Refleksi Hari Kartini, Peran Perempuan di Era AI Jadi Sorotan

Vania Rossa

Jum'at, 25 April 2025 | 19:22 WIB
Refleksi Hari Kartini, Peran Perempuan di Era AI Jadi Sorotan
Celebrating Women in the AI Era (dok. BINUS Shecodes Society)

Suara.com - Hari Kartini bukan hanya soal kebaya dan bunga, tapi juga momentum untuk melihat sejauh mana perempuan Indonesia telah melangkah —termasuk di bidang yang dulu dianggap jauh dari stereotip gender, seperti teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Di era digital yang serba cepat ini, AI telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari —dari algoritma media sosial hingga teknologi di bidang kesehatan, pendidikan, dan industri kreatif. Namun, di balik perkembangan pesat ini, masih ada kesenjangan representasi perempuan, baik sebagai pengguna, pencipta, maupun pengambil keputusan dalam teknologi tersebut.

Momen Hari Kartini tahun ini menjadi ajang refleksi sekaligus seruan untuk membuka ruang lebih besar bagi perempuan agar bisa berkontribusi dalam dunia AI. Untuk itu, BINUS Shecodes Society bersama Indonesia AI Society (IAIS) menggelar acara sehari penuh bertajuk “Celebrating Women in the AI Era”, menyorot peran penting perempuan dalam membentuk masa depan kecerdasan buatan (AI).

"Hari Kartini selalu menjadi simbol kemajuan dan peluang bagi perempuan Indonesia. Di era AI ini, kita melanjutkan warisan beliau dengan membuka akses terhadap keterampilan dan komunitas yang mampu membentuk masa depan," ujar Dr. Nunung Nurul Qomariyah, Ketua Shecodes Society dan inisiator utama acara yang dilaksanakan di Kampus JWC BINUS @Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2025).

Perempuan, Tradisi, dan Teknologi di Era AI

AI bukan lagi sekadar tren—teknologi ini telah menjadi alat sekaligus keterampilan esensial yang mengubah kehidupan sehari-hari. Seiring perannya yang makin luas di berbagai sektor, keterlibatan perempuan menjadi sangat penting—tidak hanya memperkaya pendekatan dalam menyelesaikan masalah, tetapi juga menginspirasi generasi selanjutnya untuk berkembang di era digital.Sejak 2024, BINUS Shecodes Society aktif memberdayakan individu, khususnya perempuan, dengan mendampingi mereka membangun kemampuan teknis dan soft skills agar dapat bersaing di industri teknologi. Kegiatan dan lokakarya yang diadakan mencakup berbagai topik, mulai dari visualisasi data dan layanan cloud hingga kepemimpinan dan public speaking.

Kini melalui kolaborasi bersama Indonesia AI Society, Shecodes Society ingin menghubungkan semangat Hari Kartini dengan percakapan teknologi yang visioner. Dengan memadukan tradisi dan inovasi, acara ini menjadi wadah pengenalan AI yang inklusif dan merayakan keberagaman.

Acara dimulai dengan sambutan dari para tokoh terkemuka, termasuk Dr. Ir. Lukas, MAI, CISA, IPM (Ketua Indonesia AI Society), dan Summer Xia (Country Director British Council Indonesia). 

Acara dilanjutkan dengan keynote speech dari Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.T.P., M.M. yang mewakili Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

baca juga

Sesi utama adalah diskusi panel bertajuk “Breaking Barriers in Tech: A Gender-Inclusive Perspective”, yang menghadirkan sejumlah narasumber penting, di antaranya:

  • Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI
  • Widya Listyowulan, Director of Government Affairs Microsoft Indonesia
  • Dr. Karlisa Priandana, Plt. Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi
  • Meizani Irmadhiany, Ketua Eksekutif Konservasi Indonesia dan Penasihat Khusus Menko Bidang Pangan RI

Acara ini dirancang khusus bagi para profesional perempuan, mahasiswa, wirausaha, peneliti, serta siapa pun dari berbagai identitas gender yang memiliki ketertarikan pada AI dan inovasi digital. 

Peserta juga dapat mengikuti lokakarya interaktif dari sejumlah perusahaan teknologi ternama seperti FX Media (Singapura), Google Indonesia, dan DANA

Indonesia. Acara ditutup dengan pameran terbuka untuk umum.Pemberdayaan, Pembelajaran, dan Perluasan Jaringan. Selain memperoleh keterampilan teknis dan kepemimpinan, peserta juga memiliki kesempatan berharga untuk membangun koneksi dengan pembuat kebijakan, ahli industri, dan para penggerak perubahan. 

"Kami percaya bahwa inovasi tumbuh subur ketika semua suara didengar. Dengan menghadirkan ruang-ruang inklusif seperti ini, kita membangun ekosistem teknologi yang lebih kuat untuk semua," pungkas Indrajani, perwakilan dari Indonesia AI Society.

Lebih dari sekadar partisipasi, kehadiran perempuan dalam pengembangan AI juga menjadi kunci untuk memastikan bahwa teknologi masa depan mampu mewakili perspektif yang lebih luas dan adil. Dengan begitu, semangat Kartini untuk kesetaraan dan kemajuan perempuan bisa terus hidup, bahkan dalam bentuk yang lebih modern dan kontekstual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lanjutkan Semangat Kartini, Ini Sosok Perempuan-perempuan Muda Berprestasi Zaman Kini

Lanjutkan Semangat Kartini, Ini Sosok Perempuan-perempuan Muda Berprestasi Zaman Kini

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 18:00 WIB

Kartini Modern! Cerita Sukses Pendiri Sambal Bu Rudy yang Menginspirasi

Kartini Modern! Cerita Sukses Pendiri Sambal Bu Rudy yang Menginspirasi

Lifestyle | Rabu, 23 April 2025 | 19:12 WIB

Ketika Pelindung Jadi Predator: Darurat Kekerasan Seksual di Indonesia

Ketika Pelindung Jadi Predator: Darurat Kekerasan Seksual di Indonesia

Your Say | Rabu, 23 April 2025 | 13:51 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×