Ketika TikTok Menjadi Rumah Baru Bagi Para Pencinta Buku

Vania Rossa

Sabtu, 24 Mei 2025 | 19:59 WIB
Ketika TikTok Menjadi Rumah Baru Bagi Para Pencinta Buku
Ilustrasi membaca buku (Freepik/jcomp)

Suara.com - Membaca buku kini bukan lagi aktivitas sunyi yang jauh dari keramaian. Di era digital seperti sekarang, pencinta buku justru menemukan napas baru lewat platform hiburan seperti TikTok.

Bertepatan dengan Hari Buku Nasional, TikTok mengajak komunitasnya untuk merayakan kecintaan terhadap dunia literasi melalui kampanye #SerunyaMembaca — sebuah gerakan digital yang merangkul pembaca, penulis, hingga penerbit dari berbagai penjuru Indonesia.

Tak disangka, tagar ini telah mengumpulkan lebih dari 400 ribu unggahan, sementara tagar global #BookTok melesat jauh dengan lebih dari 55 juta unggahan.

Jadi, siapa bilang generasi digital tak suka baca?

Lewat video pendek yang informatif dan siaran langsung yang interaktif, TikTok membuka ruang dialog baru bagi literasi: dari ulasan buku yang dikemas ringan, hingga diskusi mendalam tentang filosofi hidup.

Inilah cara baru membangun budaya membaca — lebih inklusif, lebih menyenangkan, dan tentu saja, lebih dekat dengan keseharian.

Syarif dan Klub Buku “Torang Baca”: Literasi yang Tumbuh di Timur Indonesia

Syarif - Kreator TikTok. (TikTok)
Syarif - Kreator TikTok. (TikTok)

Mari kita mulai dari Timur Indonesia. Di Jayapura, seorang kreator muda bernama Syarif (@menceriakan) tak hanya berbagi rekomendasi buku dan tempat baca menarik lewat TikTok, tapi juga mendirikan klub buku bernama Torang Baca.

“Bagi saya, membaca tidak hanya soal menyerap informasi, tetapi juga turut membangun imajinasi dan membentuk sudut pandang si pembaca. Lewat TikTok, saya ingin menunjukkan bahwa membaca itu seru dan kegiatan ini bisa mengubah cara kita melihat kehidupan,” ujarnya.

baca juga

Dengan semangat itulah Syarif membangun ruang baca yang aman dan nyaman bagi para pencinta buku di Papua.

Indra Dwi Prasetyo: Dari Singkawang ke TikTok, Buku sebagai Alat Tumbuh

Indra Dwi Prasetyo - Penulis dan Kreator TikTok. (TikTok)
Indra Dwi Prasetyo - Penulis dan Kreator TikTok. (TikTok)

Beralih ke Kalimantan Barat, penulis muda Indra Dwi Prasetyo juga menjadikan TikTok sebagai medium untuk menyebarkan manfaat membaca, terutama bagi generasi muda.

Lewat akun @indradwiprasetyoofficial, Indra rutin berbagi insight dari buku-buku pengembangan diri dan filsafat yang dekat dengan realita anak muda.

Bukunya, Dewasa Tak Seseram Isi Kepalamu, berbicara tentang kegelisahan tumbuh dewasa dan ekspektasi sosial.

"Teruslah membaca, karena membaca bisa membawa kita ke tempat yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya. Saya berharap, apa yang saya bagikan di TikTok bisa menjadi dorongan nyata bagi para generasi muda untuk terus belajar dan berkembang," jelas Indra.

patjarmerah: Festival Buku Keliling yang Kini Menjangkau Lebih Banyak Orang Lewat TikTok

Windy Ariestanty - Pendiri Festival Literasi patjarmerah. (TikTok)
Windy Ariestanty - Pendiri Festival Literasi patjarmerah. (TikTok)

Literasi tak lagi eksklusif milik kota besar. Inilah semangat yang diusung oleh patjarmerah, festival literasi dan pasar buku keliling yang menjelajah dari satu daerah ke daerah lain.

Di TikTok, akun @patjarmerah_id menjadi tempat mereka berbagi rekomendasi buku, cerita perjalanan, hingga informasi seputar acara literasi.

Buku-buku hasil kurasi mereka, termasuk karya Indra, kini bisa ditemukan di Kedai Patjarmerah di Pos Bloc Jakarta dan juga di TikTok Shop by Tokopedia.

Pendiri patjarmerah, Windy Ariestanty, menyebut bahwa kehadiran TikTok memperluas jangkauan gerakan ini. “Kami ingin membuat membaca terasa hangat dan relevan dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ketiga cerita di atas hanyalah sebagian kecil dari ribuan kisah yang tumbuh di balik layar TikTok. Mereka menunjukkan bahwa membaca bisa hadir dalam berbagai bentuk—ulasan singkat, rekomendasi santai, bahkan klub buku dan festival keliling. Dan semua itu dimungkinkan karena satu hal: adanya ruang untuk berbagi dan terhubung.

Di momen Hari Buku Nasional, TikTok mengajak siapa pun untuk ikut merayakan semangat membaca. Entah itu lewat video pendek soal buku favoritmu, diskusi kisah inspiratif, atau sekadar menunjukkan tumpukan buku di meja belajar—semua adalah bentuk kontribusi untuk membangkitkan budaya baca di tengah era digital.

Literasi tidak harus sunyi. Ia bisa tumbuh di tengah scroll, like, dan komen. Dan siapa tahu, video sederhana yang kamu unggah bisa menjadi awal seseorang jatuh cinta pada dunia buku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buku dan Martabat Bangsa: Saatnya Belajar dari Rak yang Sering Dilupakan

Buku dan Martabat Bangsa: Saatnya Belajar dari Rak yang Sering Dilupakan

Your Say | Sabtu, 17 Mei 2025 | 14:05 WIB

7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari

7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari

Lifestyle | Kamis, 03 April 2025 | 09:32 WIB

Fenomena Tsundoku: Mengapa Sering Membeli Buku Tapi Tidak Membacanya?

Fenomena Tsundoku: Mengapa Sering Membeli Buku Tapi Tidak Membacanya?

Your Say | Jum'at, 28 Februari 2025 | 07:44 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×