Apa Beda Pemanasan Global dan Perubahan Iklim, Sering Salah Kaprah

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 27 Mei 2025 | 10:52 WIB
Apa Beda Pemanasan Global dan Perubahan Iklim, Sering Salah Kaprah
Ilustrasi pemanasan global (Pexels/Andrea Schettino)

Suara.com - Istilah pemanasan global dan perubahan iklim kerap digunakan secara bergantian, meskipun memiliki makna yang berbeda. Pemanasan global merujuk pada peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi akibat akumulasi gas rumah kaca.

Sementara itu, perubahan iklim mencakup dampak yang lebih luas dari fenomena tersebut—seperti meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem, naiknya permukaan laut, hingga terganggunya keseimbangan ekosistem.

Tapi, mengapa masyarakat masih kerap tertukar dalam menggunakan kedua istilah tadi? Berikut rangkumannya seperti dikutip dari Treehuggger

Apa Itu Pemanasan Global?

Proses Terjadinya Perubahan Iklim. (Pexels)
Proses Terjadinya Perubahan Iklim. (Pexels)

Menurut Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi dan laut selama periode 30 tahun.

Catatan suhu paling dapat diandalkan dimulai sejak tahun 1880, meskipun pengamatan informal sudah dilakukan sejak abad ke-17. Untuk periode yang lebih jauh ke belakang, ilmuwan menggunakan "data proksi" seperti inti es, lingkaran pohon, dan sedimen danau untuk mempelajari iklim masa lalu.

Bukti kuat menunjukkan bahwa suhu rata-rata bumi meningkat jauh lebih cepat dalam 50 tahun terakhir dibandingkan periode pemanasan sebelumnya. Hal ini tidak dapat dijelaskan oleh faktor alami seperti siklus orbit bumi (siklus Milankovitch) atau letusan gunung berapi saja.

Efek Rumah Kaca dan Aktivitas Manusia

Pemanasan global didorong oleh efek rumah kaca, di mana gas seperti karbon dioksida, metana, dan nitrogen oksida memerangkap panas di atmosfer.

Fenomena ini pertama kali dijelaskan oleh ilmuwan Eunice Foote pada 1856 dan dikembangkan lebih lanjut oleh John Tyndall. Sejak era Revolusi Industri, aktivitas manusia seperti pembakaran batu bara, minyak, dan gas bumi telah secara drastis meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca.

Konsumsi bahan bakar fosil melonjak tajam sejak abad ke-19, sejalan dengan meningkatnya suhu global. Gas rumah kaca telah mencapai konsentrasi tertinggi dalam 800.000 tahun terakhir, dan IPCC menyatakan bahwa sangat mungkin aktivitas manusia adalah penyebab utama pemanasan sejak pertengahan abad ke-20.

Perubahan Iklim: Dampak dan Konsekuensi

Perubahan iklim merujuk pada perubahan jangka panjang pola cuaca dan suhu. Dampaknya kini semakin terlihat dalam bentuk cuaca ekstrem seperti gelombang panas, badai, banjir, dan kekeringan.

Menurut data Organisasi Meteorologi Dunia, separuh dari semua bencana dalam 50 tahun terakhir berkaitan dengan cuaca dan iklim, serta menyumbang 74% dari kerugian ekonomi.

Meski sulit mengaitkan satu peristiwa ekstrem langsung dengan perubahan iklim, pola jangka panjang menunjukkan pengaruh kuat dari pemanasan global. Lautan yang lebih hangat, misalnya, memicu badai tropis yang lebih kuat. Ilmuwan kini bisa mengukur seberapa besar kemungkinan suatu peristiwa dipicu atau diperparah oleh perubahan iklim melalui pendekatan probabilistik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Pemanasan Global Sudah Lewat 1,5C, Masih Adakah yang Bisa Dilakukan?

Saat Pemanasan Global Sudah Lewat 1,5C, Masih Adakah yang Bisa Dilakukan?

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 08:27 WIB

Krisis Iklim Ancam Masa Depan Kopi Dunia, tapi Harapan Tumbuh dari 'Si Pemburu Kopi'

Krisis Iklim Ancam Masa Depan Kopi Dunia, tapi Harapan Tumbuh dari 'Si Pemburu Kopi'

Lifestyle | Senin, 26 Mei 2025 | 14:26 WIB

Gen Z Cemas Hadapi Krisis Iklim, Kolaborasi Lintas Generasi Jadi Kunci Solusi

Gen Z Cemas Hadapi Krisis Iklim, Kolaborasi Lintas Generasi Jadi Kunci Solusi

Lifestyle | Senin, 26 Mei 2025 | 11:18 WIB

Terkini

5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai

5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 20:33 WIB

5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026

5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 19:52 WIB

5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan

5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 19:16 WIB

7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal

7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 19:11 WIB

Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas

Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 18:37 WIB

Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global

Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 18:00 WIB

Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas

Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:55 WIB

5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah

5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:53 WIB

5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama

5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:46 WIB