Pushkar Saran: Bahasa Inggris dan Teknologi Jadi Senjata Wajib untuk Tembus Dunia Kerja Global

Vania Rossa

Selasa, 13 Mei 2025 | 15:09 WIB
Pushkar Saran: Bahasa Inggris dan Teknologi Jadi Senjata Wajib untuk Tembus Dunia Kerja Global
Pushkar Saran, Executive Director Educational Testing Service (ETS) untuk Institutional Programs di Asia Tenggara. (ist)

Tantangan: Akses dan Validasi Skill

Meski demikian, semangat belajar saja tidak cukup. Banyak program pelatihan diasumsikan hanya cocok untuk mereka yang sudah mahir bahasa Inggris dan paham digital. Padahal realitanya, tidak semua punya akses atau kepercayaan diri untuk ikut.

“Banyak program pelatihan mengasumsikan bahwa peserta sudah memiliki kemampuan dasar dalam bahasa Inggris dan literasi digital, padahal kenyataannya belum semua memiliki keterampilan tersebut,” lanjut Pushkar Saran.

Masalah lainnya, sebanyak 82% pekerja Indonesia ingin tahu bagaimana kemampuan mereka dibanding standar industri, tapi 55% belum tahu posisi mereka saat ini. Di sinilah TOEIC Link hadir sebagai solusi.

TOEIC Link bukanlah tes Bahasa biasa. Berbeda dengan tes akademik biasa, TOEIC Link fokus pada kemampuan bahasa Inggris yang setiap orang butuhkan langsung di dunia kerja, seperti menulis email, ikut rapat, baca dokumen kerja, dan lain-lain.

“Berbeda dengan tes bahasa Inggris yang bersifat akademik, TOEIC Link menekankan kemampuan komunikasi praktis yang digunakan di lingkungan profesional. Formatnya modular, lebih cepat diselesaikan, dan dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan industri,” katanya.

Plus, TOEIC Link memberi sertifikasi resmi. Cocok buat Anda yang ingin menunjukkan skill ini ke HRD, daftar kerja remote, atau apply beasiswa.

Apalagi sekarang, 91% masyarakat Indonesia percaya bahwa micro-credential (sertifikasi kecil tapi relevan) akan jadi alat penting untuk menunjukkan kemampuan.

Di dunia kerja yang berubah cepat, bahasa Inggris dan teknologi bukan cuma tools, tapi sudah jadi bagian dari identitas profesional kita. Anda akan menjadi developer, content creator, analis data, atau pemimpin proyek global — kita semua butuh keduanya.

baca juga

“Dengan kemampuan bahasa Inggris yang lebih baik, lebih banyak pekerja, inovator, dan wirausahawan dapat berperan aktif, bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai pencipta solusi berbasis teknologi,” pungkas Pushkar Saran.

Jadi, kalau kamu Gen Z atau profesional muda yang ingin naik level—mulailah dari sekarang. Belajar bahasa Inggris, eksplor teknologi, dan lengkapi dirimu dengan sertifikasi seperti TOEIC Link. Karena di masa depan, yang unggul bukan hanya yang pintar, tapi yang siap dan relevan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Bareskrim Tangguhkan Penahanan Mahasiswi Pembuat Meme Prabowo-Jokowi: Ada Iktikad Mohon Maaf

Alasan Bareskrim Tangguhkan Penahanan Mahasiswi Pembuat Meme Prabowo-Jokowi: Ada Iktikad Mohon Maaf

News | Senin, 12 Mei 2025 | 12:36 WIB

Menghubungkan Generasi Muda dan Tua dalam Kesenjangan Akses Teknologi

Menghubungkan Generasi Muda dan Tua dalam Kesenjangan Akses Teknologi

Your Say | Senin, 12 Mei 2025 | 13:35 WIB

Polri Tangguhkan Penahanan Mahasiswi Pembuat Meme Prabowo-Jokowi, ITB Siap Bina

Polri Tangguhkan Penahanan Mahasiswi Pembuat Meme Prabowo-Jokowi, ITB Siap Bina

News | Senin, 12 Mei 2025 | 10:15 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×