Mengenal 6 Bahan Bangunan Ramah Lingkungan, Cocok untuk Generasi Peduli Bumi

Nur Khotimah

Selasa, 10 Juni 2025 | 15:54 WIB
Mengenal 6 Bahan Bangunan Ramah Lingkungan, Cocok untuk Generasi Peduli Bumi
Bahan Bangunan Ramah Lingkungan, Aman untuk Hunian dan Alam

Suara.com - Salah satu hal baik dari perkembangan industri arsitektur saat ini adalah memperhatikan dampak pembangunan terhadap lingkungan. Oleh karenanya, ada campaign khusus menggunakan bahan bangunan ramah lingkungan, aman untuk hunian dan alam. 

Anda mungkin belum tahu apa saja bahan bangunan yang termasuk ramah lingkungan. Karena itu, simak artikel ini sampai habis sehingga Anda akan tahu cara paling efektif untuk mewujudkan rumah sehat dan ramah lingkungan. 

Bahan bangunan ramah lingkungan dipercaya tidak hanya dapat menjaga alam dari eksploitasi berlebihan tetapi juga dapat meningkatkan kualitas udara di sekitar rumah. Bisa pula menimbulkan efisiensi energi dan menambah estetika hunian rumah. 

Berikut beberapa bahan bangunan ramah lingkungan, aman untuk hunian dan alam.

1. Eco Bricks atau Bata Ramah Lingkungan

Bahan bangunan ramah lingkungan. (Freepik)
Bahan bangunan ramah lingkungan. (Freepik)

Bata ramah lingkungan terbuat dari material daur ulang seperti limbah plastik atau kombinasi tanah liat dan sekam padi. Tampilannya unik, memiliki warna alami dan tekstur khas. Dapat memberikan kesan rustic modern sehingga digunakan untuk desain industrial atau tropikal. Kelebihannya adalah dapat mengurangi limbah plastik. Bobotnya ringan tetapi kuat. Biaya produksinya juga lebih rendah. 

2. Kayu olahan bersertifikat (FSC Wood)

Bahan bangunan ramah lingkungan. (Freepik)
Bahan bangunan ramah lingkungan. (Freepik)

Bahan bangunan yang direkomendasikan sebagai ramah lingkungan selanjutnya adalah kayu olahan atau FSC Wood. Pilih yang bersertifikat agar terjamin kualitasnya. FSC Wood bisa digunakan untuk struktur atap, kusen, lantai, dan furniture. Kayu ini berasal dari hutan yang dikelola berkelanjutan. Kayu tetap menjadi pilihan populer karena memiliki kesan kehangatan visual dan natural. Tersedia berbagai motif dan warna yang bisa disesuaikan dengan gaya arsitektur rumah.

3. Bambu

baca juga
Bambu (Pixabay/raedon)
Bambu (Pixabay/raedon)

Bambu merupakan bahan alami yang terkenal serbaguna. Bisa digunakan sebagai tiang penyangga, dinding, plafon dan juga lantai. Dari segi estetika, tampilan bambu sangat identik dengan nuansa tropis dan alami. Bambu bisa tampil modern bila dipoles dengan teknik finishing yang tepat. Keunggulan memanfaatkan bambu adalah kuat, fleksibel, ringan. Nilai estetisnya dapat menambah nilai budaya lokal. 

4. Beton Daur Ulang (Recycled Concrete)

Bahan bangunan ramah lingkungan. (Freepik)
Bahan bangunan ramah lingkungan. (Freepik)

Beton daur ulang berasal dari puing-puing bangunan lama yang dihancurkan kemudian digunakan kembali sebagai agregat beton baru. Beton ini umumnya digunakan untuk pondasi dan pelapis lantai. Nilai lebih dari bahan bangunan ini adalah bisa memberikan tampilan mulus dan modern, cocok untuk rumah bergaya minimalis atau industrial. Kelebihan dari menggunakan bahan bangunan beton daur ulang adalah Anda ikut mengurangi limbah konstruksi, tahan lama dan ekonomis, serta dapat mengurangi penggunaan batu dan pasir alami.

