Tak Perlu ke Lourdes! Wisata Ziarah Katolik di Jakarta Ini Tawarkan Pengalaman Spiritual Mendalam

Dinda Rachmawati

Jum'at, 09 Mei 2025 | 06:47 WIB
Tak Perlu ke Lourdes! Wisata Ziarah Katolik di Jakarta Ini Tawarkan Pengalaman Spiritual Mendalam
Wisata Ziarah Katolik di Jakarta: Taman Doa Our Lady of Akita PIK2 (Dok. PIK2)

Suara.com - Jakarta mungkin dikenal sebagai kota metropolitan yang padat dan dinamis. Namun di tengah gemerlapnya gedung pencakar langit dan padatnya aktivitas warganya, tersembunyi sebuah tempat yang menawarkan ketenangan dan kedamaian rohani.

Tempat itu bernama Taman Doa Our Lady of Akita di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), yang kini telah menjelma sebagai tempat wisata ziarah rohani yang menarik perhatian umat Katolik, terutama dalam momentum penting seperti Bulan Maria yang jatuh setiap bulan Mei.

Pada Sabtu, 3 Mei 2025, Taman Doa Our Lady of Akita kembali menjadi pusat devosi umat Katolik dari berbagai penjuru. Dalam suasana hening dan penuh khidmat, ratusan umat berkumpul untuk mengikuti perarakan patung Our Lady of Akita sambil membawa lilin.

Prosesi ini menjadi simbol perjalanan iman, sebuah refleksi spiritual yang mengajak umat untuk meneladani semangat Bunda Maria dalam hidup sehari-hari.

Setelah perarakan, acara dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin oleh Romo RD Antonius Didit Soepartono. Dalam khotbahnya, Romo Didit menekankan pentingnya devosi kepada Bunda Maria sebagai sosok yang menjadi teladan iman, ketabahan, dan kasih.

Perarakan patung Bunda Maria di Taman Doa Our Lady of Akita di PIK2 (Dok. PIK2)
Perarakan patung Bunda Maria di Taman Doa Our Lady of Akita di PIK2 (Dok. PIK2)

“Saya sangat bersyukur ada tempat Taman Doa Our Lady of Akita ini, sehingga seluruh pecinta Bunda Maria—minimal umat Katolik dan juga umat yang lain—tahu, ada sebuah tempat bagaimana orang bisa punya suatu oase untuk berdoa,” ungkapnya.

Bagi Romo Didit, tempat ziarah seperti ini bukan hanya memperkaya kehidupan spiritual umat, tetapi juga menjadi pengingat akan nilai-nilai kekristenan dalam kehidupan modern yang serba cepat.

Ia menyebutkan bahwa jumlah peziarah yang datang ke tempat ini tidak kalah dari mereka yang memilih ziarah ke luar negeri, karena yang dicari bukan hanya lokasi fisik, tetapi juga pengalaman rohani yang mendalam.

Prosesi perarakan patung Maria, menurutnya, bukanlah bentuk penyembahan terhadap benda mati, melainkan sarana visual yang menghidupkan kembali kehadiran dan peran Bunda Maria dalam kehidupan umat Katolik.

baca juga

"Ini bukan penyembahan terhadap patung, tapi sarana untuk mengingat kehadiran Maria yang terus mendampingi umat manusia hingga kini,” tegasnya.

Taman Doa Our Lady of Akita bukan sekadar taman biasa. Lokasinya yang dikelilingi lanskap asri dan atmosfer yang tenang membuat tempat ini cocok untuk refleksi pribadi maupun doa bersama.

Di tengah hiruk-pikuk kota, taman ini menjadi pelarian spiritual bagi mereka yang haus akan kedamaian batin. Bagi umat Katolik yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, kehadiran taman doa ini merupakan anugerah yang tak ternilai.

Sebab menjadi sebuah tempat di mana mereka bisa memperdalam iman dan membangun relasi yang lebih erat dengan Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.

