Tren Kacamata dari Masa ke Masa: Nostalgia, Futuristik, Hingga Gaya Korea Kekinian

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 11 April 2025 | 16:36 WIB
Tren Kacamata dari Masa ke Masa: Nostalgia, Futuristik, Hingga Gaya Korea Kekinian
Tren Kacamata dari masa ke masa. (Dok. Image by Freepik)

Suara.com - Kacamata telah mengalami metamorfosis luar biasa dalam dunia fashion. Dulu hanya dipandang sebagai alat bantu penglihatan yang membosankan dan bahkan terkadang memalukan, kini aksesori ini telah bertransformasi menjadi simbol status dan pernyataan gaya yang dicari-cari. Dalam beberapa dekade terakhir, fungsinya berkembang pesat dari sekadar alat koreksi visual menjadi komponen krusial dalam ekspresi identitas personal yang mencerminkan kepribadian, status sosial, hingga preferensi budaya pemakainya.

Revolusi fashion ini terlihat jelas dari runway Eropa hingga jalanan Seoul—kacamata bukan lagi pilihan terakhir, melainkan sentuhan pertama yang dipertimbangkan dalam membangun penampilan sempurna. Tren kacamata sepanjang sejarah menunjukkan evolusi yang mengagumkan—bermula dari desain konservatif berbingkai hitam tebal era 50-an, berkembang menjadi frame minimalis tahun 90-an, hingga siluet eksperimental dengan warna-warna berani yang kini mendominasi industri fashion global dan media sosial.

Tren Kacamata dari masa ke masa. (Dok. Image by Freepik)
Tren Kacamata dari masa ke masa. (Dok. Image by Freepik)

Perjalanan desain kacamata sesungguhnya menjadi cermin fascinasi dari transformasi budaya, kemajuan teknologi manufaktur, dan pergeseran nilai estetika masyarakat dari masa ke masa. Setiap era meninggalkan jejak yang kemudian diinterpretasikan ulang oleh generasi berikutnya dengan cara yang segar dan inovatif. Mari kita telusuri perjalanan menarik ini

Era Klasik: Fungsi di Atas Segala-Galanya

Pada awal abad ke-20, kacamata umumnya digunakan murni untuk keperluan medis. Desainnya simpel, dengan frame logam tipis dan bentuk bulat yang netral. Warna-warna yang digunakan pun cenderung gelap dan monoton. Belum banyak pilihan, dan kacamata saat itu belum dipandang sebagai bagian dari gaya berpakaian.

Tahun 50-an hingga 70-an: Awal dari Eksplorasi Gaya

Memasuki era 1950-an hingga 70-an, kacamata mulai berevolusi secara visual. Muncul frame cat-eye untuk wanita dan model aviator untuk pria, yang mencerminkan karakteristik khas era tersebut. Desain menjadi lebih ekspresif, meski masih terbatas pada kalangan tertentu. Selebriti Hollywood kala itu turut memopulerkan kacamata sebagai elemen fesyen, bukan sekadar alat bantu visual.

Era 80-an hingga 90-an: Ekspresi dan Eksperimen

Tren kacamata semakin berani di era 1980-an dan 90-an. Warna-warna cerah, bentuk oversized, serta material plastik mulai mendominasi. Di masa ini, kacamata menjadi simbol budaya pop dan subkultur—dari gaya retro hingga grunge. Brand-brand besar mulai merilis lini kacamata sebagai bagian dari koleksi fesyen mereka.

Kacamata di Era Modern: Minimalis hingga Futuristik

Memasuki abad ke-21, tren kacamata bergerak ke dua arah yang kontras: minimalis dan futuristik. Bentuk geometris, frame tipis, hingga gaya vintage modern mendominasi rak-rak optik. Teknologi pun ikut berkembang, mulai dari lensa fotokromik hingga material ringan nan fleksibel. Di tengah tren digital, kacamata anti radiasi kini juga semakin populer.

