Krisis Iklim Ancam Masa Depan Kopi Dunia, tapi Harapan Tumbuh dari 'Si Pemburu Kopi'

Bimo Aria Fundrika

Senin, 26 Mei 2025 | 14:26 WIB
Krisis Iklim Ancam Masa Depan Kopi Dunia, tapi Harapan Tumbuh dari 'Si Pemburu Kopi'
Ilustrasi Kopi Sidikalang. [ukmberdaya.com]

Suara.com - Pada tahun 2050, dunia mungkin harus menghadapi kenyataan pahit, kopi bisa jadi barang langka.

Tak semua orang menyadari bahwa perubahan iklim secara perlahan menggerogoti industri kopi global.

Padahal, ini salah satu industri terbesar di dunia. ia ditopang oleh jutaan petani kecil dari negara-negara selatan. Kini, tanaman kopi makin rentan terhadap suhu ekstrem, curah hujan tak menentu, dan penyakit tanaman yang menyebar lebih cepat karena pemanasan global.

Beberapa studi bahkan menyebut bahwa hingga separuh lahan yang saat ini cocok untuk menanam kopi bisa lenyap pada pertengahan abad ini. Situasi ini dikenal sebagai masalah 2050.

Namun, di tengah ancaman itu, muncul sebuah kisah yang menawarkan arah baru.

Harapan datang dari seorang pria asal Jepang yang menyebut dirinya pemburu kopi—José Yoshiaki Kawashima.

Kawashima bukan petani. Ia juga bukan pemilik perkebunan besar. Tapi ia menghabiskan puluhan tahun hidupnya menjelajahi kebun-kebun kopi di El Salvador, Jamaika, Indonesia, hingga Thailand.

Tujuannya satu mendengarkan langsung suara para petani dan mencari jalan keluar dari krisis yang perlahan membunuh industri ini.

“Ini bukan hanya soal perubahan iklim. Ini soal sistem yang tak menghargai kopi dan orang-orang yang menanamnya,” kata Kawashima.

Ia merujuk pada satu masalah utama: harga kopi internasional yang stagnan selama puluhan tahun. Sementara itu, biaya produksi, pupuk, hingga tenaga kerja terus meningkat.

Pedagang menunjukkan biji kopi di Dunia Kopi, Pasar Santa, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pedagang menunjukkan biji kopi di Dunia Kopi, Pasar Santa, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Akibatnya, petani terjepit di tengah sistem perdagangan yang tak berpihak pada mereka. Melihat kondisi ini, Kawashima mendirikan Mi Cafeto pada tahun 2008, merek kopi Jepang yang berkomitmen pada keberlanjutan sosial dan lingkungan.

Bagi Kawashima, solusinya bukan sekadar menaikkan harga, tapi menciptakan sistem nilai yang adil, transparan, berkelanjutan, manusiawi, dan menghargai petani.

Mi Cafeto mengklasifikasikan kopi layaknya anggur, Premier Cru dan Grand Cru. Biji kopi pilihan dari produsen kecil dikemas dalam botol bergaya sampanye, diberi nama berdasarkan musim panen, dan dipasarkan secara eksklusif kepada konsumen yang bersedia membayar harga yang pantas.

Hasilnya petani mendapatkan bayaran yang layak dan termotivasi untuk mempertahankan kualitas serta keberlanjutan produksinya.

Langkah ini tak hanya mengubah persepsi publik soal kopi, tapi juga membuka jalan kolaborasi lintas sektor. Salah satunya adalah kerja sama Mi Cafeto dengan Japan Airlines (JAL).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gen Z Cemas Hadapi Krisis Iklim, Kolaborasi Lintas Generasi Jadi Kunci Solusi

Gen Z Cemas Hadapi Krisis Iklim, Kolaborasi Lintas Generasi Jadi Kunci Solusi

Lifestyle | Senin, 26 Mei 2025 | 11:18 WIB

Menu Makanmu Selamatkan Bumi? Pola Makan Ini Pangkas Emisi Lebih Efektif dari Teknologi Mahal

Menu Makanmu Selamatkan Bumi? Pola Makan Ini Pangkas Emisi Lebih Efektif dari Teknologi Mahal

Your Say | Sabtu, 24 Mei 2025 | 10:55 WIB

Hujan Kian Tak Menentu Ciri Perubahan Iklim, Padang Lamun dan Lahan Gambut Jadi Solusi!

Hujan Kian Tak Menentu Ciri Perubahan Iklim, Padang Lamun dan Lahan Gambut Jadi Solusi!

Lifestyle | Jum'at, 23 Mei 2025 | 18:40 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Parfum Aroma Aquatic yang Wanginya Segar dan Bikin Mood Naik

5 Rekomendasi Parfum Aroma Aquatic yang Wanginya Segar dan Bikin Mood Naik

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:14 WIB

Benarkah Makan Seblak Bisa Menyebabkan Kista Ovarium? Simak Faktanya

Benarkah Makan Seblak Bisa Menyebabkan Kista Ovarium? Simak Faktanya

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:37 WIB

3 Zodiak Paling Beruntung pada 29 Mei 2026, Rezeki dan Kejutan Manis Datang Tiba-Tiba

3 Zodiak Paling Beruntung pada 29 Mei 2026, Rezeki dan Kejutan Manis Datang Tiba-Tiba

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 08:48 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, Tenis Kini Jadi Ruang Relasi dan Ekspresi Diri Generasi Urban

Bukan Sekadar Olahraga, Tenis Kini Jadi Ruang Relasi dan Ekspresi Diri Generasi Urban

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 06:58 WIB

Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh

Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 06:45 WIB

2 Pilihan AC Panasonic 1 PK, Dingin Cepat dan Hemat Listrik

2 Pilihan AC Panasonic 1 PK, Dingin Cepat dan Hemat Listrik

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 06:10 WIB

Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature

Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:58 WIB

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 22:47 WIB

Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting

Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:37 WIB

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:45 WIB