Lebih jauh lagi, tempat ini telah berkembang menjadi pusat spiritual yang mendorong kebersamaan umat. Kegiatan seperti doa Rosario bersama, misa khusus, dan perarakan menjadi momen perjumpaan rohani yang menguatkan solidaritas dalam komunitas. Bahkan, tidak sedikit peziarah dari luar kota yang menyempatkan diri berkunjung demi merasakan kedalaman spiritual yang ditawarkan taman doa ini.

Wisata ziarah kini tak hanya terbatas pada destinasi luar negeri seperti Lourdes, Fatima, atau Guadalupe. Di Jakarta sendiri, umat Katolik memiliki akses pada tempat-tempat kudus yang menghadirkan pengalaman spiritual serupa, bahkan dengan konteks budaya lokal yang lebih dekat.

Taman Doa Our Lady of Akita di PIK2 adalah contoh nyata bahwa wisata rohani dapat dikembangkan dengan baik di tengah kota besar, dan mampu menjawab kerinduan umat akan kehadiran ilahi dalam kehidupan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sensasi Lari Malam yang Ditunggu Komunitas, Berpadu dengan Hiburan Visual!

Sensasi Lari Malam yang Ditunggu Komunitas, Berpadu dengan Hiburan Visual!

Lifestyle | Kamis, 08 Mei 2025 | 11:52 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, Ada Instalasi Seni, Musik Live, dan Pesta Kuliner Menanti di Event Lari Ini!

Bukan Sekadar Olahraga, Ada Instalasi Seni, Musik Live, dan Pesta Kuliner Menanti di Event Lari Ini!

Lifestyle | Kamis, 01 Mei 2025 | 13:24 WIB

Said Didu Kritik Kerja Sama CSR Serang dengan PIK 2: Tanahmu Sedang Dijajah

Said Didu Kritik Kerja Sama CSR Serang dengan PIK 2: Tanahmu Sedang Dijajah

News | Rabu, 30 April 2025 | 19:33 WIB

Terkini

Chery Recall Ribuan Omoda 5 Lagi Akibat Kasus As Roda Copot

Chery Recall Ribuan Omoda 5 Lagi Akibat Kasus As Roda Copot

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Doli Kurnia Semprot Balik Hasyim Asy'ari Soal Gibran: Dapat Komisaris BUMN Itu Hadiah Siapa?

Doli Kurnia Semprot Balik Hasyim Asy'ari Soal Gibran: Dapat Komisaris BUMN Itu Hadiah Siapa?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Prabowo Pilih Prof Satyawan Jadi Kepala BPGMN, Bakal Dilantik Pekan Depan

Prabowo Pilih Prof Satyawan Jadi Kepala BPGMN, Bakal Dilantik Pekan Depan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Ulasan Cidro Asmoro: Drama Komedi Musikal yang Sangat Menyentuh dan Lucu

Ulasan Cidro Asmoro: Drama Komedi Musikal yang Sangat Menyentuh dan Lucu

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Tanpa Persiapan Khusus, Fanny Ghassani Justru Bongkar Rahasia Sukses Lari 5K Tanpa Cedera!

Tanpa Persiapan Khusus, Fanny Ghassani Justru Bongkar Rahasia Sukses Lari 5K Tanpa Cedera!

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:09 WIB

ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan

ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:07 WIB

PSSI Murka! Rombongan Persib U-18 Diserang, Yunus Nusi Desak Pelaku Dihukum Berat

PSSI Murka! Rombongan Persib U-18 Diserang, Yunus Nusi Desak Pelaku Dihukum Berat

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Semen Gresik Kenalkan Dunia Kerja Industri kepada Puluhan Mahasiswa Prodi Fisika UAD Yogyakarta

Semen Gresik Kenalkan Dunia Kerja Industri kepada Puluhan Mahasiswa Prodi Fisika UAD Yogyakarta

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Friendship Recession: Kenapa Cari Sahabat Dewasa Itu Sulit?

Friendship Recession: Kenapa Cari Sahabat Dewasa Itu Sulit?

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×