5. Batu Alam Lokal

Bahan bangunan ramah lingkungan. (Freepik)
Bahan bangunan ramah lingkungan. (Freepik)

Batu alam dapat digunakan untuk dinding eksterior, lantai teras, atau ornamen taman. Beberapa jenis batu alam lokal yang populer atau sering digunakan sebagai bahan bangunan adalah batu andesit, batu candi, dan batu paras. Popularitasnya terjaga sepanjang tahun karena setiap jenis batu alam ini memiliki corak dan warna yang unik, dapat menambah karakter pada hunian rumah hingga memberikan kesan elegan dan alami. Keunggulannya, batu alam lokal memiliki daya tahan tinggi terhadap perubahan cuaca, tidak memerlukan finishing berlebih, serta ramah lingkungan karena minim pengolahan kimia.

6. Atap Tanaman (Green Roof)

Bahan bangunan ramah lingkungan. (Freepik)
Bahan bangunan ramah lingkungan. (Freepik)

Green roof atau atap tanaman dapat digunakan sebagai pengganti atap genteng. Atap tanaman merupakan sistem atap yang dilapisi media tanam atau tanaman, berfungsi sebagai insulasi termal dan penyerapan air hujan. Dengan menggunakan atap tanaman, hunian Anda akan memiliki unsur hijau, sehingga terkesan sejuk dan menyatu dengan alam. Atap tanaman sering digunakan untuk membangun rumah urban, tujuannya untuk menciptakan taman tambahan di area perkotaan yang gersang. Maka dari itu, keunggulan utama dari atap tanaman adalah menurunkan suhu dalam ruangan, dapat mengurangi polusi udara dan dapat menambah ruang hijau.

Demikian itu informasi bahan bangunan ramah lingkungan, aman untuk hunian. Bahan bangunan ramah lingkungan bukan sekedar tren, tetapi juga investasi jangka panjang. Semoga informasi di atas dapat membantu Anda membuat keputusan bijak dalam mendirikan bangunan ramah lingkungan. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Desain Rumah Minimalis 2 Lantai Terbaik: Inspirasi Hunian Modern Impian

9 Desain Rumah Minimalis 2 Lantai Terbaik: Inspirasi Hunian Modern Impian

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 15:24 WIB

6 Inspirasi Desain Rumah Minimalis 6x12, Estimasi Biaya Lengkap!

6 Inspirasi Desain Rumah Minimalis 6x12, Estimasi Biaya Lengkap!

Lifestyle | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:37 WIB

6 Rekomendasi Perabot Rumah Fungsional di IKEA: Lagi Diskon, Layak Masuk Daftar Belanja

6 Rekomendasi Perabot Rumah Fungsional di IKEA: Lagi Diskon, Layak Masuk Daftar Belanja

Lifestyle | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:29 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Paling Berambisi dalam Mencapai Target Karier, Berjiwa Kompetitif dan Banyak Akal

5 Zodiak yang Paling Berambisi dalam Mencapai Target Karier, Berjiwa Kompetitif dan Banyak Akal

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 07:30 WIB

Ada Pesan Tersembunyi? Eks Menkeu Purbaya Posting Video Jedag Jedug dengan Lagu Ini: Udah Siap Belum

Ada Pesan Tersembunyi? Eks Menkeu Purbaya Posting Video Jedag Jedug dengan Lagu Ini: Udah Siap Belum

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Mendidih! Arab Saudi Diserang, Negosiasi Damai Resmi Batal Total

Harga Minyak Mendidih! Arab Saudi Diserang, Negosiasi Damai Resmi Batal Total

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:21 WIB

Toyota Masih Hitung Harga Resmi Land Cruiser FJ untuk Pasar Indonesia

Toyota Masih Hitung Harga Resmi Land Cruiser FJ untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 07:12 WIB

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 06:55 WIB

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

×