"Crab Mentality" Hantui Kesuksesan Film Jumbo, Apa Artinya?

Farah Nabilla

Minggu, 13 April 2025 | 10:20 WIB
"Crab Mentality" Hantui Kesuksesan Film Jumbo, Apa Artinya?
Poster Film Jumbo

Suara.com - Seorang pengguna media sosial X menyoroti adanya crab mentality terkait dengan kesuksesan film animasi Indonesia, 'Jumbo', yang mencapai rekor jumlah penonton. Di tengah keberhasilan film tersebut, muncul kritik dari sejumlah orang tua.

Akun X @/rzakumar mencuitkan, "Kritik dari orang tua mulai mempertanyakan adanya hantu di film anak-anak. Bahkan, ada yang menyebut film ini musyrik. Sudut pandang ini banyak digunakan orang tua yang kesulitan menjelaskan kepada anak-anak bahwa orang yang sudah meninggal tidak bisa muncul lagi sebagai arwah."

Cuitan ini kemudian direspons oleh pengguna lain yang menyinggung crab mentality di Indonesia. Akun @/aldapstsr menulis, "Indonesia memang juara 1 crab mentality." Lantas apa itu crab mentality? Simak penjelasan berikut ini.

Apa Itu Crab Mentality?

Ilustrasi kepiting [freepik.com]
Ilustrasi kepiting [freepik.com]

Dikutip dari Alodokter, crab mentality adalah istilah yang menggambarkan sikap seseorang yang berusaha menghalangi orang lain untuk sukses. Sikap ini termasuk ke dalam persaingan tidak sehat dan bisa merugikan orang lain di sekitarnya.

Istilah ini muncul dari analogi perilaku kepiting di dalam ember. Ketika seekor kepiting berhasil naik dan hampir keluar, kepiting-kepiting lain akan menariknya kembali ke dalam.

Di alam bebas, perilaku ini sebenarnya wajar sebagai bentuk perlindungan diri dari ancaman. Namun, ketika kepiting-kepiting itu terperangkap dalam ember, perilaku ini justru membuat mereka semua tidak bisa menyelamatkan diri.

Jika dihubungkan dengan manusia, crab mentality menggambarkan sikap egois atau iri terhadap pencapaian orang lain. Hal ini kemudian yang mendorong seseorang untuk mencoba menjatuhkan orang lain agar tidak meraih kesuksesan.

Beberapa ciri seseorang dengan crab mentality adalah memiliki sikap cemburu terhadap keberhasilan orang lain dan sering berusaha menjatuhkan orang lain. Selain itu orang dengan crab mentality kerap tidak mendukung kesuksesan bersama dan memiliki perasaan takut seperti memiliki keterbatasan.

Film Jumbo Sukses di Tengah Kritik

Film Jumbo (Instagram/visinemaid)
Film Jumbo (Instagram/visinemaid)

Jumlah penonton film Jumbo terus bertambah sejak dirilis pada 31 Maret 2025. Diketahui film ini berhasil menarik 1 juta penonton pada hari kedelapan, dan mencapai 2.362.494 penonton pada hari kedua belas, menurut data dari akun Instagram @jumbofilm_id.

baca juga

Namun di balik kesuksesannya sebagai film animasi terlaris di Indonesia, film karya sutradara Ryan Adriandhy ini juga menuai kritik. Beberapa poin kritik yang muncul antara lain:

1. Fokus pada Perundungan: Sebagian penonton menilai film ini terlalu menekankan adegan perundungan tanpa memberikan solusi yang memadai, dan penggambaran perundungan tersebut dianggap kurang sesuai untuk anak-anak.

2. Isu yang Berat: Film ini dianggap memasukkan isu-isu berat seperti perundungan dan kehilangan, yang mungkin kurang cocok untuk penonton anak-anak.

3. Kualitas Penceritaan: Ada yang mengkritik alur cerita yang dianggap kurang rapi dan memiliki keretakan, meskipun film ini dipuji karena berani menyajikan cerita dengan elemen realisme magis.

4. Karakter Hantu: Kehadiran karakter hantu dalam film ini juga menuai kritik karena dianggap tidak relevan dengan cerita dan kurang sesuai untuk penonton anak-anak.

5. Karakter Utama yang Tidak Sempurna: Beberapa penonton menilai bahwa film ini berani menampilkan kekurangan pada karakter utamanya, yang membuat karakter tersebut terasa lebih dekat dengan penonton, namun juga memicu kritik dari sebagian orang.

Penjelasan kritik-kritik terhadap film Jumbo dibahas lebih mendalam oleh akun X @/rzakumar. Akun itu menjelaskan bahwa kesuksesan film Jumbo sejalan dengan banyaknya kritik yang muncul, terutama dari orang tua yang mempertanyakan penggunaan hantu dalam film anak-anak. Beberapa bahkan menyebut film ini 'musyrik' karena menampilkan arwah orang yang sudah meninggal.

Akun tersebut juga menyatakan bahwa tidak ada karya seni yang sempurna dan selalu ada ruang untuk perbaikan. Dalam film, selalu ada aspek-aspek yang bisa dikritik, seperti plot, adegan, nilai-nilai yang ingin disampaikan, serta kualitas visual dan audio. Oleh karena itu, kritik seperti 'hantu dalam film anak-anak mengajarkan musyrik' adalah hal yang wajar.

Namun, akun tersebut mengajak untuk bersikap adil dengan melihat karya-karya lain yang memiliki unsur serupa, seperti arwah ayah Mufasa dalam film 'Lion King', konsep alam baka dalam film 'Coco', hantu baik dalam film 'Casper', serta tuyul insaf dalam serial 'Tuyul dan Mbak Yul'.

Akun tersebut juga menekankan pentingnya kemampuan orang tua dalam menjelaskan konsep-konsep tersebut kepada anak-anak. Film-film seringkali menggambarkan kebenaran melalui cara-cara yang tidak realistis, dan hal ini dapat membantu penonton untuk memiliki harapan.

Sebut saja film 'Toy Story' yang menggambarkan perasaan tergantikan lewat karakter Woody. Ada juga film 'Nemo' yang menggambarkan pentingnya keluar dari zona nyaman melalui perjalanan Marlin ketika mencari anaknya.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melihat Don dari Film Jumbo Hadir dalam Bentuk Balon Raksasa 10 Meter, Spot Wajib Foto!

Melihat Don dari Film Jumbo Hadir dalam Bentuk Balon Raksasa 10 Meter, Spot Wajib Foto!

Lifestyle | Sabtu, 12 April 2025 | 11:49 WIB

Review Jumbo: Sebenarnya Film 'Horor' yang Dibalut Kebahagiaan

Review Jumbo: Sebenarnya Film 'Horor' yang Dibalut Kebahagiaan

Liks | Sabtu, 12 April 2025 | 09:39 WIB

Collective Moral Injury, Ketika Negara Durhaka pada Warganya

Collective Moral Injury, Ketika Negara Durhaka pada Warganya

Your Say | Jum'at, 11 April 2025 | 16:40 WIB

Refleksi Kelabu Kebebasan Berkesenian di Indonesia

Refleksi Kelabu Kebebasan Berkesenian di Indonesia

Your Say | Jum'at, 11 April 2025 | 09:46 WIB

Fakta Karakter Nurman di Film Jumbo, Terinspirasi dari Tokoh Mahar di Film Laskar Pelangi

Fakta Karakter Nurman di Film Jumbo, Terinspirasi dari Tokoh Mahar di Film Laskar Pelangi

Entertainment | Kamis, 10 April 2025 | 16:37 WIB

Terkini

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

Kaltim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

×