Profil Kardinal Ignatius Suharyo, Kandidat Calon Pengganti Paus Fransiskus Asal Indonesia

Ruth Meliana, Dita Alvinasari

Selasa, 22 April 2025 | 15:47 WIB
Profil Kardinal Ignatius Suharyo, Kandidat Calon Pengganti Paus Fransiskus Asal Indonesia
Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo (Source: Keuskupan Agung Jakarta 2022)

Suara.com - Kardinal Ignatius Suharyo menjadi figur penting di Gereja Katolik Indonesia. Namanya kini mencuat sebagai salah satu kandidat calon pengganti Paus Fransiskus yang meninggal dunia pada Senin (21/4/2025).

Kardinal Ignatius Suharyo dikabarkan akan ikut prosesi konklaf pemilihan Paus baru. Diketahui, konkflaf merupakan prosesi sakral dan tertutup untuk memilih pemimpin tertinggi Gereja Katolik.

Berikut adalah ringkasan informasi mengenai profil Kardinal Ignatius Suharyo yang mungkin sedang dicari-cari publik lantaran menjadi salah satu kandidat calon pengganti Paus Fransiskus.

Profil Kardinal Ignatius Suharyo

Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo. (Suara.com/Fakhri)
Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo. (Suara.com/Fakhri)

Kardinal Ignatius Suharyo lahir di Bantul pada tanggal 9 Juli 1950. Ia merupakan putra dari pasangan Florentinus Amir Hardjodisastra dan Theodorea Murni Hardjadisastra.

Ignatius Suharyo ditunjuk sebagai Kardinal untuk Gereja Katolik di Indonesia sejak 1 September 2019. Ia juga merupakan Uskup Agung Jakarta sejak 29 Juni 2010.

Lebih lanjut, Ignatius Suharyo menjabat sebagai Ketua Konferensi Waligereja Indonesia sejak 15 November 2012, menggantikan Mgr. Martinus Dogma Situmorang.

Ignatius Suharyo memulai pendidikan formalnya di SD Kanisius, Gubuk Sedayu. Namun, ia kemudian pindah ke SD Tarakanita, Bumijo saat kelas IV.

Setelah itu, pada 1961, Ignatius Suharyo melanjutkan pendidikan di Seminari Kecil Mertoyudan dan pendidikan setara SMA di Seminari Menengah Mertoyudan.

baca juga

Tak berhenti di situ, Ignatius Suharyo diketahui lanjut mengambil studi di bidang Filsafat atau Teologi di IKIP Sanata Dharma, Yogyakarta.

Ignatius Suharyo juga disebut pernah mengambil studi Doktoral Teologi Bibilis di Universitas Urbaniana, Roma. Ia berhasil menyelesaikan studinya ini pada 1981.

Bicara soal perjalanan imamat, Ignatius Suharyo ditahbiskan menjadi Imam pada 1976. Beberapa tahun berselang, ia menjadi pengajar di Sekolah Tinggi Filsafat Kateketik Pradnyawidya.

Ia kemudian menjadi Dekan Fakultas Teologi UST Yogyakarta pada 1993-1997. Lalu pada 1994-1996, ia juga menjadi pengajar di UKDW Yogyakarta dan Universitas Katolik Parahyangan Bandung

Pada 1996–1997, Ignatius Suharyo menjadi Direktur Program Pascasarjana UKDW Yogyakarta. Ia juga sempat menjadi Ketua Konsorsium Yayasan Driyarkara pada 1997.

Lebih lanjut, pada 1997, Ignatius Suharyo ditunjuk menjadi Uskup Agung Semarang. Lalu tiga tahun berselang,  ia menjadi Uskup Ko-konsekrator dalam penahbisan Uskup Purwokerto.

Pada 2000,  Ignatius Suharyo terpilih menjadi Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja Indonesia. Tiga tahun kemudian, ia kembali mendapatkan kepercayaan yang sama.

