Prosedur Konklaf Pemilihan Paus: Kardinal Suharyo Jadi Kandidat Pemimpin Gereja Katolik

Ruth Meliana Suara.Com
Rabu, 30 April 2025 | 18:30 WIB
Prosedur Konklaf Pemilihan Paus: Kardinal Suharyo Jadi Kandidat Pemimpin Gereja Katolik
Kardinal Ignatius Suharyo (dok. Keuskupan Agung Semarang)

Seorang kandidat harus memperoleh dua pertiga suara dari total kardinal yang hadir untuk bisa menjadi Paus. Pemungutan suara akan terus dilaksanakan untuk mencapai kemenangan dua pertiga suara bagi seorang kardinal.

Jika tidak ada kandidat yang mencapai jumlah tersebut setelah beberapa hari, maka proses konflaf dapat ditunda sementara untuk refleksi dan doa. Selanjutnya, proses pemungutan suara akan kembali digelar.

Simbol asap: Hitam dan putih

Setelah setiap putaran pemungutan suara, hasilnya akan diumumkan oleh Vatikan melalui asap yang keluar dari cerobong Kapel Sistina. Dari situlah warga dunia bisa mengetahui setidaknya hasil pemungutan suara yang sedang berlangsung.

Asap hitam menandakan bahwa belum ada Paus yang terpilih. Sementara asap putih menandakan bahwa seorang Paus baru telah terpilih. Tradisi ini memungkinkan umat Katolik di seluruh dunia untuk mengikuti perkembangan konklaf secara langsung.

Setelah Paus terpilih

Setelah seorang kardinal terpilih dalam konklaf, ia harus menyatakan untuk menerima jabatan sebagai Paus. Jika menerima, maka ia akan memilih nama kepausannya dan asap putih berkobar di cerobong Kapel Sistina.

Paus yang terpilih lantas mengenakan pakaian kepausan dan muncul ke hadapan publik. Momen ini selalu dilakukan di balkon Basilika Santo Petrus, di mana Paus baru memberikan Urbi et Orbi, atau berkat pertama kepada umat.

Pentingnya Konklaf

Baca Juga: Berapa Gaji Paus Fransiskus? Semuanya untuk Amal, Tinggalkan Kekayaan Sederhana Rp1,6 Juta

Konklaf bukan hanya proses administratif, tetapi juga momen spiritual yang mendalam bagi Gereja Katolik. Para kardinal diharapkan untuk membuka diri terhadap bimbingan Roh Kudus dalam membuat keputusan yang akan mempengaruhi arah Gereja di masa depan.

Dengan mengikuti tradisi dan prosedur yang telah ditetapkan, konklaf memastikan bahwa pemilihan Paus berlangsung dengan penuh hormat, kerahasiaan, dan kesakralan. Proses ini mencerminkan komitmen Gereja Katolik untuk menjaga kontinuitas dan integritas kepemimpinannya di tengah tantangan zaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI