Cuci Tangan Pakai Sabun Cuci Piring, Aman atau Bencana untuk Kulit?

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Kamis, 01 Mei 2025 | 08:51 WIB
Cuci Tangan Pakai Sabun Cuci Piring, Aman atau Bencana untuk Kulit?
Sabun cuci piring memiliki bahan kimia cukup kuat yang befungsi untuk menghilangkan minyak dan kotoran membandel pada peralatan makan.

Suara.com - Menjaga kebersihan sangatlah penting agar tubuh terhindar dari berbagai jenis penyakit. Salah satu yang bisa dilakukan adalah cuci tangan pakai sabun.  Namun, apakah mencuci tangan pakai sabun cuci piring aman dan boleh dilakukan?

Pasalnya, banyak orang yang masih banyak menggunakannya. Tidak sedikit dari mereka beranggapan bahwa mencuci tangan menggunakan jenis sabun apapun tidak akan menimbulkan risiko serius.

Padahal, ada beberapa hal yang akan terjadi jika terlalu sering cuci tangan menggunakan sabun yang bukan semestinya, seperti sabun cuci piring.

Lantas, apa kira-kira risiko yang akan terjadi? Simak penjelasannya berikut.

Risiko Cuci Tangan Pakai Sabun Cuci Piring

Sabun cuci piring memiliki bahan kimia cukup kuat yang befungsi untuk menghilangkan minyak dan kotoran membandel pada peralatan makan.

Kendati demikian, kandungan itu tidak cocok untuk tangan karena dapat menyebabkan iritasi kulit dan mengganggu keseimbangan pH alami kulit.

Mengutip laman The Healthy, seorang dermatologis bernama Kally Papantoniou, MD, mengatakan bahwa mencuci dengan sabun cuci piring terlalu sering dapat membuat tangan menjadi mudah kering.

Hal itu disebabkan kandungan yang terdapat di dalam sabun cuci piring hanya dikhususkan untuk peralatan makan, bukan tangan.

Terlebih lagi, terdapat kandungan minyak alami pada tangan manusia yang bermanfaat untuk menjaga kelembapan kulit sehingga tidak mudah kering.

Baca Juga: Tips Pilih Sunscreen saat Polusi Udara Merebak dan Panas Menyengat: Pastikan Ada 3 Zat Ini

Ilustrasi sabun cuci piring. (Freepik)
Ilustrasi sabun cuci piring. (Freepik)

Jika terlalu sering menggunakan sabun cuci pring, maka produksi minyak alami tersebut akan terganggu. Itulah yang menyebabkan tangan menjadi kering bahkan mudah iritasi.

Pernyataan lain dilontarkan oleh Barbara Smith yang merupakan seorang perawat pencegahan infeksi di rumah sakit Mount Sinai Morningside.

Barbara mengatakan jika kandungan fosfat dan pemutih yang ada pada sabun pencuci piring dapat membuat kulit menjadi lebih mudah iritasi.

Tak hanya itu, kandungan bahan aktif dan kimia yang terdapat di dalamnya juga dapat menimbulkan efek samping pada pengidap penyakit kulit eksim.

Pengidap penyakit eksim memiliki jenis kulit yang lebih sensitif dibandingkan orang lain pada umumnya. Oleh sebab itu, sabun itu tidak dianjurkan digunakan secara berlebihan.

Namun, jika tidak ada sabun khusus cuci tangan, maka bisa menggunakan sabun cuci piring untuk menghilangkan kuman yang menempel, asalkan tidak digunakan dalam jumlah banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI