No Buy Challenge: Strategi Ampuh Menghemat Uang di Tengah Tren Belanja Online

Vania Rossa Suara.Com
Senin, 28 April 2025 | 16:06 WIB
No Buy Challenge: Strategi Ampuh Menghemat Uang di Tengah Tren Belanja Online
Ilustrasi No Buy Challenge. (Freepik)

Suara.com - Di tengah gempuran promo online, flash sale, dan iklan bertubi-tubi di media sosial, menahan diri untuk tidak belanja menjadi tantangan besar. Di sinilah No Buy Challenge hadir sebagai solusi. Tantangan ini mendorong kita untuk lebih sadar dalam mengelola keuangan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan konsumsi yang lebih sehat.

Lantas, bagaimana cara sukses menjalani No Buy Challenge di era belanja online yang begitu menggoda? Yuk, kita bahas!

Apa Itu No Buy Challenge?

No Buy Challenge adalah komitmen untuk tidak membeli barang-barang non-esensial dalam periode waktu tertentu — bisa sebulan, tiga bulan, bahkan setahun penuh. Tujuannya bukan sekadar menghemat uang, tapi juga melatih kesadaran finansial, mengurangi konsumsi impulsif, dan mengutamakan penggunaan barang yang sudah dimiliki.

Dalam konteks tren belanja online saat ini, No Buy Challenge menjadi semakin relevan. Ketika semua kebutuhan (dan keinginan) hanya berjarak satu klik, tantangan ini melatih kita untuk mengambil keputusan belanja yang lebih bijak.

No Buy Challenge bukan sekadar soal berhemat, tetapi juga tentang membangun kesadaran terhadap kebiasaan konsumtif, apalagi di masa banyaknya promo dan flash sale yang kerap dijadikan alasan untuk belanja.

Financial Consultant Prita Ghozie mengatakan bahwa kebutuhan dan keinginan adalah dua hal yang harus dipisahkan dengan jelas.

“Kita sering kali terjebak pada ilusi kebutuhan, terutama saat ada tekanan sosial atau ekspektasi dari lingkungan. Tantangan seperti No Buy Challenge membantu kita melatih kontrol diri dan membedakan antara apa yang benar-benar dibutuhkan dan apa yang hanya diinginkan,” jelasnya.

Tips Sukses Menjalani No Buy Challenge di Era Belanja Online

Baca Juga: Viral Belanja Jutaan di PIM Pakai M-Banking Palsu, Cewek Hijab 'Pengedit Andal' Dicokok di Hotel OYO

Melakukan No Buy Challenge bukan berarti antikonsumerisme secara ekstrem. Intinya adalah membeli dengan lebih bijak dan sadar.

Selain itu, tantangan ini bisa membuka mata tentang betapa banyak barang yang sebenarnya sudah dimiliki tapi jarang digunakan.

Misalnya, alih-alih membeli baju baru, mengombinasikan ulang pakaian lama bisa jadi alternatif kreatif yang ramah dompet dan tetap stylish.

Namun, harus diakui, enghadapi godaan online tentu tidak mudah, tapi bukan berarti mustahil. Berikut beberapa tips praktis agar No Buy Challenge Anda sukses:

1. Tentukan Aturan yang Jelas

Buat daftar kategori apa saja yang dilarang dibeli (seperti pakaian, kosmetik, gadget baru), dan apa yang masih diperbolehkan (seperti kebutuhan pokok, pengeluaran darurat). Aturan yang jelas membantu Anda tetap disiplin sepanjang tantangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI