Perjalanan Sosok Jubun, Sang Detektif yang Tak Butuh Nama Samaran

Vania Rossa

Rabu, 16 April 2025 | 21:41 WIB
Perjalanan Sosok Jubun, Sang Detektif yang Tak Butuh Nama Samaran
Detektif Jubun. (dok. pribadi)

Suara.com - Dalam dunia investigasi swasta yang penuh misteri dan kerahasiaan, banyak detektif memilih bersembunyi di balik nama samaran. Tapi tidak dengan Detektif Jubun. Pria yang telah mendirikan Aman Sentosa Investigation Agency (ASIA) ini justru tampil apa adanya—menggunakan nama asli, menyelidiki kasus-kasus pelik, dan membangun reputasi dari kejujuran serta kerja keras.

“Jubun itu nama asli,” ujarnya ketika ditemui awak media.

“Dalam profesi saya sebagai detektif, saya memang tidak menggunakan nama samaran. Jubun dalam bahasa China secara harfiah artinya saleh dan terpelajar,” kata Jubun yang hari ini, 16 April 2025, tepat berusia 47 tahun.

Bagi Jubun, nama itu bukan sekadar label. Ia mencerminkan nilai hidup yang dipegangnya, yaitu integritas, pembelajaran seumur hidup, dan ketulusan dalam bekerja.

Karier Jubun sebagai detektif bukan sekadar soal mengungkap perselingkuhan, menangani penipuan, atau mencari orang hilang. Lebih dari itu, ia menjalani profesi ini sebagai bentuk pengabdian kepada orang-orang yang membutuhkan kejelasan di tengah kabut ketidakpastian.

Mungkin itu sebabnya, di hari jadinya yang ke-47 tahun, ayah satu anak itu memilih untuk merayakan momen spesial ini secara sederhana bersama keluarga tercinta.

Menilik tanggal dan tahun lahirnya, 16 April 1978, sang detektif diketahui memiliki zodiak Aries dengan shio Kuda Tanah yang dikenal dengan watak impulsif, pantang menyerah, dan suka kebebasan.

Dari berbagai sumber menyebutkan, seseorang ber-shio Kuda Tanah memiliki karakteristik optimis, penuh harapan, memiliki prinsip yang kuat, tidak mudah putus asa, punya ide dan wawasan yang baik, dan juga memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif.

Tampaknya, karakter-karakter inilah yang mewarnai caranya memimpin agensinya dan membina hubungan dengan klien. Lebih dari sekadar menangani kasus, sang detektif juga tampaknya berupaya membangun kepercayaan. Baginya, keberhasilan bukan semata soal terpecahkannya misteri, tapi juga tentang memberi rasa aman dan kejelasan bagi mereka yang datang dengan keresahan.

baca juga

Di tengah padatnya dunia investigasi, kehidupan pribadi Jubun tetap sederhana. Ia bukan tipe yang mengejar kemewahan atau panggung. Bahkan momen-momen pribadi seperti ulang tahunnya pun hanya dirayakan secara hangat bersama keluarga.

"Setiap tahun saya tidak pernah membuat perayaan. Biasanya hanya makan malam yang spesial bersama keluarga. Terus ada teman-teman (sahabat karib) datang ke rumah memberikan kejutan dengan membawa kue ulang tahun dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun, kemudian saya ajak ramai-ramai keluar makan. Ada juga klien, rekan bisnis, memberikan kado. Sebagai ungkapan terima kasih dari saya, ya saya mengajak mereka makan," ceritanya mengenai hari spesialnya.

Dalam harapan ke depannya, kata Jubun, "Jika Tuhan memberikan umur panjang, saya ingin terus bisa menjadi orang yang berguna dan bermanfaat buat banyak orang, bisa memberikan inspirasi kepada orang-orang. Saya sangat bersyukur bisa melalui dan menjalani kehidupan hingga 47 tahun ini, tentu banyak suka dan duka, banyak pengalaman dan peristiwa serta banyak belajar juga dari kesalahan demi kesalahan," tuturnya.

Kesederhanaan Jubun itu justru menjadi kekuatannya. Ia menyadari bahwa kebahagiaan bukan berasal dari perayaan besar, melainkan dari hal-hal kecil yang tulus: keluarga yang harmonis, sahabat yang setia, dan kehidupan yang terus mengajarkan banyak hal.

"Yang luar biasa adalah saya memiliki keluarga yang baik, istri yang setia dan selalu memberikan dukungan terutama dalam masa kesusahan. Anak yang sehat, pintar dan dewasa. Keluarga yang utuh dan harmonis, ini yang terpenting," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doktif Tuntut Bukti Richard Lee Sudah Disunat: Apakah Laki-Laki Harus Langsung Khitan Usai Mualaf?

Doktif Tuntut Bukti Richard Lee Sudah Disunat: Apakah Laki-Laki Harus Langsung Khitan Usai Mualaf?

Entertainment | Selasa, 15 April 2025 | 07:06 WIB

Richard Lee Gigit Jari! Dokter Detektif Absen, Kasus di Polres Jaksel Jalan Terus

Richard Lee Gigit Jari! Dokter Detektif Absen, Kasus di Polres Jaksel Jalan Terus

Video | Rabu, 09 April 2025 | 22:29 WIB

Dokter Detektif Absen Hadiri Mediasi, Kasus dengan Richard Lee di Polres Jaksel Berlanjut

Dokter Detektif Absen Hadiri Mediasi, Kasus dengan Richard Lee di Polres Jaksel Berlanjut

Entertainment | Rabu, 09 April 2025 | 11:17 WIB

Terkini

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

×