Bukan Sekadar Teori, Kenapa Simulasi Nyata Penting dalam Pelatihan Soft Skill Karyawan?

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 12 Juli 2025 | 19:17 WIB
Bukan Sekadar Teori, Kenapa Simulasi Nyata Penting dalam Pelatihan Soft Skill Karyawan?
Pelatihan Soft Skill Karyawan. (Dok. Istimewa)

Suara.com - Lingkungan kerja yang makin kompleks membuat banyak perusahaan menyadari bahwa keunggulan produk atau layanan saja tak cukup. Kemampuan sumber daya manusia, terutama dalam menghadapi situasi layanan di bawah tekanan, seperti saat menangani tamu penting, menjadi nilai tambah yang semakin dibutuhkan.

Dalam kondisi ini, penguatan soft skill seperti komunikasi, empati, dan profesionalisme dalam suasana formal menjadi fokus banyak perusahaan. Apalagi, ekspektasi konsumen terhadap standar layanan kini terus meningkat, baik di sektor swasta maupun publik.

Untuk menjawab kebutuhan ini, tren pelatihan karyawan pun ikut bergeser. Banyak perusahaan kini menggandeng mitra pelatihan eksternal yang punya spesialisasi di bidang korporat.

Pelatihan Soft Skill Karyawan. (Dok. Istimewa)
Pelatihan Soft Skill Karyawan. (Dok. Istimewa)

Pendekatan ini dianggap lebih fleksibel dan tepat sasaran karena materi bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing organisasi. Selain itu, kehadiran mentor industri dinilai memberi dampak praktis yang tinggi.

Salah satu metode yang mulai banyak digunakan adalah pelatihan berbasis praktik langsung dengan model roleplay. Dengan metode ini, karyawan tidak hanya belajar teori, tapi juga mengalami langsung simulasi kondisi nyata, mulai dari menyambut tamu VIP hingga menghadapi jamuan formal.

Langkah ini juga diambil oleh Sinarmas Mining lewat unit ITSB Innovation & Research Centre (IIRC) yang berkolaborasi dengan platform edukasi dibimbing ID.

Mereka menggelar pelatihan bertajuk Hospitality & Butler, yang membekali karyawan dengan keterampilan layanan prima, konsep hospitality dan grooming, hingga etika formal seperti table manner.

CEO dibimbing ID, Zaky Muhammad Syah, menegaskan bahwa program Corporate Training yang dikembangkan pihaknya memang ditujukan untuk memberikan hasil nyata.

“Kami menggunakan Learning Management System (LMS) yang terintegrasi, memungkinkan akses fleksibel dan pemantauan kemajuan secara real-time,” jelasnya.
Ia juga menyebut pelatihan diawali dengan asesmen awal bersama perusahaan mitra, agar kebutuhan setiap tim bisa dipetakan secara akurat.

baca juga

“Kami memiliki silabus yang sangat terperinci dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan setelah melakukan asesmen awal, dan dibimbing ID memastikan materi pelatihan benar-benar relevan,” katanya.

Zaky menambahkan bahwa pendekatan ini tidak hanya hemat waktu dan biaya, tapi juga langsung berdampak pada kinerja karyawan.

“Program ini menggunakan metode pelatihan yang inovatif dan efektif, yang tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas karyawan, tetapi juga mengoptimalkan biaya pelatihan sehingga perusahaan dapat mencapai hasil maksimal dengan investasi yang minimal,” ujarnya.
Pelatihan berlangsung dalam beberapa sesi dan seluruh peserta mendapatkan simulasi langsung serta pendampingan intensif dari mentor berpengalaman. Kepuasan peserta pun mencapai 100 persen.

Dalam sesi tersebut, peserta belajar langsung dari dua praktisi industri: Fanny Hertanto dari The Ascott Limited Indonesia dan Kusri Hadiwinata dari Gardenia Park.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syarat dan Cara Ikut Program Pelatihan Asah Dicoding x Accenture

Syarat dan Cara Ikut Program Pelatihan Asah Dicoding x Accenture

Tekno | Kamis, 10 Juli 2025 | 10:12 WIB

Perkuat Pemimpin Sosial dan Lingkungan, Akademi Ini Hadir Jawab Kesenjangan Pelatihan

Perkuat Pemimpin Sosial dan Lingkungan, Akademi Ini Hadir Jawab Kesenjangan Pelatihan

Lifestyle | Senin, 07 Juli 2025 | 15:16 WIB

Pelatihan AI Gratis Buat Pekerja dan UMKM Indonesia: Cek Cara Daftarnya!

Pelatihan AI Gratis Buat Pekerja dan UMKM Indonesia: Cek Cara Daftarnya!

Lifestyle | Senin, 23 Juni 2025 | 16:47 WIB

Terkini

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:49 WIB

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:48 WIB

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:42 WIB

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:40 WIB

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:38 WIB

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:35 WIB

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:31 WIB

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:30 WIB

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:22 WIB

×