Mengenakan Sarung Batik, Iskandar Widjaja Hadirkan Keindahan Budaya dalam The Classical Recital

Vania Rossa

Senin, 21 April 2025 | 14:25 WIB
Mengenakan Sarung Batik, Iskandar Widjaja Hadirkan Keindahan Budaya dalam The Classical Recital
Iskandar Widjaja, pemain biola Jerman. (Suara.com/Vania)

Suara.com - Konser Iskandar Widjaja – The Classical Recital yang digelar pada Sabtu, 19 April 2025 di Usmar Ismail Hall, Jakarta berhasil memukau para penonton dengan keindahan perpaduan musik klasik dunia dan nuansa tradisional Indonesia. Dengan konsep resital klasik bergaya Eropa yang intim, konser ini membawa audiens pada perjalanan musikal yang penuh emosi, kehangatan, dan kedekatan.

Kolaborasi antara Iskandar Widjaja (violin) dan Stephanie Onggowinoto (piano), pianis berbakat lulusan Royal College of Music, London, berhasil menciptakan pengalaman konser yang memukau. Iskandar Widjaja, dengan kemampuan teknik biola yang luar biasa, tampil mempesona dalam konser sepanjang sekitar 2 jam, yang terbagi dalam pertunjukan utama selama 1,5 jam dan istirahat 30 menit.

Lebih dari sekedar pertunjukan, The Classical Recital merupakan perjalanan emosional yang membawa penonton ke dalam kedalaman setiap komposisi, dari karya klasik Edvard Grieg hingga lagu-lagu tradisional Indonesia yang dibawakan dengan sentuhan megah. Di setiap nada yang dimainkan, ada rasa, ada cerita yang terukir dalam keindahan melodi. Ada tawa, ada tangis, dan yang lebih penting, ada koneksi yang terjalin kuat antara sang musisi dan audiens.

Ditemui media sebelum konser berlangsung, lelaki kelahiran Jerman dan berdarah Indonesia itu sempat menceritakan perjalanannya dalam bermusik hingga dikenal luas atas teknik permainan biola yang virtuoso, interpretasi musik klasik yang ekspresif, serta karisma panggung yang memukau.

Menurutnya, di kota kelahirannya, Berlin, Jerman, masyarakatnya sangat mengapresiasi musik klasik.

"Itu negara Bach, Beethoven, Brahms," katanya saat ditemui di Usmar Ismail Hall, Jakarta, Sabtu (19/4/2025).

Cucu dari Udin Widjaya, musisi Indonesia yang sangat terkenal di era Presiden Soekarno itu mengaku telah mendengar alunan music klasik sejak belia dari sang ibu yang belajar piano di Jerman.

"Waktu saya umur tiga tahun, saya ikut ke konser di Jerman, dan saya melihat pertama kali alat musik biola, dan saya pilih mau belajar itu," kata Iskandar yang sejak umur 11 tahun sudah mulai belajar musik sevara professional di College of Music Berlin.

Dengan predikat extraordinary student, Iskandar pergi ke sekolah biasa di pagi hari, dan di sore harinya ia belajar bersama profesor dari kampus tersebut. Bakatnya semakin terasah dengan seringnya ia memenangkan kompetisi musik.

baca juga

Iskandar Widjaja, dengan kehangatan dan keramahan yang ia tampilkan, seakan menyampaikan bahwa konser ini bukan sekadar acara, tetapi sebuah perjalanan bersama, sebuah kenangan yang tak akan terlupakan.

Konser ini membawa penonton dalam perjalanan musikal melalui berbagai lanskap suara, dimulai dengan Sonata No. 3 karya Edvard Grieg yang bernuansa utara Eropa, dilanjutkan dengan karya elegan Valse-Scherzo dari Tchaikovsky, hingga virtuoso Zigeunerweisen karya Sarasate. Pada babak kedua, penonton disuguhkan dengan karya-karya tradisional Indonesia, termasuk Konserto Nusantara, yang dimainkan dengan sentuhan klasik menggunakan biola dan piano.