Blue Elephant: Representasi Gaya Kacamata Kontemporer

Salah satu brand yang mencuri perhatian dalam lanskap modern ini adalah Blue Elephant, merek kacamata asal Korea Selatan yang mengusung desain modern klasik dengan sentuhan K-style. Gaya mereka menggabungkan elemen bold dan playful, dengan pendekatan desain yang genderless dan sangat cocok untuk generasi muda berusia 18–30 tahun.

Menjawab antusiasme terhadap gaya hidup yang stylish dan fungsional, Kick Avenue bersama KREAM membawa pengalaman baru bagi konsumen Indonesia lewat pembukaan pop-up store Blue Elephant pertama di Indonesia, tepatnya di Senayan City Mall, Jakarta, sejak 24 Maret 2025. Kehadiran ini menjadi momentum penting dalam memperluas pengaruh tren kacamata Korea di pasar Asia Tenggara.

Dalam menghadirkan Blue Elephant ke Indonesia, Kick Avenue dan KREAM juga mengadopsi pendekatan modern—mulai dari sistem logistik internasional, pembayaran yang praktis, hingga promosi digital yang melibatkan influencer dan selebritas lokal. Strategi ini tak hanya mendorong penetrasi merek, tetapi juga memperkuat pengalaman langsung konsumen terhadap tren kacamata terkini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gigi Hadid Buktikan Flip-Flop Bisa Sekelas Fashion Week

Gigi Hadid Buktikan Flip-Flop Bisa Sekelas Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 11 April 2025 | 08:44 WIB

4 Look Kasual ala Seungkwan SEVENTEEN, Nyaman Dipakai Sehari-hari!

4 Look Kasual ala Seungkwan SEVENTEEN, Nyaman Dipakai Sehari-hari!

Your Say | Kamis, 10 April 2025 | 14:30 WIB

5 Gaya Smart Casual dengan Kemeja ala Amelia Elle, Bisa Buat Ngantor!

5 Gaya Smart Casual dengan Kemeja ala Amelia Elle, Bisa Buat Ngantor!

Your Say | Kamis, 10 April 2025 | 14:25 WIB

Terkini

5 Hal Sepele yang Bikin Gas Elpiji Cepat Habis, Diam-Diam Bikin Boncos

5 Hal Sepele yang Bikin Gas Elpiji Cepat Habis, Diam-Diam Bikin Boncos

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:12 WIB

Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya

Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:10 WIB

6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 28 Maret 2026, Rezeki dan Hoki Menghampiri

6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 28 Maret 2026, Rezeki dan Hoki Menghampiri

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:21 WIB

Profil Samin Tan: Dari Miliarder Batu Bara hingga Terseret Kasus Korupsi

Profil Samin Tan: Dari Miliarder Batu Bara hingga Terseret Kasus Korupsi

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Secara Finansial pada 28 Maret 2026

3 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Secara Finansial pada 28 Maret 2026

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:56 WIB

5 Rekomendasi Cream Penghilang Flek Hitam untuk Usia 40 di Apotek

5 Rekomendasi Cream Penghilang Flek Hitam untuk Usia 40 di Apotek

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:54 WIB

5 Hair Serum Murah untuk Mengatasi Rambut Megar, Mulai Rp14 Ribuan

5 Hair Serum Murah untuk Mengatasi Rambut Megar, Mulai Rp14 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:56 WIB

Terpopuler: 5 Cara Hemat Gas LPG yang Bisa Dicoba di Rumah, Sneakers Lokal Desain Versatile

Terpopuler: 5 Cara Hemat Gas LPG yang Bisa Dicoba di Rumah, Sneakers Lokal Desain Versatile

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:55 WIB

Cara Isi Saldo E-Toll Tanpa NFC, Mudah dan Cepat

Cara Isi Saldo E-Toll Tanpa NFC, Mudah dan Cepat

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:10 WIB

Apa Itu Furab? Fans Fuji dan Reza Arap Berusaha Jadi Mak Comblang

Apa Itu Furab? Fans Fuji dan Reza Arap Berusaha Jadi Mak Comblang

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:45 WIB