Kisah Ayah dan Anak dari Pasangkayu: Membangun Masa Depan dari Tambak Udang

Vania Rossa

Selasa, 22 Juli 2025 | 10:00 WIB
Kisah Ayah dan Anak dari Pasangkayu: Membangun Masa Depan dari Tambak Udang
Ilustrasi tambak udang. (Dok. Aquarev)

Suara.com - Pasangkayu, sebuah daerah pesisir di Sulawesi Barat, mungkin tak terdengar semegah kota-kota besar di Indonesia. Tapi dari tempat inilah, lahir kisah menarik tentang seorang ayah dan anak yang memilih berjuang bersama demi masa depan yang lebih baik—melalui tambak udang.

H. Siala, seorang petambak yang telah lama menekuni dunia budidaya udang, tak menyangka bahwa suatu hari sang anak, Muchtar, akan kembali pulang dan memutuskan ikut terjun langsung ke tambak.

Muchtar sebelumnya menempuh pendidikan di Kalimantan. Dunia tambak bukanlah hal yang akrab baginya. Tapi ketika melihat usaha keluarga terus berjalan dengan tantangan yang semakin kompleks, hatinya tergerak.

“Saya belajar bahwa tambak udang bukan hanya soal teknis, tetapi soal membangun kepercayaan dan kerja sama erat dengan tim di lapangan,” ujar Muchtar.

Kata-katanya mencerminkan kedewasaan baru yang lahir dari pengalaman langsung—bukan hanya dari buku.

Bersama Aquarev, perusahaan sosial yang fokus pada akuakultur berkelanjutan, keduanya membuktikan bahwa tambak bukan hanya ladang usaha, tapi juga ruang belajar, tempat memperkuat hubungan keluarga, dan panggung untuk tumbuh bersama komunitas.

Kini, tambak mereka telah menghasilkan panen parsial hingga lima kali sejak April 2025, dengan produktivitas mencapai 38,5 ton per hektare.

Lebih dari angka, keberhasilan ini menjadi simbol bahwa kerja keras, adaptasi, dan kolaborasi bisa melahirkan perubahan nyata—bahkan dari kampung halaman sendiri.

Yang menarik, Muchtar tak hanya membantu teknis budidaya. Ia juga mulai paham bahwa menjaga lingkungan—seperti menanam kembali mangrove dan mengelola limbah dengan benar—bukan hal remeh, tapi bagian dari tanggung jawab generasi masa kini untuk masa depan.

baca juga

Di saat banyak anak muda memilih merantau dan menjauhi akar, kisah Muchtar dan H. Siala justru mengingatkan bahwa kembali ke rumah tak selalu berarti mundur. Kadang, di sanalah letak awal dari perjalanan yang paling bermakna.

Kami percaya bahwa keberhasilan tambak tidak cukup diukur dari produktivitas panen saja. Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika para petambak bisa mandiri, lingkungan tetap terjaga, dan budidaya menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan bagi komunitas lokal,” kata Retno Nuraini, Head of Partnerships Aquarev.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara dan Semangat Investasi Rp26 Triliun: Profesional atau Spekulatif?

Danantara dan Semangat Investasi Rp26 Triliun: Profesional atau Spekulatif?

Your Say | Kamis, 26 Juni 2025 | 12:58 WIB

Panen Perdana Tambak Udang Ramah Iklim di Donggala: Produksi Naik, Lingkungan Terjaga

Panen Perdana Tambak Udang Ramah Iklim di Donggala: Produksi Naik, Lingkungan Terjaga

News | Senin, 16 Juni 2025 | 14:48 WIB

Dampak Krisis Iklim, Sawah di Demak Berubah Jadi Tambak

Dampak Krisis Iklim, Sawah di Demak Berubah Jadi Tambak

Foto | Kamis, 29 Mei 2025 | 07:44 WIB

Terkini

Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI

Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI

News | Senin, 27 Juli 2026 | 19:38 WIB

RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan

RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 19:33 WIB

KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan

KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 19:32 WIB

Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi

Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi

News | Senin, 27 Juli 2026 | 19:31 WIB

Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?

Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 19:30 WIB

Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang

Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 19:28 WIB

Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa

Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa

Sulsel | Senin, 27 Juli 2026 | 19:18 WIB

Kemunculan Harimau Bikin Panik, Sekolah di Pulau Burung Inhil Diliburkan

Kemunculan Harimau Bikin Panik, Sekolah di Pulau Burung Inhil Diliburkan

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 19:15 WIB

4 Zodiak Beruntung yang Diprediksi Hidup Tenang dan Bahagia Mulai 28 Juli 2026

4 Zodiak Beruntung yang Diprediksi Hidup Tenang dan Bahagia Mulai 28 Juli 2026

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 19:15 WIB

Ramadhipa Jaga Asa Juara Moto3 Junior Walau Terhambat Kesalahan Start di Prancis

Ramadhipa Jaga Asa Juara Moto3 Junior Walau Terhambat Kesalahan Start di Prancis

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 19:10 WIB

×