• Bronze Rp250.000
Weekend (Sabtu-Minggu)
• Diamond Rp1.600.000
• Platinum Rp1.100.000
• Gold Rp800.000
• Silver Rp500.000
• Bronze Rp300.000
Perlu diketahui, harga tiket yang berlaku di atas belum termasuk pajak dan biaya admin dalam setiap pembelian tiketnya. Tiket resmi hanya tersedia melalui aplikasi atau website traveloka.com
Sebagai informasi tambahan, masih melansir Instagram @onestepforward.id, pertunjukan di atas es tersebut, tersedia di weekdays yaitu pada pukul 14.30 WIB dan 18.30 WIB. Kemudian di weekend tersedia 3 show masing-masing pukul 10.30 WIB, 14.30 WIB dan 18.30 WIB.
Cara Beli Tiket Disney On Ice Jakarta 2025
Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk beli tiket Disney on Ice Jakarta 2025 melalui Traveloka:
1. Daftar melalui website resmi: https://www.traveloka.com/en-id/activities/event/disney-on-ice
2. Pilih kota Jakarta
3. Isi data diri seperti nama, email, nomor WA, dan kode pos yang diminta. Lalu, klik Register
4. Jika kamu berhasil mendaftar maka akan dikirim email berisi tautan halaman beli di alamat email yang terdaftar.
5. Buka email dan klik tautan yang akan mengarahkan ke halaman pembelian tiket Traveloka.
6. Pilih metode pembayaran.
7. Lakukan pembayaran.
8. Selesai.
Cara ke Venue Disney On Ice Jakarta 2025
Untuk menghadiri venue Disney On Ice di Istora Senayan, Anda disarankan untuk menggunakan ojek online atau ojol. Penggunaan ojol ini akan menghindarkan pada kepadatan parkir di lokasi GBK, serta menghemat waktu untuk menghindari kemacetan.
Apabila Anda memilih menggunakan MRT, berikut ini jalurnya:
• Naik MRT turun di Stasiun Istora Mandiri
• Kemudian keluar dari stasiun, jalan kaki menuju ke Istora kurang lebih 10 menit.
Sedangkan jika menggunakan Bus TJ, alurnya sebagai berikut:
• Naik bus Trans Jakarta lalu turun di Halte Gelora Bung Karno
• Dari halte kemudian jalan kaki menuju Istora kurang lebih 10 menit.
Sekian informasi seputar harga tiket Disney On Ice Jakarta 2025. Bagi yang ingin melihat petunjukkan musikal ini, sebaiknya segera tentukan dan jadwal dan beli tiketnya sebelum kehabisan.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari