terhadap penunggu pasien di rumah sakit.

Dua dokter residen anestesi itu diduga membius dan merudapaksa salah seorang anak pasien. Kabar ini terungkap dalam unggahan akun X @txtdarijasputih.

"Assalamualaikum, Dok. Izin saya mendapatkan informasi bahwa da 2 residen anestesi PPDS FK (sensor) melakukan pemerko*aan kepada penunggu pasien dengan menggunakan obat bius," isi pesan dalam tangkap layar yang diunggah akun X @txtdarijasputih.

Akun X ini turut mengunggah informasi mengenai kronologi pembiusan dan rudapaksa yang diduga dilakukan dua dokter residen anestesi terhadap penunggu pasien.

Disebutkan korban saat itu tengah menjaga ayahnya di ruang ICU. Ayah dari korban ini membutuhkan darah saat tengah malam karena hendak melangsungkan operasi.

Pelaku datang dengan modus menawarkan korban agar cepat mendapat pelayanan crossmatch darah. Korban dibawa ke lantai 7 dan diminta untuk mengganti baju.

Korban yang diduga tidak mengetahui prosedur crossmatch darah hanya mengikuti arahan dari dokter anestesi tersebut. Pelaku lantas memberikan obat penenang/bius ke korban.

Dalam keadaan tak sadar, korban diduga mendapat perilaku tidak senonoh. Sekitar pukul 04.00 WIB, korban tersadar dan keluar ruangan dengan kondisi sempoyongan.

Keadaan korban itu terekam CCTV yang juga merekam pelaku sempat mondar-mandir di sekitaran ruangan saat korban belum sadarkan diri.

Ketika berjalan keluar, korban diketahui merasakan nyeri di bagian kemaluannya. Korban lantas meminta visum ke SpOG dan baru diketahui ada bekas sperma.

Terkait kasus ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah angkat bicara. Kemenkes menjatuhkan sanksi tegas berupa hukuman seumur hidup untuk profesi pelaku.

Kemenkes melarang pelaku untuk melanjutkan program residen seumur hidup di RSHS. Selanjutnya, Kemenkes juga menanti tindakan hukuman dari pihak kampus.

"Kita sudah berikan sanksi tegas berupa melarang PPDS tersebut untuk melanjutkan residen seumur hidup di RSHS dan kami kembalikan ke FK Unpad," kata Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya dalam keterangan resminya di Jakarta seperti dikutip Antara.

"Soal hukuman selanjutnya menjadi wewenang Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi dan Modus Dokter Residen Anestesi Unpad Diduga Rudapaksa Penunggu Pasien di RSHS

Kronologi dan Modus Dokter Residen Anestesi Unpad Diduga Rudapaksa Penunggu Pasien di RSHS

Lifestyle | Rabu, 09 April 2025 | 13:21 WIB

Apa Itu Tes Crossmatch? Diduga Modus Kekerasan Seksual Residen Anestesi Unpad ke Penunggu Pasien

Apa Itu Tes Crossmatch? Diduga Modus Kekerasan Seksual Residen Anestesi Unpad ke Penunggu Pasien

Lifestyle | Rabu, 09 April 2025 | 12:52 WIB

4 Seleb Dapat Hidayah Jadi Mualaf Lewat Mimpi, Ruben Onsu Diingatkan Jaga Salat oleh Ibu

4 Seleb Dapat Hidayah Jadi Mualaf Lewat Mimpi, Ruben Onsu Diingatkan Jaga Salat oleh Ibu

Lifestyle | Selasa, 01 April 2025 | 19:48 WIB

Bukan Pura-Pura, Dokter Tirta Jelaskan Kenapa Pemain Bola dari Luar Rentan Terjadi Cidera

Bukan Pura-Pura, Dokter Tirta Jelaskan Kenapa Pemain Bola dari Luar Rentan Terjadi Cidera

Lifestyle | Rabu, 26 Maret 2025 | 12:26 WIB

Tuntutan Dokter Tirta ke Patrick Kluivert Jelang Laga Timnas Indonesia Lawan Bahrain

Tuntutan Dokter Tirta ke Patrick Kluivert Jelang Laga Timnas Indonesia Lawan Bahrain

Entertainment | Selasa, 25 Maret 2025 | 19:07 WIB

Dokter Tirta Ungkap Cara Tepat Hadapi Teman yang Depresi, Jangan Sekali-kali Ucapkan Ini!

Dokter Tirta Ungkap Cara Tepat Hadapi Teman yang Depresi, Jangan Sekali-kali Ucapkan Ini!

Lifestyle | Kamis, 20 Maret 2025 | 12:17 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×