Jawaban Paus Fransiskus saat Anak Yatim Tanya Nasib Ayahnya yang Ateis: Apakah Masuk Surga?

Ruth Meliana

Selasa, 22 April 2025 | 14:38 WIB
Jawaban Paus Fransiskus saat Anak Yatim Tanya Nasib Ayahnya yang Ateis: Apakah Masuk Surga?
Paus Fransiskus (Instagram/franciscus)

Suara.com - Saat Paus Fransiskus alias Pope Francis mengadakan pertemuan dengan jemaat di pinggiran kota Roma pada beberapa tahun lalu, tepatnya pada April 2018, seorang anak laki-laki mendapatkan kesempatan untuk bertanya. Momen ini viral kembali setelah Paus Fransiskus meninggal dunia di usia 88 tahun.

Dalam momen tersebut, seorang anak bernama Emanuele berdiri di hadapan Paus Fransiskus dengan mikrofon. Ia tampak ingin menanyakan sesuatu yang penting, tetapi terlihat kesulitan mengutarakannya. Sang anak pun akhirnya hanya diam tak bersuara.

Tampak jelas di wajahnya, Emanuele merasa malu dan grogi sehingga tidak bisa mengeluarkan satu hingga dua patah kata pun. Untuk menenangkan hatinya, Paus Fransiskus akhirnya memintanya untuk maju dan menghampirinya.

Emanuele pun langsung memeluk Paus Fransiskus. Perlahan, bocah berusia 10 tahun itu membisikkan keluh kesahnya di telinga Paus Fransiskus. Setelah beberapa saat berlalu, Emanuele kembali ke tempat ia duduk.

Sementara itu, Paus Fransikus menjelaskan pertanyaan yang sudah dibisikkan Emanuele kepadanya. Namun sebelum itu, Paus mengaku sudah mendapatkan izin dari Emanuele untuk mengungkap cerita itu ke publik.

Rupanya, Emanuele bertanya mengenai ayahnya yang saat ini sudah meninggal. Ia bertanya apakah ayahnya akan masuk surga meski merupakan seorang ateis. Mendengar pertanyaan itu, Paus Fransiskus memberikan jawabannya.

“Seorang anak laki-laki yang mewarisi kekuatan ayahnya juga memiliki keberanian untuk menangis di depan kita semua," ujar Paus Fransiskus dalam momen tersebut.

Lebih lanjut, Paus Fransiskus mengatakan jika ayah anak laki-laki itu merupakan seorang pria yang baik karena telah berhasil mendidik anaknya.

"Jika pria ini mampu membuat anak seperti ini, memang benar dia merupakan pria yang baik," ucap Paus.

baca juga

Meski merupakan seorang ateis, namun ayah Emanuele ternyata telah membaptis keempat anaknya yang artinya meminta mereka untuk tetap mempercayai adanya Tuhan. Menurut Paus Fransiskus, ayah Emanuele memiliki hati yang baik.

"Orang itu tidak memiliki iman, tetapi dia meminta anaknya dibaptis. Dia memiliki hati yang baik," ujar Paus.

Kemudian, Paus bertanya kepada anak-anak lain yang juga turut hadir dalam acara pertemuan tersebut, apakah Tuhan akan meninggalkan seorang ayah seperti ayahnya Emanuele?

Dengan kompak, anak-anak itu menjawab pertanyaan sang paus dengan kata tidak.

“Tidak”, jawab anak-anak lain.

Usai mendapatkan jawaban itu, Paus Fransiskus akhirnya meyakinkan Emanuele bahwa sang ayah akan masuk surga karena telah menjadi seoang ayah yang baik.

“Begitulah, Emanuele, itu adalah jawabannya,” pungkas Paus.

Reaksi publik tentang jawaban Paus Fransiskus

Paus Fransiskus (Instagram/franciscus)
Paus Fransiskus (Instagram/franciscus)

Dari video yang beredar di X dengan akun @InternetH0F tersebut, ada banyak warganet memberikan komentar positif dan pujian yang ditujukan kepada Emanuele dan ayahnya.

Seperti itulah kebaikan dan kasih sayang yang sejati. Hanya karena ayah anak itu bukan seorang yang beriman, bukan berarti dia bukan orang yang baik atau ayah yang baik. Dan Paus Fransiskus tahu itu. Setidaknya, anak laki-laki itu membutuhkan seseorang untuk meyakinkannya, untuk menenangkan hatinya yang berat, dan itulah yang dilakukan oleh Bapa Suci. Itulah yang disebut memimpin dengan teladan Kristus: menunjukkan kasih dan pengertian, bukan menghakimi. Seandainya lebih banyak orang yang seperti itu,” tulis warganet.

Tak hanya memberikan pujian kepada mereka berdua, ada pula warganet yang memuji betapa baiknya Paus Fransiskus sehingga ia bangga kepadanya.

Itulah Paus saya. Paus yang membawa iman di tengah pandemi, ketidakpastian, dan kekerasan di seluruh dunia,” puji warganet lainnya.

Ada juga warganet yang memberikan sebuah kalimat positif sebagai pengingat kepada seluruh umat bahwa standar seseorang masuk surga bukan hanya menjadi orang baik.

Menjadi orang yang 'baik' tidak berarti Anda akan masuk surga. Jika kita menggunakan standar tersebut, berarti semua orang akan masuk surga. Baik di mata manusia bisa berarti apa saja. Satu-satunya jalan menuju surga adalah melalui Yesus Kristus,” tulis lainnya.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

In Memoriam Paus Fransiskus: Membawa Agama yang Ekologis dan Penuh Kasih

In Memoriam Paus Fransiskus: Membawa Agama yang Ekologis dan Penuh Kasih

Your Say | Selasa, 22 April 2025 | 13:21 WIB

Profil 8 Kardinal Calon Pengganti Paus Fransiskus, 3 Nama Ini Terfavorit

Profil 8 Kardinal Calon Pengganti Paus Fransiskus, 3 Nama Ini Terfavorit

Lifestyle | Selasa, 22 April 2025 | 13:21 WIB

Apa Itu Konklaf dan Tata Cara Memilih Paus?

Apa Itu Konklaf dan Tata Cara Memilih Paus?

Lifestyle | Selasa, 22 April 2025 | 12:38 WIB

8 Fakta Meninggalnya Paus Fransiskus di Usia 88 Tahun

8 Fakta Meninggalnya Paus Fransiskus di Usia 88 Tahun

Lifestyle | Selasa, 22 April 2025 | 13:33 WIB

9 Prosesi Sakral Gereja Katolik Setelah Kematian Paus Fransiskus

9 Prosesi Sakral Gereja Katolik Setelah Kematian Paus Fransiskus

Lifestyle | Selasa, 22 April 2025 | 12:04 WIB

Apa yang Terjadi Usai Paus Meninggal Dunia?

Apa yang Terjadi Usai Paus Meninggal Dunia?

Lifestyle | Selasa, 22 April 2025 | 11:27 WIB

Terkini

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

×