Puncaknya pada 2010, ia resmi menjadi Uskup Agung Jakarta. Ia meninggalkan Keuskupan Agung Semarang pada 27 Oktober 2009 dan diterima di Keuskupan Agung Jakarta pada keesokan harinya.

Paus Fransiskus Meninggal Dunia

Paus Fransiskus (Instagram/franciscus)
Paus Fransiskus (Instagram/franciscus)

Paus Fransiskus meninggal dunia di usia 88 tahun pada Senin (21/4/2025). Ia wafat di kediamannya, Casa Santa Marta, Vatikan.

Kabar ini pertama kali dikonfirmasi oleh Kardinal Kevin Farrell. Ia membeberkan sang Bapa Suci wafat pada pukul 07.35 waktu setempat.

"Pukul 07.35 pagi ini, Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk melayani Tuhan dan gereja-Nya," kata Farrell dikutip dari Vatican News.

Duka mendalam menyelimuti banyak orang di berbagai penjuru dunia atas kepergian Paus Fransiskus yang terjadi tepat sehari setelah Paskah.

Sebelum wafat, Paus Fransiskus sempat masuk rumah sakit dan diagnosis menderita pneumona ganda pada 14 Februari 2025. Ia dirawat di rumah sakit selama kurang lebih 35 hari.

Tim dokter yang merawat Paus Fransiskus sempat menyebutkan apabila kondisi Pemimpin Gereja Katolik ini kompleks hingga sempat kritis beberapa hari selama masa perawatan.

Pada 23 Maret 2025, Paus Fransiskus diizinkan meninggalkan rumah sakit karena kondisinya perlahan mulai membaik dan sudah tak lagi menggunakan alat bantu oksigen.

Dikutip dari Vatican News, penyebab kematian Paus Fransiskus telah diidentifikasi karena stroke yang diikuti koma dan gagal jantung.

Kondisi tersebut dikonfirmasi oleh Dr. Andrea Arcangeli saat merilis laporan medis resmi mengenai kematian Paus Fransiskus.

"Dengan ini saya menyatakannya bahwa penyebab kematian, sepengetahuan dan penilaian saya, sebagaimana dinyatakan di atas," tulis Andrea.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ucapan Duka Klub Palestina untuk Paus Fransiskus: Warisannya Abadi

Ucapan Duka Klub Palestina untuk Paus Fransiskus: Warisannya Abadi

Bola | Selasa, 22 April 2025 | 15:18 WIB

Jawaban Paus Fransiskus saat Anak Yatim Tanya Nasib Ayahnya yang Ateis: Apakah Masuk Surga?

Jawaban Paus Fransiskus saat Anak Yatim Tanya Nasib Ayahnya yang Ateis: Apakah Masuk Surga?

Lifestyle | Selasa, 22 April 2025 | 14:38 WIB

In Memoriam Paus Fransiskus: Membawa Agama yang Ekologis dan Penuh Kasih

In Memoriam Paus Fransiskus: Membawa Agama yang Ekologis dan Penuh Kasih

Your Say | Selasa, 22 April 2025 | 13:21 WIB

Profil 8 Kardinal Calon Pengganti Paus Fransiskus, 3 Nama Ini Terfavorit

Profil 8 Kardinal Calon Pengganti Paus Fransiskus, 3 Nama Ini Terfavorit

Lifestyle | Selasa, 22 April 2025 | 13:21 WIB

8 Fakta Meninggalnya Paus Fransiskus di Usia 88 Tahun

8 Fakta Meninggalnya Paus Fransiskus di Usia 88 Tahun

Lifestyle | Selasa, 22 April 2025 | 13:33 WIB

Paus Fransiskus Meninggal Akibat Stroke: Kenali Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya

Paus Fransiskus Meninggal Akibat Stroke: Kenali Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya

Lifestyle | Selasa, 22 April 2025 | 11:19 WIB

Terkini

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:02 WIB

×