Tak Cukup Sekadar Lulus, Kampus Masa Kini Harus Hadirkan Pendidikan Siap Kerja

Vania Rossa

Jum'at, 23 Mei 2025 | 12:47 WIB
Tak Cukup Sekadar Lulus, Kampus Masa Kini Harus Hadirkan Pendidikan Siap Kerja
Ilustrasi Pendidikan Siap Kerja (Freepik)

Suara.com - Dulu, lulus dari perguruan tinggi dianggap sebagai tiket emas menuju dunia kerja. Namun kini, gelar akademik saja tak lagi cukup.

Dunia kerja menuntut lebih dari sekadar ijazah—yang dibutuhkan adalah kompetensi, pengalaman praktis, dan kesiapan menghadapi tantangan industri yang terus berubah.

Maka dari itu, kampus masa kini dituntut untuk lebih dari sekadar tempat belajar teori—ia harus menjadi pusat pembentukan talenta siap kerja dan siap berkarya.

Hal ini karena masalah ketenagakerjaan masih menghantui banyak wilayah di Indonesia, salah satunya Jawa Timur.

Meski data menunjukkan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 4,19% per Agustus 2024, angka pengangguran masih didominasi oleh lulusan pendidikan menengah dan tinggi.

Lulusan SMK mencatat angka pengangguran sebesar 6,81%, disusul lulusan SMA (6,69%) dan perguruan tinggi (5,33%) (Sumber: Satudata Kemnaker).

Menjawab tantangan tersebut, Binus University melalui Binus @Malang menghadirkan pendekatan pendidikan berkelas dunia yang berfokus pada pengembangan Digital Technopreneur untuk talenta muda yang mampu memadukan teknologi dan jiwa kewirausahaan.

Sebagai bagian dari komitmen membina dan memberdayakan masyarakat, kampus ini ingin berkontribusi nyata dalam mencetak generasi muda Indonesia, khususnya di Jawa Timur, yang tidak hanya siap kerja tetapi juga mampu menciptakan peluang dan dampak positif di masyarakat.

“Pendidikan tidak lagi cukup hanya menghasilkan lulusan. Harus ada nilai tambah nyata yang mempersiapkan mereka menjadi inovator dan kontributor di era digital”, ungkap Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M. selaku Direktur Kampus Binus @Malang.

baca juga

Kampus ini hadir untuk menjadi solusi atas ketimpangan kompetensi dan kesiapan karier, terutama di tengah dinamika industri yang cepat berubah.

Melalui Program 2,5 Tahun Siap Berkarier melalui Enrichment Program, Minor Program, serta pengalaman lintas kampus (multicampus), mahasiswa tidak hanya dibekali keterampilan akademis, tapi juga pengalaman langsung di dunia kerja sejak dini.

Didukung lebih dari 2.200 mitra industri global, mahasiswa bisa terlibat dalam magang, pengembangan start-up, dan proyek riil lainnya sebelum mereka lulus.

Selain itu juga, kampus ini memiliki komunitas Binusian sebanyak lebih dari 200.000 yang bisa di jangkau oleh para mahasiswa untuk menjalin koneksi agar bisa membantu agar bisa mulai lebih awal berkarier.

Kampus inj juga menegaskan komitmennya sebagai kampus global yang berdampak lokal.

Capaiannya sebagai Perguruan Tinggi Indonesia Berkelas Dunia versi Times Higher Education (THE) 2025, mengungguli sejumlah Perguruan Tinggi Negeri ternama—semakin memperkuat kepercayaan masyarakat akan kualitas pendidikan yang ditawarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Dinding Akademik: Kampus dan Luka yang Tak Terlihat

Di Balik Dinding Akademik: Kampus dan Luka yang Tak Terlihat

Your Say | Jum'at, 23 Mei 2025 | 12:10 WIB

Guru Tidak Bisa Lapor Diri PPG LKTP 2025, Ini Penyebab Error dan Solusinya

Guru Tidak Bisa Lapor Diri PPG LKTP 2025, Ini Penyebab Error dan Solusinya

News | Jum'at, 23 Mei 2025 | 10:30 WIB

Lestarikan Bumi Lewat Sentuhan Digital: Aplikasi Ini Ajarkan Anak Nilai Keberlanjutan Sejak Dini

Lestarikan Bumi Lewat Sentuhan Digital: Aplikasi Ini Ajarkan Anak Nilai Keberlanjutan Sejak Dini

Health | Kamis, 22 Mei 2025 | 16:21 WIB

Terkini

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:15 WIB

×