Senandung Kristal, Aroma Matcha, dan Suara Jiwa: Gdas Bali Hadirkan Healing Holistic di Jakarta

Vania Rossa

Jum'at, 02 Mei 2025 | 19:58 WIB
Senandung Kristal, Aroma Matcha, dan Suara Jiwa: Gdas Bali Hadirkan Healing Holistic di Jakarta
Sesi Hatha Flow Yoga. (Suara.com/Sifra Kezia)

Suara.com - Gaya hidup sehat dan seimbang kini menjadi kebutuhan utama di tengah hiruk pikuk kehidupan urban. Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental mendorong banyak orang untuk rutin berolahraga, mengatur pola makan, serta mencari aktivitas yang mendukung kesejahteraan holistik. Tak hanya sebagai tren sesaat, gaya hidup ini telah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari masyarakat perkotaan yang ingin tetap produktif, bugar, dan bahagia dalam menghadapi tekanan hidup yang semakin kompleks.

Menjawab kebutuhan tersebut, Gdas Bali menggelar acara bertajuk Flow & Flourish (A Holistic Afternoon Experience) pada Selasa, 29 April 2025, di Samastha, Jakarta Selatan.

Acara ini menjadi upaya Gdas Bali untuk memperkenalkan konsep healing holistic yang menjadi identitas utamanya. Bukan hanya itu, acara ini juga bertujuan untuk menyapa masyarakat Jakarta menjelang pembukaan resminya di Ubud, Bali.

Terletak di kawasan Ubud yang dikenal sebagai pusat spiritual dan budaya Bali, Gdas Bali hadir sebagai rumah bagi siapa pun yang ingin menyembuhkan diri secara menyeluruh baik secara fisik, mental, maupun emosional.

Gdas Bali tidak sekedar menawarkan penginapan mewah, tetapi juga menghadirkan pengalaman transformasional melalui berbagai program wellness seperti yoga, meditasi, mindful eating, serta terapi berbasis sains seperti biohacking.

“Kami menggabungkan cara-cara penyembuhan tradisional dan modern dalam satu tempat, supaya orang bisa benar-benar merasa pulih, baik secara fisik, pikiran, maupun perasaan. Karena kami percaya, hidup yang seimbang itu dimulai dari tubuh, pikiran, dan jiwa yang selaras,” ujar Tini, selaku Help Management Gdas Bali.

Flow & Flourish: Cuplikan Kecil dari Pengalaman Gdas Bali

Lewat acara Flow & Flourish, Gdas Bali menghadirkan cuplikan dari pengalaman yang bisa didapatkan langsung di resort mereka. Para peserta diajak menikmati lima sesi utama yang dirancang untuk memulihkan energi, meningkatkan kesadaran diri, dan memberi relaksasi secara menyeluruh.

Acara dibuka dengan sesi meditasi menggunakan kristal. Kegiatan pada sesi ini dipandu oleh Gems of Moonchild yang menjelaskan bagaimana kristal tertentu memiliki frekuensi dan getaran yang dipercaya mampu menyeimbangkan energi tubuh. Peserta pada saat ini diberikan kristal yang dipilih sesuai kebutuhan energi personal, kristal ini nantinya akan para peserta buat menjadi sebuah gelang.

baca juga

Dalam suasana yang lebih ringan dan menyenangkan, sesi kedua menghadirkan pengalaman mencicipi dan mengenal berbagai varian matcha bersama cha.ya. Matcha dikenal sebagai superfood yang kaya antioksidan dan sering digunakan dalam ritual minum teh di Jepang.

Peserta diajak menyeduh matcha dengan cara tradisional, mencicipi perbedaan rasa dari berbagai jenis matcha, sekaligus memahami filosofi di balik prosesnya yang mengutamakan ketenangan dan kesadaran.

Kegiatan selanjutnya diisi dengan sesi hatha flow yoga yang dipandu oleh Yusak, seorang instruktur berpengalaman dalam praktik yoga. Setiap gerakan dalam yoga ini mengalir lembut dan berpadu dengan teknik pernapasan yang dapat membantu peserta melepaskan ketegangan tubuh sekaligus memusatkan pikiran.

Setelah sesi relaksasi dan eksplorasi rasa, peserta diajak menikmati sajian manis dalam format dessert omakase oleh Petit Garçon. Hidangan ini dihidangkan oleh Andika Adam, Direktur Kuliner Gdas Bali, bersama tim inovatifnya. Setiap dessert disajikan seperti karya seni dengan penuh detail, berlapis rasa, dan mengedepankan bahan-bahan alami.

Dessert omakase. (Suara.com/Sifra Kezia)
Dessert omakase. (Suara.com/Sifra Kezia)

Konsep omakase sendiri berarti “percayakan pada chef,” yang dapat menciptakan pengalaman kuliner spontan namun terseleksi dengan cermat. Selain memanjakan indera, sesi ini juga menjadi pengingat bahwa menikmati makanan bisa menjadi pengalaman spiritual jika dilakukan dengan penuh kesadaran.

Acara ditutup dengan sesi sound healing yang mendalam bersama Raja Burman, praktisi sound healing. Menggunakan instrumen seperti singing bowl, gong, dan alat musik etnik lainnya, Raj menciptakan gelombang suara yang membantu peserta memasuki kondisi relaksasi mendalam. Terapi suara ini bekerja dengan cara menyeimbangkan frekuensi tubuh dan pikiran, membantu meredakan stres, menurunkan kecemasan, serta meningkatkan kualitas tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Kota untuk Healing: Rasakan Vibes Syahdu Salatiga hingga Malang

5 Rekomendasi Kota untuk Healing: Rasakan Vibes Syahdu Salatiga hingga Malang

Lifestyle | Selasa, 22 April 2025 | 21:29 WIB

5 Ramuan Herbal untuk Promil Cepat Hamil yang Terbukti Berkhasiat

5 Ramuan Herbal untuk Promil Cepat Hamil yang Terbukti Berkhasiat

Health | Minggu, 20 April 2025 | 10:44 WIB

Kepulauan Seribu: Dulu Tempat Healing Anak Kost, Kini Jadi Surga Wisata Mewah

Kepulauan Seribu: Dulu Tempat Healing Anak Kost, Kini Jadi Surga Wisata Mewah

Lifestyle | Sabtu, 05 April 2025 | 15:02 WIB

Terkini

Festival Bedhayan VI 2026: Simfoni Agung Pelestarian Budaya di Jantung Jakarta

Festival Bedhayan VI 2026: Simfoni Agung Pelestarian Budaya di Jantung Jakarta

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:56 WIB

Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel

Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri

Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:51 WIB

3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus

3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:48 WIB

Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi

Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:46 WIB

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik

Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan

Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:39 WIB

×