“Konserto Nusantara”, karya spesial yang dipersembahkan untuk Iskandar Widjaja oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X, menampilkan lagu-lagu daerah Indonesia dalam format megah dan klasik yang memberikan kesan mendalam bagi para penonton.

Konser ini menambah daftar konser internasional yang sukses di Indonesia dan akan dikenang sebagai momen spesial yang menggabungkan musik klasik dunia dengan sentuhan khas Indonesia.

Iskandar sendiri mengakui bahwa lagu-lagu Indonesia sangat cocok dengan alat musik biola. Menurutnya, "Biola sangat melodis, sedikit melakolis mungkin, dan lagu-lagu Indonesia kadang-kadang ada melodi yang sangat indah yang dalam dan melakolis."

Ia mengaku punya kenangan kuat dengan musik Indonesia sejak kecil, salah satunya saat sering mendengarkan rekaman lagu Sepasang Mata Bola dalam versi biola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ardhito Pramono Buka Konser Boyce Avenue di Jakarta

Ardhito Pramono Buka Konser Boyce Avenue di Jakarta

Entertainment | Minggu, 20 April 2025 | 13:53 WIB

Mengulik Pacaran dalam Kacamata Sains dan Ilmu Budaya

Mengulik Pacaran dalam Kacamata Sains dan Ilmu Budaya

Your Say | Minggu, 20 April 2025 | 09:06 WIB

Pameran Marka/Matriks Hadirkan 105 Karya Seni Cetak Grafis dari 30 Seniman

Pameran Marka/Matriks Hadirkan 105 Karya Seni Cetak Grafis dari 30 Seniman

Foto | Sabtu, 19 April 2025 | 19:39 WIB

Terkini

Tak Hanya Emas, Tokenisasi CPO Jadi Peluang Baru Pasar Kripto RI

Tak Hanya Emas, Tokenisasi CPO Jadi Peluang Baru Pasar Kripto RI

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:03 WIB

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:01 WIB

Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau: Tentang Rasa Sakit yang Tak Pernah Benar-benar Pergi

Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau: Tentang Rasa Sakit yang Tak Pernah Benar-benar Pergi

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 15:00 WIB

Penjualan LCGC Turun 11 Persen pada 2026, Sektor Pembiayaan Buka Suara Soal Penyebabnya

Penjualan LCGC Turun 11 Persen pada 2026, Sektor Pembiayaan Buka Suara Soal Penyebabnya

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 15:00 WIB

Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat

Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat

Sulsel | Kamis, 05 November 2026 | 14:59 WIB

Layanan Dokter ke Rumah 24 Jam Jadi Alternatif Akses Kesehatan di Surabaya

Layanan Dokter ke Rumah 24 Jam Jadi Alternatif Akses Kesehatan di Surabaya

Health | Kamis, 05 November 2026 | 14:58 WIB

HP realme Harga Rp2 Jutaan Punya Baterai hingga 8.000 mAh, Ini Pilihannya

HP realme Harga Rp2 Jutaan Punya Baterai hingga 8.000 mAh, Ini Pilihannya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 14:58 WIB

Soroti Perlinduangan Anak di Asrama, KPAI Dorong Sekolah Rakyat Masuk Sistem Pendidikan Nasional

Soroti Perlinduangan Anak di Asrama, KPAI Dorong Sekolah Rakyat Masuk Sistem Pendidikan Nasional

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:55 WIB

Mau Ikut IPO Anthropic, Investor Harus Siapkan Biaya hingga 12 Persen

Mau Ikut IPO Anthropic, Investor Harus Siapkan Biaya hingga 12 Persen

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:53 WIB

Uji Coba Timnas Indonesia vs Yordania 13 November Masih Abu-Abu, Fakta Lain Terbongkar

Uji Coba Timnas Indonesia vs Yordania 13 November Masih Abu-Abu, Fakta Lain Terbongkar

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 14:51 WIB

×