Profil Mbok Yem: Pemilik Warung Puncak Gunung Lawu Meninggal, Pendaki Kenang Menu Pelipur Lara

Ruth Meliana

Rabu, 23 April 2025 | 17:09 WIB
Profil Mbok Yem: Pemilik Warung Puncak Gunung Lawu Meninggal, Pendaki Kenang Menu Pelipur Lara
Ucapan duka Mbok Yem (X).

Suara.com - Duka menyelimuti kepergian Mbok Yem yang telah setia menyambut para pendaki yang berhasil mencapai Puncak Lawu. Mbok Yem meninggal dunia pada Rabu (23/4/2025) di kediamannya di Dusun Dagung, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan.

Perempuan yang lihai dalam meracik hidangan hangat untuk pendaki Gunung Lawu ini meninggal di usia 82 tahun usai bertarung melawan pneumonia yang ia derita.

Syaiful, kerabat Mbok Yem kepada wartawan Rabu (23/4/2025), turut membenarkan kepergian Mbok Yem.

Mbok Yem kini tengah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) dusun setempat.

Kehadiran Mbok Yem tentu meninggalkan memori berkesan di ingatan para pendaki Lawu yang sukses menghalangi rintangan salah satu gunung tertinggi di pulau Jawa itu.

Bagaimana tidak? Para pendaki disambut hangat oleh Mbok Yem setelah mencapai puncak dan berkesempatan untuk menikmati sajian hangat dari Mbok Yem.

Mari mengenang profil Mbok Yem yang kepergiannya membuat para pecinta alam terpukul.

Mbok Yem: Nasi pecel jadi pelipur lara para pendaki

Sosok legendaris ini lahir dengan nama Wakiyem dan akrab disapa oleh keluarga, warga, dan para pendaki sebagai Mbok Yem.

baca juga

Mbok Yem telah membuka warung pecel di puncak lawu sejak tahun 1980 dan telah menyambut pendaki demi pendaki yang menyelesaikan pendakian di Gunung Lawu.

Racikan nasi pecel hangatnya menjadi 'hadiah' bagi para pendaki yang telah susah payah mengerahkan tenaga mereka demi mencapai puncak.

Kepergian Mbok Yem kini turut dikenang oleh para pendaki yang sempat berpengalaman disambut oleh senyum hangat dan sajian hidangan yang ia racik dengan tangan sendiri.

"Matur nuwun untuk senyum ramahnya dan masakan nasi pecelnya terenak di gunung Lawu, serta menjadi tempat berlindung/beristirahat bagi para pendaki. Swargi langgeng ngih," tulis sebuah akun di X.

Harga menu di warung Mbok Yem juga terbilang cukup murah, yakni paling mahal berada di harga Rp25.000 yang notabene ramah di kantong untuk harga makanan di tempat wisata.

Hidangan yang disajikan oleh Mbok Yem juga bervariasi, yakni nasi pecel dengan berbagai lauk seperti telur ceplok dan aneka gorengan.

Teh hangat yang diseduh oleh Mbok Yem turut menjadi suguhan yang menghangatkan para pendaki yang kedinginan.

Tak hanya menyediakan makanan, Mbok Yem juga berbaik hati untuk mempersilakan para pendaki untuk beristirahat bahkan bermalam di warung yang ia kelola itu.

"Terima kasih banyak mbok, sudah memberikan tempat bagi kami pejalan untuk istirahat dan makan dengan baik," bunyi cuitan seorang warganet di X.

"Pernah ke Lawu 2014 via Cemoro Sewu, nginep di warung ketemu mbok yem. Makan pecel dingin + teh anget yg cepet dingin. Matur nuwun Mbok Yem, pecelmu tiada duanya," bunyi cuitan warganet lainnya.

"Semoga Husnul khotimah. Kangen pecel sama teh angetnya seperti waktu itu," kenang seorang warganet.

Ada juga warganet yang mengenang momen unik lantaran Mbok Yem memarahi dirinya usai memesan es di tengah dinginnya Lawu yang ekstrem.

"Mbok aku akan inget kamu selamanya beli es buat di puncak selalu kena marah," kenang warganet lain.

Syaiful Gimbal kepada wartawan, Rabu (23/4/2025) mengenang momen-momen terakhir Mbok Yem.

Mbok Yem sebelumnya dirawat jalan oleh tim medis RSU Aisyiyah Ponorogo karena serangan pneumonia, yakni infeksi paru-paru yang menyebabkan peradangan pada kantung udara sehingga membuat dirinya kesulitan bernapas.

Nahas, Mbok Yem tak kuasa melawan penyakit pneumonia yang ia derita dan akhirnya meninggal dunia pada Rabu (23/4/2025) siang usai mendapat perawatan.

Keluarga kini tengah mengurus pemulasaran Mbok Yem termasuk prosesi memandikan dan akan dilanjutkan untuk dimakamkan di pemakaman desa.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Mbok Yem, 'Penjaga' Gunung Lawu dan Warungnya yang Legendaris

Sosok Mbok Yem, 'Penjaga' Gunung Lawu dan Warungnya yang Legendaris

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 16:11 WIB

Debut Manis! Karanganyar Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional, Laskar Singo Lawu Ngamuk!

Debut Manis! Karanganyar Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional, Laskar Singo Lawu Ngamuk!

Video | Selasa, 22 April 2025 | 22:40 WIB

Dedi Mulyadi Ganti Rp 3 Juta Saat Tertibkan Warung Kopi yang Hanya Hasilkan Rp 250 Ribu

Dedi Mulyadi Ganti Rp 3 Juta Saat Tertibkan Warung Kopi yang Hanya Hasilkan Rp 250 Ribu

News | Selasa, 22 April 2025 | 14:29 WIB

Galeri Foto: Antusiasme Warga Lereng Gunung Lawu Tonton Liga 4 Nasional

Galeri Foto: Antusiasme Warga Lereng Gunung Lawu Tonton Liga 4 Nasional

Bola | Selasa, 22 April 2025 | 02:04 WIB

Nongkrong di Warkop? Jangan Lupa Cek Link DANA Kaget, Siapa Tahu Dapat Rp500 Ribu

Nongkrong di Warkop? Jangan Lupa Cek Link DANA Kaget, Siapa Tahu Dapat Rp500 Ribu

Lifestyle | Senin, 21 April 2025 | 18:24 WIB

Puncak Klasemen Direbut Sang Kakak Lagi, Alex Marquez Tak Sakit Hati

Puncak Klasemen Direbut Sang Kakak Lagi, Alex Marquez Tak Sakit Hati

Your Say | Selasa, 15 April 2025 | 10:54 WIB

Terkini

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:56 WIB

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:50 WIB

3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh

3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan

Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka

Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka

Malang | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak

Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:34 WIB

×